19:00 . Bermain di Sungai, Anak 9 Tahun Ditemukan Meninggal Tenggelam   |   18:00 . Ngabuburit, Masyarakat Disuguhi Lukisan Komunitas Sangrupa   |   17:00 . Banyak Warga Keluar Ngabuburit, Jembatan Glendeng Sesak   |   16:00 . Antre Lewat Jelang Berbuka   |   14:00 . Calon Jema’ah Haji Khususnya Lansia Divaksin   |   13:00 . Upaya Penanganan Pertamina EP Direspons Positif   |   12:00 . Melesat Naik, Harga Emas Dibanderol Rp937.000   |   11:00 . Bersama Realfood, DMI Bojonegoro Bagi Takjil di Ribuan Masjid   |   10:00 . Perempuan Asal Bojonegoro Diamankan Satpol PP Tuban di Eks Lokalisasi Gandul   |   09:00 . Gerak Cepat, Jasa Raharja Santuni Korban Laka di Sumberrejo   |   08:00 . Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Kab. Bojonegoro Resmi Dilantik   |   07:00 . Tips Memilih Makanan Sehat Agar Tetap Bugar Selama Puasa   |   05:00 . Kasus Baru Tambah 2, Konfirmasi Positif Menjadi 14 Orang   |   17:00 . Asal Muasal Desa Ngringinrejo, Sesepuh: Ada Senopati Moksa di Beringin Raksasa   |   16:00 . Menuju Smart Green City, Bojonegoro Berupaya Jadi Kota Ramah Disabilitas   |  
Sun, 18 April 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Polres Amankan Tiga Penadah Roda Empat

blokbojonegoro.com | Monday, 27 March 2017 15:00

Polres Amankan Tiga Penadah Roda Empat

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Tiga pelaku penadah kasus penipuan dan atau penggelapan berhasil diamankan Polres Bojonegoro. Ketiga ditetapkan sebagai tersangka setelah salah seorang pelaku ditangkap terlebih dahulu oleh Polres Rembang beberapa waktu lalu.

Kapolres Bojonegoro, AKBP Wahyu Sri Bintoro menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut bermula adanya informasi dari Polres Rembang Jawa Tengah, yang telah mengamankan BM (44), warga Dusun Sepat Rt.06/RW.01 Desa Megale Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro. Sehingga BM ditahan di Polres Rembang karena penipuan dan penggelapan kendaraan roda empat.

"Dari keterangan pelaku, telah melakukan penipuan dan penggelapan sebanyak delapan kali di wilayah Kabupaten Bojonegoro," terangnya saat pres rilis di halaman Polres setempat, Senin (27/3/2017).

Setelah mendapat informasi tersebut, anggota Satreskrim Polres Bojonegoro datang ke Polres Rembang dan melakukan pemeriksaan terhadap BM dan di dalam pemeriksaannya mengakui perbuatannya.

Kendaraan roda empat hasil aksi di Kabupaten Bojonegoro sebanyak delapan kali tersebut dijual kepada RS (38), warga Dusun Lembah RT.01/RW.08 Desa Banjaran Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara, Jawa Tengah dan RBG (33), warga Desa Manggong RT.07/RW.03 Kecamatan Ngadirejo Kecamatan Temanggung Jawa Tengah.

Sementara itu, MNL (38), warga Desa Wadelan Rt.02/RW.03 Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara Jawa Tengah, bertindak sebagai perantara. "Mereka beraksi di wilayah Kecamatan Sumberrejo, Kapas, Trucuk dan Balen. keuntungannya setiap kendaraan ada yang Rp3 juta dan Rp4 juta," jelasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku diancam pasal 480 KUHP, tentang tindak pidana penadahan, dengan ancaman sekitar empat tahun penjara. [zid/mu]

Tag : pres, penadahan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat