19:00 . Orang Sembuh dari Covid-19 Terus Bertambah, Hari ini ada 1 Orang   |   18:00 . Petani Desa Sumengko Pilih Tanam Semangka, ini Alasannya...   |   17:00 . 15 Menit Lagu Jadi Langsung Record, Video Clip Ambil Konten Lokal   |   16:00 . Siap-siap New Normal, Pondok Pesantren Disterilkan   |   15:00 . Jaga Kebugaran Fisik Atel Latihan Online   |   14:00 . Akhir Pekan, Harga Buyback Emas Merosot Rp16.000   |   13:00 . Disdik Himbau Sekolah Tak Adakan Perpisahan   |   12:00 . 3 Reaktif Rapid Test Pasar Kedungadem, Sugihwaras dan Ngraho   |   11:00 . Bupati Ana Pantau Langsung Rapid Test di Pasar   |   10:00 . Lagi, Pedagang 3 Pasar Tradisonal di Rapid Test   |   09:00 . Mantabkan Ketahanan Pangan, Kodim Bojonegoro Tanam Padi Perdana di lahan Demplot   |   08:00 . Ular Sanca Besar Hebohkan Warga   |   07:00 . Tips buat yang Mulai Tertarik Berkebun di Rumah demi Ketahanan Pangan   |   21:00 . New Normal untuk Pesantren, Begini Kata Wagub Emil   |   20:00 . Merekatkan Persatuan Bangsa, Polisi Kawal Kampung Siaga   |  
Sun, 07 June 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 15 August 2018 10:00

Nasib Perangkat Desa Belum Dilantik Berada di Camat

Nasib Perangkat Desa Belum Dilantik Berada di Camat

Reporter : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Polemik kepala desa yang bersekukuh tak mau melantik perangkat desa yang terpilih hingga kini bisa dikatakan belum menemukan titik terang. Bahkan kasus tersebut berakibat kepada pemberhentian 6 Kepala Desa (Kades), yaitu Kades Kedungrejo Mustakim, Sumberrejo Santoso, dan Sukorejo Didik. Ketiganya masuk di Kecamatan Malo. Kemudian Kades Wotanngare, Kecamatan Kalitidu, Ali Mukti; Kades Kuniran, Kecamatan Purwosari, Masyudi, Kades Jatimulyo, Kecamatan Tambakrejo, Teguh Widarto.

Pemberhentian keenam kades tersebut, menjadikan pelantikan perangkat desa terpilih menjadi sedikit tergangganggu. Pasalnya, calon perangkat desa yang terpilih bisa dilantik asalkan sudah ada PLT Kades baru atau Keputusan Tata Usaha Negara (Katun) yang dilayangkan kepada keenam kades bersangkutan kembali ditarik.

"Ada tiga hal yang bisa menarik atau menyabut Katun tersebut, yaitu dicabut oleh yang membuat Katun (PJ Bupati Bojonegoro), atasan dari PJ Bupati yang mana adalah Gubernur Jawa Timur dan Katun tersebut dinyatakan tidak sesuai dari kewenangan, tidak mememenuhi prosesdur ataupun salah dan terlewati," ungkap Kabid Bina Pemerintahan Desa, Iramada Zulaikah.

Sedangkan untuk menunjuk PLT Kades sepenuhnya berada di tangan camat masing-masing. Jika camat segera mengusulkan calon PLT Kades, calon perangkat desa yang belum dilantik bisa secepatnya dilantik, lantaran semua hak dan kewenengan berada di Camat.

"Baru ada dari Kecamatan Malo yang mengusulkan PLT untuk Kepala Desa, tetapi juga tidak seluruhnya karena kades yang diberhentikan di Kecamatan Malo ada 3 orang," lanjutnya kepada blokBojonegoro.com.

Perempuan yang berasal dari Kelurahan Ledokkulon, Kecamatan Kota Bojonegoro ini juga membeberkan, untuk Kades Kedungrejo yang juga terjerat kasus narkoba otomatis dicopot. Namun, pencopotan tersebut bukan karena kasus narkoba yang menjeratnya lantaran tidak melantik perangkatnya yang terpilih.

"Untuk kasus narkobanya saya kurang mengikuti, lantaran diproses di Kabupaten Nganjuk dan dengar-dengar kasusnya sudah dalam proses pelimpahan," tutup Iramada Zulaikah.[din/ito]

Tag : kades, perangkat, desa


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat