07:00 . Cegah Sakit Punggung dengan 6 Cara Mudah Ini   |   05:00 . Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Indonesia Bertambah Menjadi 329.778 Orang   |   21:00 . Patuhi Prokes, Polres Doa Bersana Anak Yatim   |   20:30 . Update Covid-19 Nasional, Pasien Sembuh 329.778   |   20:00 . Dara Asal Tambakrejo ini Geluti Breeding Kambing   |   19:30 . 23 Presenter Nyanyi Mars Tiga Wajib   |   19:00 . Ranitya Nurlita juga Finalis di Ajang Internasional   |   18:00 . Teguhkan Khittah, ISNU Bojonegoro Siapkan Santri Perdamaian di Era Milenial   |   17:00 . Liburan Tetap Ingat Pesan Ibu   |   16:00 . Merosot di Awal Pandemi, Omzet Para Perajin Mulai Merangkak Naik   |   14:00 . Sungai Mengkuris Meluap Terjang Pembangunan Jembatan dan Putus Saluran PDAM   |   13:00 . Libur Maulid, Pengunjung Wisata Desa Meningkat   |   12:00 . Pendemi Covid-19, Undian Berlangsung Virtual   |   11:00 . Peringati HUT, UDD PMI Akan Gelar Undian Berhadiah Bagi Pendonor   |   10:00 . Pasien Sembuh Nasional Sudah Mencapai Angka 325.793 Orang   |  
Fri, 30 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 07 June 2017 19:00

Warga Miskin yang Kesulitan Berobat Diminta ke Dinsos

Warga Miskin yang Kesulitan Berobat Diminta ke Dinsos

Reporter : Sutopo

blokBojonegoro.com - Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Bojonegoro, Adie Witjaksono meminta warga kurang mampu yang kesulitan berobat ke rumah sakit untuk minta surat ke Dinsos. Pernyataan ini menanggapi banyaknya keluhan terkait pelayanan kesehatan bagi warga miskin.

" Mekanismenya, meminta surat keterangan tidak mampu dari kepala desa, selanjutnya silahkan datang langsung ke Dinsos, nanti kami akan buatkan surat keterangan tidak mampu agar bisa berobat di Rumah Sakit, dengan menempati kelas 3, " kata Adie.

Penegasan ini disampaikan Kadinsos dalam acara advokasi dan sosialisasi pembiayaan kesehatan, Rabu, (7/6/2017), di Aula Taman Tirawana Dander. 

Sementara itu, Adie juga meminta warga tidak menyalahgunakan surat keterangan tidak mampu. Ia mencontohkan kasus yang dilakukan oleh salah satu warga desa di Kecamatan Sugihwaras, padahal, seorang warga itu sudah naik haji. Namun, orang tersebut masih mengajukan surat kererangan tidak mampu untuk berobat. 

"Akhirnya, pihak kepala desa memberikan pilihan, jika anda (warga yang sudah naik Haji, red)

tidak malu, saya akan buatkan surat keterangan," ujar Adie menirukan kata salah satu kepala desa di Kecamatan Sugihwaras.

Lebih lanjut kata Adie, kriteria masyarakat miskin sendiri di Bojonegoro, sudah ada ketentuannya, yaitu seperti kondisi lantai rumah masih tanah, penghasilan kurang dari 500 perbulanya dan lain-lain.

"Sedangkan, jika lantainya rumahnya tanah tapi sapinya banyak, apakah itu bisa dikatakan miskin?, belum lagi ada juga yang motornya bagus-bagus, apa itu juga bisa dikatakan miskin?, yang mengetahui mampu atau tidak dari diri kita masing-masing," kata Adie saat memberikan penjelasan melalui gambaran. [top/fah]

Tag : Dinsos, pelayanan kesehatan, warga miskin


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 16:00

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang M. Anang Febri Efendi reporter blokTuban.com resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi kedua, dilaksanakan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat