09:00 . Masuk Hari Kelima, Pendaftar CPNS 2019 Tembus 2,3 Juta Orang   |   08:00 . Awal Musim Hujan, Waspada DBD   |   07:00 . Sejarah di Balik Tradisi Bertekuk Lutut saat Melamar Kekasih   |   18:00 . Ribuan Kuntul Putar-Putar Cari Rumah   |   17:00 . PCNU Siapkan Strategi Tanggulangi Bencana   |   14:00 . Di Bojonegoro, Lulusan PGMI Tak Bisa Daftar CPNS   |   13:00 . Menarik Mocaf Produk Disabel dan Eksotis Waduk Bendo   |   12:00 . Job Fair di IKIP PGRI Bojonegoro, Buka 7.000 Peluang Kerja   |   11:00 . Eksotis Waduk Grobogan   |   10:00 . Dari Dunia Modeling, Kenalkan Tengul di Event Wajah Pesona Indonesia   |   09:00 . Bupati-Menhub Sepakat untuk Mudahkan Transportasi di Bojonegoro   |   08:00 . 5 Hari Dibuka, 830 Peserta CPNS Sudah Daftar   |   07:00 . Istri Malas Berhubungan Intim, Bisa Jadi Karena 5 Hal ini   |   17:00 . Dana Tak Terduga untuk Bantuan Bencana Rp1,3 M   |   16:00 . Rp750 Juta, Disperta Buat Sumur Bor di 5 Titik Tahun 2020   |  
Sun, 17 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 08 June 2017 15:30

Kungker Implementasi Pengalihan SMA/SMK

Permasalahan Guru Honorer Menunggu MoU dengan Mendagri

Permasalahan Guru Honorer Menunggu MoU dengan Mendagri

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com -
Dalam Kunjungan Kerja (Kunker) anggota komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPRRI) terkait implementasi kewenangan dan tanggung jawab pendidikan menengah ke Pemerintah Provinsi (Pemprov), Bupati Bojonegoro, Suyoto menyebutkan, saat ini guru honorer di Bojonegoro, mendapatkan gaji Rp.600 ribu per bulan, namun masih banyak permasalahan terkait hal tersebut.

"Untuk mengatasi hal tersebut perlu komunikasi untuk kerjasama atau penandatangan MoU dengan Dinas Pemprov Jatim, dan juga Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri)," unkapnya.

[Baca juga: Bupati Paparkan Kondisi Pendidikan Dulu dan Sekarang ]

Selama guru honorer mengajar di Bojonegoro, bupati akan membuat kewenangan membayar. Selama ini, untuk dana bagi guru honorer tersebut tidak mengalami kekurangan.

"Asalkan, jika Kemendagri akan membuat peraturan, maka di Bojonegoro akan selesai masalah pembayaran guru honorer," tegas Bupati 2 periode itu. [top/ito]

Tag : kunker, implementasi, pendidikan, bupati, bojonegoro

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat