07:00 . Meski Boleh, Remaja Sebaiknya Tidak Terlalu Banyak Konsumsi Kafein!   |   21:00 . Safari Ramadhan Ke-6, Bupati Himbau Lebaran ini Agar Tidak Mudik Dahulu   |   20:00 . Proyek Gas JTB Diandalkan Penuhi Kebutuhan Gas Jatim   |   19:00 . Di Masa Pandemi, PEPC Tetap Berkontribusi Besar Pada Pajak Negeri   |   18:00 . Panen Kayu Putih di Wilayah Selatan Bojonegoro   |   17:00 . Penjual Nasi Kotak Dapatkan Pelanggan Banyak Saat Bulan Ramadan   |   16:00 . Permudah Masyarakat Mencari Kerja di Website Disperinaker   |   15:00 . UNUGIRI Langsungkan Pelantikan Ormawa Secara Online   |   14:00 . Disnakkan Pantau Stok Dan Harga Komoditas Peternakan   |   12:00 . Perusahaan Tempat Kerja Mangkir Bayar THR? Laporkan ke Sini   |   10:00 . Pemkab Bojonegoro Tindaklanjuti Inpres Optimalisasi Pelaksanaan Program Jamsostek   |   09:00 . Tak Boleh Mudik, Layanan KAI Dibatasi Hingga 5 Mei   |   08:00 . Meriah, Yayasan Bina Mulia Gelar Lomba se-Karisedanan   |   07:00 . Hati-hati, Jam Kerja Tak Teratur Bisa Tingkatkan Risiko Masalah Jantung!   |   20:00 . Hari Kartini, Polwan Polres Bagi Masker dan Imbauan Larangan Mudik   |  
Fri, 23 April 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Unitisasi Lapangan Gas Jambaran Tiung Biru (JTB)

PEPC Terima Persetujuan Desain Proyek JTB dari Ditjen Migas

blokbojonegoro.com | Thursday, 14 December 2017 20:00

PEPC Terima Persetujuan Desain Proyek JTB dari Ditjen Migas

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Pemerintah Pusat melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyerahkan Persetujuan Desain Proyek Pengembangan Gas Unitisasi Jambaran Tiung Biru (JTB) ke PT Pertamina EP Cepu (PEPC) di Gedung Migas, Kamis (14/12/2017). Penyerahan persetujuan dilakukan oleh Direktur Teknik dan Lingkungan Migas Patuan Alfon Simanjuntak kepada Direktur Utama  PEPC Jamsaton Nababan.

Dengan diperolehnya persetujuan desain ini, PEPC bersama konsorsium pelaksana pekerjaan dapat melaksanakan pembangunan proyek JTB sesuai dengan kaidah-kaidah keteknikan dan instalasi. Hal itu sebagaimana diatur dalam Permen ESDM Nomor 38 Tahun 2017 tentang Pemeriksaan Keselamatan Instalasi dan Peralatan Pada Kegiatan Usaha Migas.

Seperti diketahui, PEPC merupakan Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) pertama yang mendapatkan persetujuan desain dari Ditjen Migas, setelah dikeluarkannya Permen ESDM Nomor 38 Tahun 2017.

Penelaahan desain untuk mendapatkan Persetujuan Desain dilakukan  oleh Tim Proyek JTB PEPC secara In House bersama Ditjen Migas dan Institusi terkait, penelahaan desain  meliputi pemenuhan regulasi Migas, manajemen resiko, sistem keselamatan proses serta dokumen lingkungan, penggunaan standar dan penerapan kaidah keteknikan yang baik, komitmen pemanfaatan industri dalam negeri dan rencana TKDN barang atau jasa atau gabungan.

Direktur Teknik dan Lingkungan Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Patuan Alfon Simanjuntak mengatakan, dalam proses penelahaan desain, Pemerintah sempat meminta agar dilakukan penambahan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang kemudian dimasukkan dalam persetujuan desain. Dalam pelaksanaan pembangunan proyek JTB, PEPC diharapkan melakukan dengan baik dan menghindari terjadinya kecelakaan di proyek Migas.

“Harapan kita semua, selama proyek pembangunan, tolong diawasi secara baik. Kalau bicara keselamatan Migas, hindarilah kecelakaan pekerja. Hindarilah terjadinya kecelakaan-kecelakaan atau bahkan menimbulkan yang tidak baik terhadap publik karena memang itu yang harus dijaga selama pembangunan proyek,” jelas Alfon.

Sementara itu Dirut PEPC Jamsaton Nababan dalam kesempatan  tersebut mengucapkan terima kasih atas dukungan Ditjen Migas dalam pelaksanaan pembangunan proyek JTB. Diharapkan proyek ini dapat diselesaikan tepat waktu, tepat anggaran, tepat spesifikasi dan tepat hasil.

“Suatu keberuntungan bahwa PEPC merupakan KKKS yang pertama memperoleh persetujuan desain sesuai Permen dan Undang-Undang. Tidak sebatas persetujuan ini saja, mudah-mudahan keberuntungannya mengikuti proyek JTB dan endingnya dari tahap proyek ini yang kita harapkan on time, on budget, on specs dan on return  (OTOBOSOR)," tambahnya.

Sehingga yang diharapkan oleh Pemerintah terhadap proyek ini akan bisa terpenuhi. Bukan hanya harapan Pemerintah saja, melainkan juga menjadi harapan seluruh rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke dan terutama Masyarakat Bojonegoro. [ito/mu]

Tag : Migas, Gas, Lapangan JTB, PEPC, EMCL


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat