14:00 . Terapkan Prokes, 121 Mahasiswa Manajemen dan Akuntansi Wisuda Hari Ini   |   13:00 . Cupang Jadi Primadona saat Pandemi, Sehari Pedagang Raup Minimal Rp1 Juta   |   12:00 . Akhir Pekan, Harga Jual Logam Mulia Naik   |   11:00 . Tingkatkan Pasokan Darah Saat Pandemi, Karta Tri Tunggal Jaya Tumpengan dan Donor   |   10:00 . Gaya Hidup Sehat Agar Liburan Aman   |   09:00 . Musim Penghujan, Petani Selatan Bojonegoro Mulai Tanam Jagung   |   08:00 . Viral....!!! Pengembala Cantik Asal Tambakrejo   |   07:00 . 5 Penyebab Medis yang Memicu Sensasi Pening di Kepala   |   06:00 . Pasien Sembuh di Jatim 215, Tambahan 222 Kasus Baru   |   05:00 . 4 Sembuh, Pasien Covid-19 di Bojonegoro Tambah 3 Orang   |   15:00 . Kapan Pandemi Berakhir? Satgas Covid-19: Kuncinya Kedisiplinan Masyarakat   |   14:00 . Penanganan Covid-19 Indonesia Lebih Baik dari Rata-rata Dunia   |   13:00 . Iman Kuat Libur Panjang Aman   |   12:00 . Kangen Nonton Bioskop? Ini Tips Aman saat Nonton Bioskop   |   11:00 . Harga Daging Ayam di Pasar Kembali Naik   |  
Sat, 31 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 16 August 2017 11:00

Haa! Garam Diduga Bercampur Kaca Beredar di Bojonegoro?

Haa! Garam Diduga Bercampur Kaca Beredar di Bojonegoro?

Reporter: Maratus Shofifah

blokBojonegoro.com - Sejak beberapa hari terakhir ini sejumlah ibu-ibu rumah tangga di Kabupaten Bojonegoro resah terkait garam yang beredar di pasaran. Selain karena mahal dan langkanya bumbu dapur yang mempunyai rasa asin itu, juga beredar kabar bahwa ada garam yang bercampur dengan kaca yang susah larut saat bercampur dengan air. Garam bermerek tertentu yang beredar ini terlihat lebih putih dan mengkilap.

Hanya saja beberapa bongkahan garam yang berbentuk menyerupai kristal tidak mudah larut dalam air. Pada saat dicampur air beberapa bongkahan garam tidak larut dan tetap padat.

Salah satu ibu rumah tangga asal Kecamatan Sumberrejo, Suci Wulansari mengatakan, ia membeli garam di salah satu stand pasar Kapas sejak satu bulan lalu, namun belum pernah dipakai. Setelah melihat beberpa postingan di media sosial, garam yang dibelinya tersebut sama dengan merek yang diduga garam bercampur dengan kaca.

"Saya beli dua pack, kemudian saya coba larutkan di dalam air, dan ternayata benar tidak bisa larut," ujarnya kepada blokBojonegoro.com.

Garam ini berbentuk seperti pecahan kristal atau kaca yang tajam dan juga keras di setiap ujungnya. Merek garam beryodium ini juga tidak setenar merek garam yang beredar luas di pasaran. Karena tidak pernah dijumpai dan baru diketahui saat garam mulai langka.

"Merek yang saya beli ini baru pertama kali didengar, terus kata saudara ada yang bermerek lain juga tidak bisa larut garamnya," imbuh ibu satu anak itu.

Menurut Suci, ia tidak mengetahui secara jelas apakah garam tersebut palsu atau asli. "Tidak tahu asli apa tidak, tetapi yang jelas warnanya putih sekali," terangnya. [ifa/mu]

Tag : garam bercampur kaca, garam kaca bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 16:00

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang M. Anang Febri Efendi reporter blokTuban.com resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi kedua, dilaksanakan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat