09:00 . Curva Nord Bakal Berikan Teror dan Koreografi Kejutan   |   08:00 . Tandon Air, Solusi Petani Mayangkawis Bercocok Tanam di Musim Kemarau   |   07:00 . Tak Usah Isap dan Ikat Luka Gigitan Ular, Lakukan Ini Saja!   |   06:00 . Raker IKAMI Attanwir untuk Kebesaran Pondok   |   19:00 . Kwartir Ranting Sumberrejo Kembali Gelar Jambore Tingkat Penggalang   |   18:00 . Membanggakan, Produk Kripik Singkong Bojonegoro Expor ke Cina   |   18:00 . Rekind Akan Memberikan Penguat pada 5 Jembatan dan Melebarkan Jalan   |   17:00 . Geliat Literasi di Kedai Kopi Second   |   16:00 . Periode Juli 2019, ini Jumlah Tenaga Kerja di Proyek JTB   |   15:00 . Anggaran BPPDGS untuk Madin Meningkat Capai Rp15,5 M   |   14:00 . Petani Tembakau Balenrejo Mulai Panen   |   10:00 . Bansos Lansia, 505 Diverifikasi, 179 Orang Sudah Cair   |   09:00 . Sakit dan Butuh Pengobatan, Satu Jemaah Haji Pulang Awal   |   08:00 . Benih Bibit Tembakau Rusak, Petani Tidak Dapat Bantuan   |   07:00 . Menyikapi Dilema Anak Multilingual   |  
Sat, 24 August 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 31 July 2018 07:00

Ingin Anak Mahir Bahasa Asing? Simak Kiat Berikut

Ingin Anak Mahir Bahasa Asing? Simak Kiat Berikut

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Orangtua pasti bangga ketika anak-anak mereka mampu berbicara bahasa asing.

Sayangnya, sangat sulit mengajari sang anak dasar-dasar bahasa asing ketika orangtua juga tak menguasainya.

Namun, dengan banyak kesabaran dan usaha keras, bukan hal mustahil bisa memiliki anak yang fasih berbahasa asing.

Bahkan, proses sang anak menguasai bahasa asing bisa lebih cepat dari yang kita bayangkan.

"Ini seperti mengajar anak-anak bahasa pertama mereka, di mana kita mulai ketika mereka di dalam rahim," kata Kristin Espinar, ahli linguistik terapan.

Ia mengatakan, terdapat riset yang membuktikan bayi usia satu bulan sudah dapat membedakan antara suara dan intonasi bahasa mereka sendiri dibandingkan bahasa lain.

Oleh karena itu, Espinar merekomendasikan orangtua untuk memperkenalkan bahasa dan budaya asing sejak dini, bahkan sebelum sang anak lahir.

Kita bisa mencoba mencari teman yang bebricara bahasa asing atau mendengar orang lain berbicara bahasa asing.

Selain itu, kita juga bisa menonton atau mendengarkan musik berbahasa asing.

"Mulailah mengajari anak bahasa asing sejak dini. Kita bisa memulai dari membaca cerita-cerita pendek untuk mereka," kata Espinar.

Dia merekomendasikan buku anak-anak bilingual sederhana yang berfokus pada warna, hewan, huruf, dan angka.

Untuk balita, cobalah nyanyikan lagu anak-anak dan sajak yang sudah akrab di telinga mereka dalam bahasa target.

Cara ini dapat membantu sang anak untuk belajar kelompok frasa dalam bahasa target, bukan sekadar kosa kata.

Selain itu, gunakan musik dan pengulangan untuk membantu anak mengingat apa yang sudah dipelajarinya.

Hal ini tidak hanya membantu anak menjadi terbiasa dengan bahasa asing. Tapi, juga membantu orangtua mulai belajar.

"Itu bisa menjadi tujuan yang menyenangkan bagi orang tua," kata dia.

Jika para orangtua tak menguasai satu bahasa asing pun, kata Espinar, ini cara menguntungkan yang membuat kita bisa belajar bersama sang anak.

Seiring berjalannya waktu, kita akan ingin memanfaatkan peluang ini untuk terlibat dengan bahasa asing yang ingin dipelajari.

Sebagai alternatif tambahan, kita bisa melihat festival budaya, mengunjungi restoran yang menyediakan masakan negara tertentu, dan menghadiri pertemuan dengan penutur asli.

“Kita harus melakukan upaya ekstra besar. Ini menjadi proyek keluarga," tambah Espinar.

*Sumber: kompas.com

Tag : pendidikan, kesehatan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Friday, 23 August 2019 14:00

    Petani Tembakau Balenrejo Mulai Panen

    Petani Tembakau Balenrejo Mulai Panen Musim ini para petani tembakau Desa Balenrejo, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro tengah panen tembakau. Hanya sebagian petani yang menanam komoditas bahan utama rokok ini, alhasil harganya pun relatif mahal...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat