18:00 . Jamaah Haji Bojonegoro Bakal Diberangkatkan Mulai 31 Juli   |   17:00 . Puluhan CJH Bojonegoro Termasuk Kelompok Risti   |   16:00 . Jelang Idul Adha, Harga Cabai Merangkak Naik   |   15:00 . Musim Kemarau, Disnakkan Klaim Petani Ikan Sudah Panen   |   14:00 . Laga Kontra Arema Malang United Jadi Uji Coba Terakhir Persibo   |   13:00 . DPD AGPAII Bojonegoro Resmi Dikukuhkan   |   12:00 . Perkuat Pengembangan Operasional Kilang Nasional, Pertamina Gandeng 5 PTN   |   11:00 . Penetapan Caleg Tepilih, KPU Hanya Diberi Waktu Lima Hari   |   10:00 . Ratusan Guru PAI se-Bojonegoro Ikuti Pembinaan dan Halal Bihalal   |   09:00 . Cinta NKRI, Urus KTP Diusia Senja   |   08:00 . Abimanyu Dilantik Jadi Pj. Sekda Bojonegoro   |   07:00 . Mau Naik Haji? Periksa Kesehatan Ini Sebelum Berangkat   |   22:00 . Awak Media Diminta Keluar Saat Liput Pelantikan, Ini Alasan Bupati   |   21:00 . Bupati Resmi Lantik Pj Sekda Bojonegoro   |   20:00 . Pj Sekda Bojonegoro Resmi Dilantik   |  
Sat, 20 July 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 11 July 2017 17:00

PMII Bojonegoro Sebut BUMD BBS Tak Produktif

PMII Bojonegoro Sebut BUMD BBS Tak Produktif

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com -
Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT. Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) dianggap Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Bojonegoro, tak produktif. Hal ini disampaikan Ketua Umum Ahmad Syahid, setelah melihat kinerjanya.

Syahid, panggilan Ahmad Syahid menyampaikan, BUMD BBS dinilai tidak produktif, karenanya perlu dievaluasi dan revolusi mental di badan usaha milik daerah yang mengurusi migas di Bojonegoro.

"BUMD BBS didirikan untuk menambah pemasukan asli daerah Bojonegoro, sehingga harus dioptimalkan agar bisa membuat daerah untung. Bukan sebaliknya membuat daerah merugi," terang Syahid.

Alumni IKIP PGRI Bojonegoro itu meminta, seharusnya BUMD BBS bisa produktif dan tidak membebani daerah untuk operasionalnya. Direktur PT BBS harus bertanggung jawab atas mandulnya badan usaha milik daerah ini, sebab perusahaan ini dibiayai dengan uang rakyat.

Diharapkan, inspektorat segera mengaudit BBS dan membukanya kepada publik, kenapa BUMD BBS tidak produktif selama ini. "Sebab dari awal kami sudah menyangsikan kemampuan direktur BUMD BBS dalam menjalankan tugasnya, agar bisa berkontribusi besar untuk pendapatan Bojonegoro," pungkasnya. [zid/ito]

Tag : bbs, migas, bumd, bojonegoro, pmii

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 17 July 2019 22:00

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018 Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MI Kecamatan Kapas melaksanakan Bimbingan Teknis K13 Revisi Tahun 2018 yang akan berlangsung selama 4 hari dari tanggal 17 hingga 20 Juli 2019. Kegiatan ini berlangsung...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat