13:00 . Beri Manfaat, BBS Bantu Masyarakat di Lokasi Sumur Tua   |   12:00 . Lapas Bojonegoro Akui Kesulitan Pendataan e-KTP Warga Binaan   |   11:00 . Puluhan Warga Binaan Lapas Ikuti Perekaman KTP Elektronik   |   10:00 . Warga Binaan Lapas Ikuti Perekaman e-KTP   |   09:00 . Inilah Syarat Mengajukan Santunan Kematian   |   08:00 . Disosialisasikan, Program Santunan Kematian Diharapkan Tepat Sasaran   |   07:00 . Hal-hal yang Merusak Manfaat Berolahraga   |   06:00 . Janji Bupati Anna, Inilah Manfaat Kartu Pedagang Produktif   |   22:00 . Lagi-Lagi, Damkar Berantas Sarang Lebah yang Resahkan Warga   |   21:00 . Komisi A Ingatkan Netralitas Bawaslu dalam Penindakan Pelanggaran   |   20:00 . 15 Atlet Akan Perkuat Tim Basket Bojonegoro pada Porprov 2019   |   19:00 . IB Gratis Solusi Stabilkan Ketersedian Sapi   |   18:00 . Tim PPKD Diusulkan, SK Bupati Belum Turun   |   17:00 . Palang Pintu Rel Kereta Bisa Dibangun, Jika...   |   16:30 . Komisi A DPRD dan Bawaslu Diskusikan Tahapan Pemilu 2019   |  
Thu, 17 January 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 10 August 2018 19:00

Tangis Haru Warnai Serah Terima Bayi ke UPT PPSAB Dinsos Provinsi

Tangis Haru Warnai Serah Terima Bayi ke UPT PPSAB Dinsos Provinsi

Reporter: M Safuan

blokBojonegoro.com - Tangis haru mewarnai serah terima bayi terlantar ke UPT PPSAB Dinsos Provinsi, Jumat (10/8/2018), terutama bagi keluarga yang selama ini telah mengasuhnya. Tampak beberapa kali tetes air mata keluar dari keluaga yang selama ini merawatnya. Hal itu lantaran bayi yang ditemukan di sebuah warung di Desa Banjarsari  tersebut menjadi tanggung jawab negara.

"Memang berat bagi keluarga, melepas bayi yang selama ini mereka rawat," ucap Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Bojonegoro, Helmy Elisabeth.

Lanjut Helmy, selama ini bayi itu diasuh atau dirawat oleh Dwi Nurul salah satu warga desa setempat, bahkan bayi itu hendak diadopsinya. Akan tetapi, karena ada peraturam sebelum adopsi anak, orang tua asuh harus memenuhi persyaratan.

"Ya bagaimana lagi karena aturan itu. Untuk sementara, bayi itu dititipkan ke Penitipan UPT PPSAB Dinsos Provinsi," ujarnya kepada blokBojonegoro.com.

Di sisi lain, keluarga Dwi Nurul tidak tahu apa masih bisa mengadopsi bayi yang selama ini dirawatnya. Pasalnya banyak persyaratan yang harus dipenuhi.

"Nggak tau lagi, masih bisa adopsi bayi itu atau tidak," keluh Dwi sembari mengusap air mata yang jatuh di pipi.

Seperti diberitakan sebelumnya, bayi yang telantar itu kini diserahkan ke UPT PPSAB Dinsos Provinsi, karena ada aturan bayi terlantar perawatannya ditanggung oleh negara. Apabila ada pihak yang ingin merawat atau mengadopsinya harus memenuhi beberapa persyaratan dan memakan waktu yang panjang. Terlebih lagi, ada syarat orang tua asuh adalah pasangan yang sudah menikah 5 tahun dan belum dikaruniai anak. [saf/lis]

Tag : dinsos, bayi

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 03 January 2019 16:30

    Raker BMG 2019

    GM Bacakan SK, Inilah Leader Baru di Redaksi bB dan bT

    GM Bacakan SK, Inilah Leader Baru di Redaksi bB dan bT Dalam rangka menjalankan roda perusahaan di bawah naungan Blok Media Grup (BMG) dengan semangat mengawali tahun 2019 ini, ada penyegaran yang dilakukan pada anak-anak perusahaan BMG, termasuk dalam redaksi blokBojonegoro.com...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more