07:00 . Kunci Stamina Prima untuk Calon Pengantin   |   21:00 . Antisipasi Banjir, Pemkab Bojonegoro Gelar Pelatihan Anggota Satlinmas Desa   |   20:00 . Dalam Satu Hari, Damkar Bojonegoro Tangkap 4 Ular di Lokasi Berbeda   |   19:00 . Harga Cabai Rawit Melonjak Hingga Rp85 Ribu Per Kilogram   |   18:00 . Kades Kumpulrejo: Pilkades, Waspada Provokasi   |   17:00 . Puskesmas Ngraho Kenalkan Aplikasi Si Samin   |   15:00 . Setel Velg Tidak Pakai Lama   |   14:00 . 3 Kampung KB di Bojonegoro ini Layak jadi Percontohan   |   13:00 . Pelatihan Kerajinan Gedebok, Tingkatkan Kualitas dan Ekonomi   |   12:00 . Ada 1.296 Jamah Haji Bakal ke Tanah Suci Tahun 2020   |   10:00 . Diselesaikan Secara Kekeluargaan, Mbah Dul Enggan Kembali ke Rumah   |   09:00 . Tahun ini, 550 Ribu Benih Ikan Tawes ddan Nila Disebar di Embung   |   07:00 . Prediksi Tren Kecantikan 2020 dari Kaki Sampai Kepala   |   06:00 . Lagi Tren, Ini Resep Donat Lumer Bomboloni   |   21:00 . DLH Bojonegoro Gelar Pembinaan Bank Sampah   |  
Thu, 23 January 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 02 September 2018 18:00

Kemarau, BPBD Sudah Distribusikan 26 Tangki Air Bersih

Kemarau, BPBD Sudah Distribusikan 26 Tangki Air Bersih

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Bojonegoro terus memberikan bantuan daerah kekeringan. Setidaknya BPBD ttelah menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 26 tangki.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro, Nadif Ulfia menyebutkan, realisasi penyaluran bantuan air bersih sejak akhir Juli hingga bulan September 2018 ini sudah mencapai 26 tangki.

Menurutnya, tahun ini Pemkab Bojonegoro menyediakan anggaran sebesar Rp200 juta dalam APBD 2018 untuk penanganan krisis air bersih di musim kemarau.

Diketahui wilayah yang yang telah didistribusi air bersih karena mengalami kekeringan  di antaranya, Kecamatan Temayang, Kepohbaru (di SMPN 1), Ngraho, Ngasem, Sukoswu, Sumberrejo, Ngraho, Ngambon, Kasiman. 

Selain itu, berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, sejumlah warga desa di wilayah selatan dan barat biasanya juga membutuhkan bantuan air bersih saat musim kemarau.

"Kami menyiapkan bantuan tangki air bersih, juga menyiagakan petugas dan juga sering dibantu relawan di beberapa wilayah rawan. Permintaan air bersih biasanya puncaknya pada bulan Oktober hingga November," tuturnya.[top/lis]

Tag : kekeringan, bpbd


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat