17:00 . Dana Tak Terduga untuk Bantuan Bencana Rp1,3 M   |   16:00 . Rp750 Juta, Disperta Buat Sumur Bor di 5 Titik Tahun 2020   |   15:00 . EMCL Gelar Seminar Pemanfaatan Platform Berita Digital Kepada PBG Tuban   |   14:00 . Setelah Turun, Harga Cabai Mulai Naik   |   12:00 . Siswi SMKN I Sabet Juara Lomba Desain Batik Bengawan dan Kayangan Api   |   08:00 . BPKAD: Pemkab Transparan Kelola Keuangan   |   07:00 . Membiarkan Balita Bilang 'Enggak Mau' Ternyata Ada Manfaatnya   |   21:00 . Selamat Jalan Dek Kamila   |   19:00 . Bangunan Misterius Muncul di Bengawan Solo   |   16:00 . Wisata Kracakan Niagara Mini dan Rajut yang Tembus Amerika   |   15:00 . Polsek Kota dan Dishub Gelar Pembinaan Bagi Operator Perahu   |   14:00 . Pemerintah Tetap Pakai Skema Bagi Hasil Gross Split di Sektor Migas   |   13:00 . PMII Desak Bupati Jelaskan Uang Rakyat yang Didepositokan Rp2,9 T   |   12:00 . Aksi Mahasiswa Bojonegoro Soroti Silpa Tahun 2018   |   10:00 . DPRD Datangi Rumah Korban Dugaan Malpraktik RSUD Bojonegoro   |  
Fri, 15 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 29 July 2018 17:00

Haji 2018

Haji Tahun Ini Didominasi Petani dan Kaum Hawa

Haji Tahun Ini Didominasi Petani dan Kaum Hawa

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Bojonegoro sore ini resmi diberangkatkan oleh Pj Bupati untuk kloter 39 dan 40, pukul 14.30 dan 15.00 Wib.

Ribuan keluarga jemaah yang mengantar keberangkatan tamu Allah itu larut dalam tangis harus dan doa-doa. "Hati-hati di sana, semoga mabrur, jangan lupa doakan kami agar bisa segera berangkat juga," begitu kiranya ucapan para keluarga jemaah mengiringi keberangkatan ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

Di sisi lain, untuk tahun 2018 ini ada tiga kecamatan yang tercatat tidak ada warganya yang berangkat ke tanah suci yakni Kecamatan Kedewan, Kasiman dan Margomulyo.

Hal itu lantaran saat melakukan pendaftaran haji dan jadwal antrean pemberangkatan warga di tiga kecamatan itu tidak ada yang daftar, sehingga estimasi keberangkatan mengacu pada daftar antrean lalu.

"Memang saat ini tiga kecamatan itu tidak ada warganya yang berangkat ke tanah suci," kata Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Bojonegoro, Masrukhin.

Lanjut dia, sedangkan yang paling banyak warga berangkat haji berasal dari Kecamatan Kota Bojonegoro sebanyak 204 orang, kemudian Kecamatan Sumberrejo 138 jemaah.

Dari data yang diperoleh blokBojonegoro.com dari total jemaah haji 1.345 yang berangkat, masih didominasi warga dari kaum petani yaitu sebanyak 469 orang, sedangkan profesi PNS sebanyak 226, pedagang 209, swasta 201, ibu rumah tangga 171, pensiunan 30, TNI/Polri 17 dan pelajar 17 serta BUMN/BUMD 5 orang.

"Selain itu jemaah perempuan lebih banyak yakni 713 dan laki-laki 632 jemaah," terangnya kepada blokBojonegoro.com.

Adapun saat ini daftar tunggu haji untuk Kabupaten Bojonegoro mencapai 23 tahun bagi yang mendaftar tahun ini atau berangkat pada tahun 2041. [saf/mu]

Tag : haji, haji 2018, daftar tunggu haji

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat