08:00 . Ular Sanca Besar Hebohkan Warga   |   07:00 . Tips buat yang Mulai Tertarik Berkebun di Rumah demi Ketahanan Pangan   |   21:00 . New Normal untuk Pesantren, Begini Kata Wagub Emil   |   20:00 . Merekatkan Persatuan Bangsa, Polisi Kawal Kampung Siaga   |   19:45 . Wagub Jatim Halal Bi Halal dengan AMSI Jatim   |   19:30 . Tambahan 1 Orang Positif Covid-19 dari ODP   |   19:15 . Via Vidcon, Wagub Emil Halal Bi Halal dengan AMSI Jatim   |   19:00 . Mahasiswa ini Kuliah Sambil Berwirausaha Bisnis Camilan Kurma Selimut   |   18:00 . Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim Apresiasi Penanganan Covid-19 di Bojonegoro   |   17:00 . Meski Kecewa Batal Berangkat, Calon Haji Pasrah   |   16:00 . Bupati Ngopdar Bersama Pemuda Bojonegoro   |   15:00 . Ular Sanca Kembang Hebohkan Warga Balen   |   14:00 . Diduga Penyakit Mata Tak Kunjung Sembuh, Warga Desa Karangdowo Gantung Diri   |   12:00 . Bhayangkari Bojonegoro Bagi Paket Suplemen dan Masker untuk Posko Covid-19   |   11:00 . Selain Emas, BPKB Juga Dominasi Agunan di Pegadaian saat Pandemi   |  
Sat, 06 June 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 29 July 2018 17:00

Haji 2018

Haji Tahun Ini Didominasi Petani dan Kaum Hawa

Haji Tahun Ini Didominasi Petani dan Kaum Hawa

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Bojonegoro sore ini resmi diberangkatkan oleh Pj Bupati untuk kloter 39 dan 40, pukul 14.30 dan 15.00 Wib.

Ribuan keluarga jemaah yang mengantar keberangkatan tamu Allah itu larut dalam tangis harus dan doa-doa. "Hati-hati di sana, semoga mabrur, jangan lupa doakan kami agar bisa segera berangkat juga," begitu kiranya ucapan para keluarga jemaah mengiringi keberangkatan ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

Di sisi lain, untuk tahun 2018 ini ada tiga kecamatan yang tercatat tidak ada warganya yang berangkat ke tanah suci yakni Kecamatan Kedewan, Kasiman dan Margomulyo.

Hal itu lantaran saat melakukan pendaftaran haji dan jadwal antrean pemberangkatan warga di tiga kecamatan itu tidak ada yang daftar, sehingga estimasi keberangkatan mengacu pada daftar antrean lalu.

"Memang saat ini tiga kecamatan itu tidak ada warganya yang berangkat ke tanah suci," kata Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Bojonegoro, Masrukhin.

Lanjut dia, sedangkan yang paling banyak warga berangkat haji berasal dari Kecamatan Kota Bojonegoro sebanyak 204 orang, kemudian Kecamatan Sumberrejo 138 jemaah.

Dari data yang diperoleh blokBojonegoro.com dari total jemaah haji 1.345 yang berangkat, masih didominasi warga dari kaum petani yaitu sebanyak 469 orang, sedangkan profesi PNS sebanyak 226, pedagang 209, swasta 201, ibu rumah tangga 171, pensiunan 30, TNI/Polri 17 dan pelajar 17 serta BUMN/BUMD 5 orang.

"Selain itu jemaah perempuan lebih banyak yakni 713 dan laki-laki 632 jemaah," terangnya kepada blokBojonegoro.com.

Adapun saat ini daftar tunggu haji untuk Kabupaten Bojonegoro mencapai 23 tahun bagi yang mendaftar tahun ini atau berangkat pada tahun 2041. [saf/mu]

Tag : haji, haji 2018, daftar tunggu haji


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat