22:00 . Diduga Akibat Obat Nyamuk, Rumah di Desa Banjaran Terbakar   |   21:00 . Bojonegoro Siaga Merah, Bupati Himbau Warga Tetap di Rumah   |   20:30 . 1 Positif Covid-19, Bojonegoro Zona Merah   |   20:00 . Harga Emas Antam Merosot Rp8.000 Per Gram   |   19:00 . Tinjau CPP Gundih, GM Pertamina EP Asset 4 Pastikan Kondisi Aman   |   18:00 . 5 Orang Selesai Pemantauan, 4 Tambahan ODP Baru di Bojonegoro   |   17:00 . Peringati Nisfu Sya'ban, Generasi Muda PPP Berbagi Sembako   |   16:00 . BPS Perpanjang Sensus Online Hingga 29 Mei 2020   |   14:00 . Bentuk Kepedulian Kapolres Kunjungi Posko di Perbatasan   |   13:00 . Kapolres Kunjungi Posko Covid-19 di Perbatasan   |   12:00 . Pasar Hewan Ditutup, Pedagang Kambing Pilih Jual Online   |   11:00 . CPP Gundih Terbakar, Pertamina EP Tangani Cepat   |   10:00 . Bersama PMI, Stikes Rajekwesi Amalkan Tri Dharma Perguruan Tinggi   |   09:00 . LIVE: Musrenbang Kabupaten Bojonegoro Tahun 2021   |   08:00 . Update Perkembangan Covid-19 Daerah Sekitar Bojonegoro Per 8 April   |  
Fri, 10 April 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 07 June 2017 19:00

Warga Miskin yang Kesulitan Berobat Diminta ke Dinsos

Warga Miskin yang Kesulitan Berobat Diminta ke Dinsos

Reporter : Sutopo

blokBojonegoro.com - Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Bojonegoro, Adie Witjaksono meminta warga kurang mampu yang kesulitan berobat ke rumah sakit untuk minta surat ke Dinsos. Pernyataan ini menanggapi banyaknya keluhan terkait pelayanan kesehatan bagi warga miskin.

" Mekanismenya, meminta surat keterangan tidak mampu dari kepala desa, selanjutnya silahkan datang langsung ke Dinsos, nanti kami akan buatkan surat keterangan tidak mampu agar bisa berobat di Rumah Sakit, dengan menempati kelas 3, " kata Adie.

Penegasan ini disampaikan Kadinsos dalam acara advokasi dan sosialisasi pembiayaan kesehatan, Rabu, (7/6/2017), di Aula Taman Tirawana Dander. 

Sementara itu, Adie juga meminta warga tidak menyalahgunakan surat keterangan tidak mampu. Ia mencontohkan kasus yang dilakukan oleh salah satu warga desa di Kecamatan Sugihwaras, padahal, seorang warga itu sudah naik haji. Namun, orang tersebut masih mengajukan surat kererangan tidak mampu untuk berobat. 

"Akhirnya, pihak kepala desa memberikan pilihan, jika anda (warga yang sudah naik Haji, red)

tidak malu, saya akan buatkan surat keterangan," ujar Adie menirukan kata salah satu kepala desa di Kecamatan Sugihwaras.

Lebih lanjut kata Adie, kriteria masyarakat miskin sendiri di Bojonegoro, sudah ada ketentuannya, yaitu seperti kondisi lantai rumah masih tanah, penghasilan kurang dari 500 perbulanya dan lain-lain.

"Sedangkan, jika lantainya rumahnya tanah tapi sapinya banyak, apakah itu bisa dikatakan miskin?, belum lagi ada juga yang motornya bagus-bagus, apa itu juga bisa dikatakan miskin?, yang mengetahui mampu atau tidak dari diri kita masing-masing," kata Adie saat memberikan penjelasan melalui gambaran. [top/fah]

Tag : Dinsos, pelayanan kesehatan, warga miskin


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 30 March 2020 12:00

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh Petani Desa Tinumpuk, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro berhasil menanam waluh (labu kuning) tumpangsari dengan pohon pisang di tegalannya. Suparno bisa memanen waluh muda 40 buah setiap hari, karena sayuran...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat