12:00 . Prediksi Kemarau Makin Panjang, 1000 Tanki Air Siap Droping   |   11:00 . Cegah Penyalahgunaan Senpi, Propam Polres Bojonegoro Cek Senpi Anggota   |   10:00 . Lestarikan Populasi, 25 Ribu Ikan Ditebar di Bengawan Solo   |   09:00 . Masa Pandemi, Manajemen dan Pekerja PEPC Beri Donasi   |   08:00 . Memetan, Serunya Berebut Tangkap Ikan di Waduk Desa   |   07:00 . Mungkinkah Penggunaan Masker Wajah Melemahkan Sistem Kekebalan Tubuh?   |   20:00 . Bersama Kader Jumantik, Babinsa Gayam Cegah Demam Berdarah Dengue   |   19:00 . Omzet Penjualan Seragam Sekolah Turun, Pedagang Mengeluh   |   18:00 . Kemarau Diprediksi Lebih Panjang, BPBD Siapkan 1000 Tanki Air Bersih   |   17:00 . Disruduk Truk Molen, Pengendara Motor Meninggal di TKP   |   16:00 . Memetan, Warga Sonorejo Tumpah Ruah di Waduk   |   14:00 . PMI Bojonegoro Berikan Bantuan Sprayer dan Cairan Disinfektan untuk 9 Ponpes   |   13:00 . Disnakan Pastikan Hewan Kurban Tidak Bisa Tularkan Virus Corona   |   12:00 . Selamat Jalan Mas BS   |   11:00 . Harga Sejumlah Komoditi Terpantau Masih Stabil   |  
Wed, 08 July 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 17 August 2018 09:00

HUT Republik Indonesia ke 73

Baru Dimulai Peserta Upacara 17 Agustus Jatuh Pingsan

Baru Dimulai Peserta Upacara 17 Agustus Jatuh Pingsan

Reporter : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Puluhan pelajar dan mahasiswa peserta upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT)  Republik Indonesia (RI) ke-73 di Kabupaten Bojonegoro pingsan akibat cuaca yang tidak bersahabat saat upacara berlangsung.

"Ada 40 orang yang mengalami pingsan namun tidak begitu fatal dan kami telah berusaha untuk memberikan penanganan dengan mengembalikan kesadaran mereka," kata Dewan Kehormatan PMI Bojonegoro, Muhammad Subki, Jumat (17/8/2018).

Ia mengatakan penanganan yang dilakukan untuk menyadarkan para pelajar yang mengalami pingsan ketika mengikuti upacara HUT RI Alun-Alun Kabupaten Bojonegoro itu dengan cara memberikan minyak angin dan berupaya memberikan oksigen.

"Para pelajar yang pingsan ini hanya sementara saja karena kondisi badan yang sudah kecapekan karena telah berdiri, dan kemudian tidak sarapan," katanya.

Kondisi tersebut ditambah dengan cuaca yang sudah cukup panas pada jam-jam dimulainya upacara dengan Inspektur Upacara PJ Bupati Bojonegoro, Drs. Supriyanto.

Tim kesehatan yang berasal dari Dinas Kesehatan, PMR, Anggota Sibat dan relawan lainya sangat sigap menangani para pelajar yang mengalami pingsan tersebut. Bahkan, saat para peserta sudah mulai kehilangan keseimbangan para relawan langsung lari menghampiri peserta yang kelelahan.

Sementara itu salah satu peserta upacara, Atvi mengaku sebelum berangkat upacara belum sarapan. Sehingga waktu upacara baru dimulai sudah merasa pusing dan sakit perut. "Tadi belum sarapan dan juga ditambah sakit perut, akhirnya saya memilih mundur dari barisan upacara," tutur Mahasiswi asal IKIP PGRI ini.[din/col]

Tag : pingsan, pmi, upacara


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat