10:00 . Rumah Kreatif Mojodeso Produksi Cat dari Limbah Banner dan Batik   |   09:00 . Ditetapkanya Syamsul Hadi, PMII Berharap Tak Berhenti di Kasus Inspektorat   |   08:00 . Dari Status Facebook Jadi Buku   |   07:00 . Membedakan Kekuatan dengan Bakat Diri   |   22:00 . HMP PPKn Adakan Seminar Bertema Payung Hukum Bagi Tenaga Didik   |   21:00 . Pemkab Bojonegoro Beri Santunan untuk yang Meninggal Dunia   |   20:00 . Ditetapkan Tersangka, Kepala Inspektorat Terancam Hukuman ini   |   19:00 . PEPC Setor Pajak Rp 8,08 Triliun   |   18:00 . Ditutup, 57 Pendaftar KPU Bojonegoro Siap Berkompetisi   |   17:00 . Guna Perkuat Data, Kejari Bojonegoro Juga Datangkan 7 Ahli   |   16:30 . 8 Hari Team IT Ario Sighat Selesaikan Rekapitulasi, ini Hasilnya...   |   16:00 . Jalan Rusak, Warga Peringatkan Pengguna Jalan dengan Banner   |   15:00 . Diperiksa 5 Jam, Kepala Inspektorat Langsung Ditahan   |   14:00 . Diduga Ada Pemilih Ganda, Demokrat Laporkan Dua TPS di Ngasem   |   12:00 . Rangkaian HUT BUMN, Pertamina Gelar Pasar Murah di Empat Lokasi   |  
Fri, 26 April 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 10 August 2018 19:00

Tangis Haru Warnai Serah Terima Bayi ke UPT PPSAB Dinsos Provinsi

Tangis Haru Warnai Serah Terima Bayi ke UPT PPSAB Dinsos Provinsi

Reporter: M Safuan

blokBojonegoro.com - Tangis haru mewarnai serah terima bayi terlantar ke UPT PPSAB Dinsos Provinsi, Jumat (10/8/2018), terutama bagi keluarga yang selama ini telah mengasuhnya. Tampak beberapa kali tetes air mata keluar dari keluaga yang selama ini merawatnya. Hal itu lantaran bayi yang ditemukan di sebuah warung di Desa Banjarsari  tersebut menjadi tanggung jawab negara.

"Memang berat bagi keluarga, melepas bayi yang selama ini mereka rawat," ucap Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Bojonegoro, Helmy Elisabeth.

Lanjut Helmy, selama ini bayi itu diasuh atau dirawat oleh Dwi Nurul salah satu warga desa setempat, bahkan bayi itu hendak diadopsinya. Akan tetapi, karena ada peraturam sebelum adopsi anak, orang tua asuh harus memenuhi persyaratan.

"Ya bagaimana lagi karena aturan itu. Untuk sementara, bayi itu dititipkan ke Penitipan UPT PPSAB Dinsos Provinsi," ujarnya kepada blokBojonegoro.com.

Di sisi lain, keluarga Dwi Nurul tidak tahu apa masih bisa mengadopsi bayi yang selama ini dirawatnya. Pasalnya banyak persyaratan yang harus dipenuhi.

"Nggak tau lagi, masih bisa adopsi bayi itu atau tidak," keluh Dwi sembari mengusap air mata yang jatuh di pipi.

Seperti diberitakan sebelumnya, bayi yang telantar itu kini diserahkan ke UPT PPSAB Dinsos Provinsi, karena ada aturan bayi terlantar perawatannya ditanggung oleh negara. Apabila ada pihak yang ingin merawat atau mengadopsinya harus memenuhi beberapa persyaratan dan memakan waktu yang panjang. Terlebih lagi, ada syarat orang tua asuh adalah pasangan yang sudah menikah 5 tahun dan belum dikaruniai anak. [saf/lis]

Tag : dinsos, bayi

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 27 March 2019 21:00

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng Seorang petani di Desa Kedungdowo, Kecamatan Balen, Abdul Mukarom merasa senang karena pohon Lengkeng yang ia tanam dua tahun yang lalu sekarang ini buahnya sudah bisa dinikmati. Setelah empat pohon...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 16 April 2019 09:00

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ Telah hilang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK): No.Pol: S-3761-DJ Merk/Type: HONDA Warna: Hitam Tahaun pembuatan: 2012 Nomor Rangka: MH1JB8110CK809201 Nomor Mesin: JB81E1806215 Atas Nama: DASINAH Alamat: Dusun Kawis RT.01/RW.02 Desa Geger Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more