14:00 . Banyak Desa Kawasan Hutan di Bojonegoro Susah Diakses   |   12:00 . ILC, Bahasa dan Kesantunan Kita   |   11:00 . Optimalkan Pelayanan, Kecamatan Gayam Bina Aparatur Hingga Pemdes   |   10:00 . Atap Bekas Gudang Disdik Bojonegoro Ambrol   |   09:00 . 3 Siswi MA Miftahul Huda Berhasil Raih Juara Lari di Mojokerto   |   08:00 . Mencari Solusi Problematika Petani Hutan, SEC Gelar Seminar   |   07:00 . 12 Langkah demi Singirkan Lemak di Paha   |   17:00 . Kian Berkembang, Pengunjung Grogoland Waterpark Capai 2.500 Perbulan   |   16:00 . Generasi Milenial Harus Paham Pentingnya Bela Negara   |   15:00 . Disdag Bojonegoro, 2019 Anggarkan Rp15 M untuk Seluruh Program   |   14:30 . Bojonegoro yang Peduli Hari AIDS   |   14:00 . Kekosongan Kades Sukosewu, Sementara Diisi Sekdes   |   13:00 . Melalui Proses Seleksi, Terpilih Koordinator Forpis Bojonegoro   |   12:00 . Tari dari Kampus Ungu di Panggung HAS   |   11:00 . Awas...!!! Banyak Ulat Jati Bergelantungan di Jalan ini   |  
Mon, 10 December 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 08 October 2018 07:00

Berhenti Makan “Junk Food” Bisa Sebabkan Gejala Mirip Putus Obat

Berhenti Makan “Junk Food” Bisa Sebabkan Gejala Mirip Putus Obat

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Appetite mengungkapkan bahwa upaya untuk berhenti makan junk food bisa menyebabkan gejala mirip gejala putus obat.

Gejala ini meliputi perubahan mood yang tiba-tiba, rasa gelisah, sakit kepala, dan kesulitan tidur seperti yang dialami oleh orang-orang yang berusaha menghentikan kencanduan merokok atau narkoba mereka.

Laporan dari 200 partisipan juga mengungkapkan bahwa gejala ini paling terasa pada hari kedua dan hari ketiga sejak mereka berhenti makan junk food. Jangka waktu ini ditemukan paralel dengan orang-orang yang mengalami gejala putus obat pada umumnya.

Temuan ini, ujar penulis utama studi dan kandidat doktoral psikologi di Universitas Michigan Erica Schulte, merupakan bukti pertama bahwa gejala putus obat juga bisa terjadi ketika orang berusaha untuk mengurangi makanan yang diproses.

Schulte pun menambahkan bahwa gejala putus obat merupakan fitur utama dari kecanduan sehingga temuan ini bisa dibilang mendukung hipotesis bahwa makanan yang banyak diproses memang bersifat adiktif.

Melalui studi ini, Schulte berharap agar dia bisa meningkatkan kesadaran bahwa seseorang mungkin bisa mengalami sakit kepala dan menjadi mudah marah ketika mencoba mengurangi junk food. Dengan demikian, para pakar sebaiknya membantu individu-invidiu ini untuk menyusun strategi yang dapat mengurangi gejala mirip putus obat ini.

Ke depannya, dia pun ingin menguji efek gejala putus obat pada orang-orang yang mengurangi konsumsi junk food secara real time, bukan sekadar meminta partisipan untuk mengingat kembali pengalaman mereka.

Dia juga berharap untuk dapat membandingkan intensitas gejala yang dialami oleh partisipan dibanding gejala putus obat pada mereka yang kecanduan narkoba.



Sumber: http://health.kompas.com/read/2018/10/06/180500523/
berhenti-makan-junk-food-bisa-sebabkan-gejala-mirip-putus-obat

Tag : junkfood, kesehatan

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 05 December 2018 08:00

    BMG Buka Lowongan Reporter bB, Berikut Syaratnya!

    BMG Buka Lowongan Reporter bB, Berikut Syaratnya! erkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat belakangan ini dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 05 December 2018 21:00

    HMI Bojonegoro Gelar Seminar Anti Hoax

    HMI Bojonegoro Gelar Seminar Anti Hoax Di tengah serbuan informasi di era digital ini, millenials menghadapi tantangan baru dalam memerangi berita hoax. Sebagai populasi yang paling banyak di Indonesia, sudah sepatutnya generasi muda bisa memilah mana...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more