17:00 . Kartar Sumberrejo Tanamkan Semangat Nasionalisme Lewat Lomba Mewarnai   |   16:00 . 17 Group Drumband se Dander Turut Meriahkan HUT RI ke 74   |   15:00 . Dua Kepala OPD Masuk Masa Pensiun, Kekosongan Kursi Bakal Bertambah?   |   14:00 . Kesulitan Ajukan Pengisian Kepala OPD, BKPP Tunggu Sekda Baru   |   13:00 . Buruh Kupas Ketela, Pekerjaan Sampingan Menambah Pundi Rupiah   |   12:00 . Mariono Masuk Daftar Top Skor Liga 3 Jatim   |   11:00 . Wujud Syukur, Jalin Silaturahim   |   10:00 . Warganet Ramai-Ramai Puji Penari Thengul   |   09:00 . Rampungkan Pemberkasan, Kejari Resmi Perpanjang Masa Tahanan SH   |   08:00 . Bojonegoro Sapa Dunia dengan Thengul   |   07:00 . Berbagai Penyebab dan Faktor Risiko Terbentuknya Batu Empedu   |   23:00 . Jan Ethes Gemesin Ikut Presiden Jokowi Upacara HUT ke 74 RI   |   22:00 . Pelatihan Kepemimpinan Active Citizens di Padepokan ASA   |   21:00 . Pekerja Proyek Gas JTB Ikuti Upacara Bendera   |   20:00 . Wow....! Tari Thengul Tampil di Istana Negara   |  
Sun, 18 August 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 10 May 2018 20:00

Pemdes-Warga Obrak Penambang Pasir

Penambang Banyak Warga Luar, Awas Jika Kembali

Penambang Banyak Warga Luar, Awas Jika Kembali

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Puluhan penambang pasir ilegal yang makin marak di Bengawan Solo, turut Desa Sarangan, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, diobrak oleh Pemerintah Desa (Pemdes) dan warga setempat. Mereka kembali ke lokasi menaikkan pasir masing-masing, Kamis (10/5/2018).

Baca juga [Geram..! Pemdes dan Warga Sarangan Obrak Penambang Pasir]

Data yang diperoleh blokBojonegoro.com menyebutkan, jika kebanyakan perahu yang datang dan mengambil pasir bukan dari lokal, namun seberang desa turut Kabupaten Tuban. Yakni di Dusun Siwalan, Desa Glagahsari, dan Desa Kenongosari, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban.

“Perahu milik warga Desa Sarangan hanya sekitar 4 buah. Itupun jika menambang ada di tengah bengawan, tidak dekat bibir sungai,” jelas salah satu warga, Sinin.

Pihaknya ikut senang jika penambang warga luar pergi, karena terkesan seenaknya sendiri. Mereka tidak peduli kalau akibat penambangan di tepi bibir sungai akan membuat longsor.

“Semoga mereka tidak kembali, karena benar-benar merusak lingkungan,” tambah warga lain Zainuri menandaskan.

Terpisah Kepala Desa Sarangan, Abdus Salam mengingatkan, agar pengelola lahan di bantaran Bengawan Solo juga ikut memantau agar tidak ada penambang luar yang kembali. Karena, mereka yang setiap hari melihat. [din/lis]

Tag : tambang pasir, kemarau, tambang pasir di usir

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 13 August 2019 08:00

    Teladani Auliya, Jemaah Tahli Ziarah dan Wisata Religi

    Teladani  Auliya, Jemaah Tahli Ziarah dan Wisata Religi Demi memperkuat spiritual keagamaan dan meneladani perjuangan para waliyullah, sekaligus menyambut Kemerdekaan RI-47, jemaah tahlil Dukuh Ngantulan, RT.19/RW.03, Desa Bulu, Kecamatan Balen, mengadakan ziarah ke makam auliya. Selain itu dalam...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat