11:00 . Camat Balen: Saya Belum Terima Laporan P-APBDes dan SK Panitia   |   10:00 . Warga Pertanyakan Seleksi Perangkat Desa Mulyorejo   |   09:00 . Saat Haji, Diprediksi Suhu Capai 47 Derajat   |   08:00 . Cegah Narkoba, Sosialisasi Wacana Tes Urine Calon Pengantin Dilakukan   |   07:00 . Mengapa Selalu Lapar Menjelang Tidur Malam ? Ini Sebab Paling Berbahaya   |   19:00 . Belasan CJH Bojonegoro Dipastikan Gagal Berangkat ke Tanah Suci   |   18:00 . Jamaah Haji Bojonegoro Bakal Diberangkatkan Mulai 31 Juli   |   17:00 . Puluhan CJH Bojonegoro Termasuk Kelompok Risti   |   16:00 . Jelang Idul Adha, Harga Cabai Merangkak Naik   |   15:00 . Musim Kemarau, Disnakkan Klaim Petani Ikan Sudah Panen   |   14:00 . Laga Kontra Arema Malang United Jadi Uji Coba Terakhir Persibo   |   13:00 . DPD AGPAII Bojonegoro Resmi Dikukuhkan   |   12:00 . Perkuat Pengembangan Operasional Kilang Nasional, Pertamina Gandeng 5 PTN   |   11:00 . Penetapan Caleg Tepilih, KPU Hanya Diberi Waktu Lima Hari   |   10:00 . Ratusan Guru PAI se-Bojonegoro Ikuti Pembinaan dan Halal Bihalal   |  
Sun, 21 July 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 16 August 2017 11:00

Haa! Garam Diduga Bercampur Kaca Beredar di Bojonegoro?

Haa! Garam Diduga Bercampur Kaca Beredar di Bojonegoro?

Reporter: Maratus Shofifah

blokBojonegoro.com - Sejak beberapa hari terakhir ini sejumlah ibu-ibu rumah tangga di Kabupaten Bojonegoro resah terkait garam yang beredar di pasaran. Selain karena mahal dan langkanya bumbu dapur yang mempunyai rasa asin itu, juga beredar kabar bahwa ada garam yang bercampur dengan kaca yang susah larut saat bercampur dengan air. Garam bermerek tertentu yang beredar ini terlihat lebih putih dan mengkilap.

Hanya saja beberapa bongkahan garam yang berbentuk menyerupai kristal tidak mudah larut dalam air. Pada saat dicampur air beberapa bongkahan garam tidak larut dan tetap padat.

Salah satu ibu rumah tangga asal Kecamatan Sumberrejo, Suci Wulansari mengatakan, ia membeli garam di salah satu stand pasar Kapas sejak satu bulan lalu, namun belum pernah dipakai. Setelah melihat beberpa postingan di media sosial, garam yang dibelinya tersebut sama dengan merek yang diduga garam bercampur dengan kaca.

"Saya beli dua pack, kemudian saya coba larutkan di dalam air, dan ternayata benar tidak bisa larut," ujarnya kepada blokBojonegoro.com.

Garam ini berbentuk seperti pecahan kristal atau kaca yang tajam dan juga keras di setiap ujungnya. Merek garam beryodium ini juga tidak setenar merek garam yang beredar luas di pasaran. Karena tidak pernah dijumpai dan baru diketahui saat garam mulai langka.

"Merek yang saya beli ini baru pertama kali didengar, terus kata saudara ada yang bermerek lain juga tidak bisa larut garamnya," imbuh ibu satu anak itu.

Menurut Suci, ia tidak mengetahui secara jelas apakah garam tersebut palsu atau asli. "Tidak tahu asli apa tidak, tetapi yang jelas warnanya putih sekali," terangnya. [ifa/mu]

Tag : garam bercampur kaca, garam kaca bojonegoro

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 17 July 2019 22:00

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018 Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MI Kecamatan Kapas melaksanakan Bimbingan Teknis K13 Revisi Tahun 2018 yang akan berlangsung selama 4 hari dari tanggal 17 hingga 20 Juli 2019. Kegiatan ini berlangsung...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat