16:00 . New Normal, Jasa Rias Pengantin Mulai Bergairah   |   16:00 . Hingga Kini Baru Ada 11 Jemaah Ajukan Pengajuan BPIH   |   14:00 . Asyiknya Mancing di Kolam Ikan MCM   |   13:00 . Kalianyar Mumbul Kedatangan Anggota DPR RI dan Kementerian Kelautan dan Perikanan   |   12:00 . Pandemi, Pendapatan Pajak 3 Sektor Ini di Bawah 10 persen   |   11:00 . Tingkatkan Kualitas Pendidik, 9 Dosen Stikes Rajekwesi Tersertifikasi Kemendikbud   |   10:00 . Samsul Arif: Promosikan Bojonegoro, Lewat Sepakbola Nasional   |   08:00 . Millenial Yuk Ikuti Kompetisi Desain Grafis Pamflet Kemerdekaan RI Ke-75   |   07:00 . Berapa Jarak Usia Ideal antara Seorang Anak dan Adiknya?   |   21:00 . Hingga Awal Agustus, Inilah Progres Pembangunan Jalan di Bojonegoro   |   20:00 . 3 Sembuh, Tambahan 2 Positif Covid-19   |   19:00 . Akomodir Milenial, Bu Mit Agandakan Silaturrohimi Para Tokoh   |   17:00 . Adaptasi New Normal, Bus Donor Darah UDD PMI Sudah Beroperasi   |   16:00 . Santunan Korban Cacat Jasa Raharja Menempati Posisi Paling Rendah   |   15:00 . Aklamasi, Srikandi Tambakrejo Kembali Nahkodai Partai Beringin   |  
Sat, 08 August 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 14 May 2018 10:00

Petani Bawang di Sekar, Masih Andalkan Bibit dari Luar

Petani Bawang di Sekar, Masih Andalkan Bibit dari Luar

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com - Meski banyak petani yang menanam bawang merah, namun sebagian besar petani di Desa Deling, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, belum bisa membuat bibit sendiri.

Hampir 100 persen petani di Sekar masih menggantungkan stok bibit dari wilayah Kabupaten Nganjuk.

"Bibit bawang merah semua dari Nganjuk. Kualitasnya bagus jika dari sana," kata seorang petani, Marmoyo kepada blokBojonegoro.com, Minggu (13/5/2018).

Rata-rata, kata dia, petani di daerahnya belum tahu cara membuat bibit yang baik. Sehingga ketika mencoba menanam bawang merah dengan hasil bibit buatan petani lokal, pertumbuhan daunya tidak bagus.

Oleh karena itu, petani tak ada pilihan lain, selain membeli bibit dari Nganjuk. Meski terkadang harga bibit bawang selalu tinggi.

"Rata-rata harga bibit bawang Rp50 ribu perkilogram," tutur Marmo sapaan akrabnya.

Petani lain, Sumingkat menambahkan, sebenarnya petani di daerahnya masih kurang bimbingan terkait pembibitan bawang. Selama ini, petani di daerahnya hanya memikirkan bagaimana bawang merah bisa panen dengan baik.

"Kurang ada waktu untuk uji coba belajar bersama membuat bibit sendiri. Jadi petani di sini lebih memilih cara instan yaitu beli," jelasnya [top/mu]

Tag : petani bawang, petani sekar, bawang merah


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Monday, 20 July 2020 23:00

    Ultah 9 Tahun blokBojonegoro.com

    Inilah Juara Video Pendek New Normal

    Inilah Juara Video Pendek New Normal Sebanyak 50 video telah naik di saluran youtube blokBojonegoroTV sebagai peserta lomba video pendek dalam rangka 9 tahun blokBojonegoro.com....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat