07:00 . Rambut Rontok Secara Tiba-tiba, Waspada Penyakit Autoimun Alopecia Areata   |   05:00 . 8 Pasien Sembuh, 7 Tambahan Kasus Baru di Bojonegoro   |   21:00 . Peduli Covid-19 dan Bencana Alam, Gerindra Bagikan Sembako   |   19:00 . Pemkab Bojonegoro Adakan Musrenbang Khusus Perempuan   |   16:00 . Jajaran OPD Hingga Dandim 0813 Hadiri Pengukuhan dan Rakor MUI   |   15:00 . Kuota Belajar Berlanjut, Dana BOS Majemuk Lebih Afirmatif   |   14:00 . Pemerintah Desa Rencanakan Pembangunan Pasar Kepohbaru   |   13:00 . Muscab, Anna Mu'awanah Terpilih Jadi Ketua DPC PKB Bojonegoro   |   12:00 . Pengukuhan dan Rakor, MUI Pelayan Umat dan Mitra Pemerintah   |   10:00 . DPC PKB Bojonegoro Gelar Muscab Virtual, Dibuka Gus Ami   |   09:00 . Tim Pakar Satgas Beri Penjelasan Tentang Mutasi Virus Covid-19   |   08:00 . Kesembuhan COVID-19 Meningkat Lagi Menjadi 1.189.510 Orang   |   07:00 . WHO Berharap Negara Tak Kendor Perangi Covid-19   |   05:00 . 8 Sembuh, 8 Kasus Baru dan 1 Meninggal Dunia   |   21:00 . Besok PKB Gelar Muscab, Begini Mekanisme Pemilihan Ketua   |  
Mon, 08 March 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Harga Cabai di Sekar Rp50.000 per kilogram

blokbojonegoro.com | Monday, 25 December 2017 12:00

Harga Cabai di Sekar Rp50.000 per kilogram

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com - Menurunnya harga bawang merah di Bojonegoro bagian selatan tidak terjadi pada cabai. Harga cabai saat ini mencapai Rp50.000 per kilogramnya.

"Cabai kami sudah pada mati dan ternyata harga cabai naik drastis," kata seorang warga Kecamatan Sekar, Sumiatun, Minggu (24/12/2017).

Menurtnya, sekitar 3 minggu yang lalu harga cabai masih murah, yaitu Rp5.000 per kilogram hingga Rp8.000 per kilogram. Sehingga, dirinya menyayangkan kenapa naiknya harga cabai bertepatan tanaman miliknya sudah mati.

Lebih lanjut kata dia, untuk mensiasati naiknya cabai, Sumiatun mempunyai cadangan cabai yang telah dikeringkan, sehingga bisa awet dan bisa digunakan untuk beberapa bulan kedepan.

"Cabai saya godok (rebus) menggunakan air panas, setelah itu dijemur dibawah terik matahari sehingga bisa kering dan awet. Dan rasanya tidak kalah pedas," beber Sumiatun. [top/mu]

Tag : cabai


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat