20:00 . 172 Ribu Lebih Orang Sudah Divaksinasi Covid-19   |   19:00 . Sarasehan Ansor, Pemimpin Bojonegoro Harus Harmonis Hadapi Pandemi   |   18:00 . BNI Cabang Bojonegoro Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir   |   17:00 . Bersinergi, CEC Berupaya Meningkatkan Penjualan Produk Melalui Online Marketing   |   16:00 . Harga Bawang Merah Kini Mengalami Penurunan   |   15:00 . Pemerintah Maksimalkan Penanganan Covid-19, Masyarakat Dihimbau Tetap Tenang   |   14:00 . Begini Strategi Menyiapkan Fasilitas Kesehatan Khusus Covid-19   |   13:00 . Banjir Mulai Surut, Warga Sibuk Bersihkan Rumah   |   12:00 . Pemdes Kalianyar Bagikan Bantuan Kepada Warga Terdampak Banjir   |   11:00 . Awal Tahun Harga Telur Ayam Turun   |   10:00 . Pasien Sembuh Covid-19 di Indonesia Bertambah Menjadi 781.147   |   09:00 . Akhir Pekan Harga Logam Mulia Turun Rp5.000 per Gram   |   08:00 . Bantu Pasien Covid-19, Polres Screening Pendonor Plasma Konvalesen   |   07:00 . Orangtua, Yuk Kenali Gaya Belajar Anak!   |   06:00 . Ayo Dukung Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen   |  
Sun, 24 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Nasib Perangkat Desa Belum Dilantik Berada di Camat

blokbojonegoro.com | Wednesday, 15 August 2018 10:00

Nasib Perangkat Desa Belum Dilantik Berada di Camat

Reporter : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Polemik kepala desa yang bersekukuh tak mau melantik perangkat desa yang terpilih hingga kini bisa dikatakan belum menemukan titik terang. Bahkan kasus tersebut berakibat kepada pemberhentian 6 Kepala Desa (Kades), yaitu Kades Kedungrejo Mustakim, Sumberrejo Santoso, dan Sukorejo Didik. Ketiganya masuk di Kecamatan Malo. Kemudian Kades Wotanngare, Kecamatan Kalitidu, Ali Mukti; Kades Kuniran, Kecamatan Purwosari, Masyudi, Kades Jatimulyo, Kecamatan Tambakrejo, Teguh Widarto.

Pemberhentian keenam kades tersebut, menjadikan pelantikan perangkat desa terpilih menjadi sedikit tergangganggu. Pasalnya, calon perangkat desa yang terpilih bisa dilantik asalkan sudah ada PLT Kades baru atau Keputusan Tata Usaha Negara (Katun) yang dilayangkan kepada keenam kades bersangkutan kembali ditarik.

"Ada tiga hal yang bisa menarik atau menyabut Katun tersebut, yaitu dicabut oleh yang membuat Katun (PJ Bupati Bojonegoro), atasan dari PJ Bupati yang mana adalah Gubernur Jawa Timur dan Katun tersebut dinyatakan tidak sesuai dari kewenangan, tidak mememenuhi prosesdur ataupun salah dan terlewati," ungkap Kabid Bina Pemerintahan Desa, Iramada Zulaikah.

Sedangkan untuk menunjuk PLT Kades sepenuhnya berada di tangan camat masing-masing. Jika camat segera mengusulkan calon PLT Kades, calon perangkat desa yang belum dilantik bisa secepatnya dilantik, lantaran semua hak dan kewenengan berada di Camat.

"Baru ada dari Kecamatan Malo yang mengusulkan PLT untuk Kepala Desa, tetapi juga tidak seluruhnya karena kades yang diberhentikan di Kecamatan Malo ada 3 orang," lanjutnya kepada blokBojonegoro.com.

Perempuan yang berasal dari Kelurahan Ledokkulon, Kecamatan Kota Bojonegoro ini juga membeberkan, untuk Kades Kedungrejo yang juga terjerat kasus narkoba otomatis dicopot. Namun, pencopotan tersebut bukan karena kasus narkoba yang menjeratnya lantaran tidak melantik perangkatnya yang terpilih.

"Untuk kasus narkobanya saya kurang mengikuti, lantaran diproses di Kabupaten Nganjuk dan dengar-dengar kasusnya sudah dalam proses pelimpahan," tutup Iramada Zulaikah.[din/ito]

Tag : kades, perangkat, desa


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat