16:00 . Diduga Korsleting Listrik, Rumah Janda di Desa Purwoasri Terbakar   |   15:00 . 2 Pelajar Papua di Bojonegoro Rapid Test di Urkes Polres Sebelum Pulang Kampung   |   14:00 . Di Lokasi TMMD Imbangan Kodim Bojonegoro, Disdag Gelar Pasar Murah   |   13:00 . Bersama Pertamina Kampung Tangguh Jagir Terus Lawan Pandemi   |   12:00 . Harga Daging Ayam Broiler Turun, Ayam Kampung Terpantau Naik   |   11:00 . Penjual Arang dan Tusuk Sate Mulai Menjamur di Pasar   |   07:00 . 5 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Menjalin Hubungan dengan Pria Lebih Tua   |   22:00 . Tak Ada Tambahan, Masih ada 105 Positif Covid-19   |   21:00 . Tergeletak di Pinggir Jalan, Warga ini Diduga Sakit Sakit Diare   |   17:00 . 3 Alasan Jamaah Haji yang Lakukan Penarikan Pelunasan Bipih   |   16:00 . Terkendala Lahan 7 Warga, Pembangunan Jembatan KARE Tersendat   |   15:00 . 28 PAC IPNU-IPPNU di Bojonegoro Terbentuk   |   14:00 . BMG Buka Lowongan Wartawan bB, Berikut Syaratnya!   |   13:00 . Masa Tanam Tembakau Mundur Kini Baru 3.259 Hektar Sudah Tertanam   |   12:00 . Disnakkan Wajibkan Penjual Hewan Kurban Terapkan Protokol Kesehatan   |  
Mon, 13 July 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 20 May 2018 11:00

Panen kedua, Hasil Padi di Bubulan Menurun Drastis

Panen kedua, Hasil Padi di Bubulan Menurun Drastis

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com - Sebagian petani di Desa/Kecamatan Bubulan sudah mulai panen padi untuk yang kedua pada tahun 2018 ini. Namun, panen saat ini mengalami penurunan sangat drastis.

"Berkurangnya hampir separuh lebih," kata seorang petani di Bubulan, Sukimah kepada blokBojonegoro.com, Minggu (20/5/2018).

Di lahan dua petak yang ditanami padi kata dia, saat ini hanya dapat panen 6 karung. Itu pun lanjut dia, masih banyak padi yang puso (tidak ada sisinya atau masyarakat Bubulan menyebutnya gabuk).

Sedangkan, pada panen sebelumnya sekitar bulan Januari 2018 yang lalu dengan lahan yang sama bisa menghasilkan sekitar 12 karung lebih.

Penurunan panen tersebut, menurut Sukimah, disebabkan beberapa faktor, yaitu yang paling signifikan adalah karena kekurangan air. Sebab, padi yang panen saat ini ditanam di lahan tadah hujan.

"Selain itu juga banyak burung yang memakan padi. Jadi tambak rusak hasil panennya," beber Sukimah.

Di daerah itu ada sekitar 3 hektare sawah tengah panen. Kesemuanya merupakan lahan tadah hujan. "Hal itu sudah biasa. Hasil panen sedikit wajar karena kurang air," tambah petani lain, Warti. [top/lis]

Tag : padi, panen, harga


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 12 July 2020 14:00

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB, Berikut Syaratnya!

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB, Berikut Syaratnya! Perkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah jumlah reporter...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat