10:00 . Jumat Pahing Penjual Bunga Boreh Pasang Lapak   |   09:00 . Fokus Keselamatan Kerja, Pertamina EP Gelar Puncak Peringatan Bulan K3   |   08:00 . DLH Beserta Perangkat Desa Gelar Jumat Bersih   |   07:00 . Anak Pendiam, Apakah Mungkin karena Faktor Keturunan?   |   12:00 . Berapa Passing Grade SKD CPNS 2019 yang Bisa Masuk Tahap SKB?   |   11:00 . Musim Durian Tiba Pedagang Dadakan Menjamur   |   10:00 . Curah Hujan Tinggi, Disperta Berharap Petani Daftar AUTP   |   09:00 . Inovatif, Pria Ini Sulap Kelengkeng Jadi Minuman Herbal Hingga Shampo   |   08:00 . Tahanan Polres Nikah, Prosesi Ijab Kabul Dikawal Polisi   |   07:00 . Mengenal Karakter Anak Berdasarkan Hari Lahirnya   |   22:00 . Terpilih Jadi Kades, Pria Ini Diarak Keliling Kampung   |   21:00 . Terpilih Jadi Kades Bangilan, M Safii Diarak dengan Lantunan Salawat   |   20:00 . Pasangan Pasutri Ini Jadi Kades di Kecamatan Kalitidu   |   19:00 . Warga Kalirejo Antusias Tunggu Hasil Rekapitulasi Pilkades   |   18:00 . Pilkades Kalitidu Berundian Motor Hingga Perkakas Elektronik   |  
Fri, 21 February 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 30 August 2018 15:00

Kemarau, Warga Gayam Antre Dapatkan Air Bersih

Kemarau, Warga Gayam Antre Dapatkan Air Bersih

Kontributor: Abdul Rokim

blokBojonegoro.com - Musim kemarau yang tengah berlangsung tahun ini mengakibatkan beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Bojonegoro kesulitan untuk mendapatkan air bersih.

Salah satunya adalah Kecamatan Gayam. Warga yang berada Dusun Kaliglonggong RT.30/RW.06 Desa Gayam ini kini tengah kesulitan mendapatkan air bersih untuk keperluan sehari-hari.

Warga harus rela antre untuk mendapatkan air bersih, salah satu sumur air yang berada di dusun tersebut tidak mampu mencukupi keperluan warga sekitar.

"Kami harus antre bahkan saat subuh warga sudah menjajar bak air bergantian dengan yang lain. Tak hanya itu, warga juga harus menunggu sumur terisi, supaya dapat diambil airnya," ungkap Wajinah, salah satu warga setempat.

Saat hari biasa, warga mengandalkan air yang dipasok langsung oleh HIPPAM (Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum) yang ada di desa tersebut, namun kemarau panjang tahun ini mengakibatkan debit air HIPPAM tidak mencukupi kebutuhan semua warga.

"Di desa kami ada HIPPAM yang biasanya selalu lancar pasokan airnya, namun kini tidak sampai sini," tambah Samat salah satu warga yang ikut antre air.

Kejadian yang tengah berlangsung sekitar satu bulan tersebut, tentu menyita waktu warga untuk keperluan lain seperti bekerja atau mencari pakan ternak, karena harus menunggu giliran mendapatkan air.

"Semoga ada pasokan air bersih melalui truk tangki seperti beberapa tahun yang lalu," harap Panandi pemuda setempat.

Sebelumnya, data dari Kantor BPBD Kabupaten Bojonegoro, sementara ini sudah ada sejumlah desa di lima kecamatan mengajukan bantuan air bersih (dropping), di antaranya Desa Bakulan (Temayang), Desa Sumberejokidul (Sukosewu), Desa Tlogohaji (Sumberrejo), Desa Tengger (Ngasem), Desa Sugihwaras dan Desa Jumok (Ngraho). [im/mu]

air-2

Tag : kemarau, air bersih


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat