17:00 . Silaturahim IHM NU Kecamatan Kanor, Dihadiri 10.000 Anggota   |   16:00 . Dinas Perdagangan Wacanakan Pembuatan Kartu Penerima Elpiji Bersubsidi   |   15:00 . Kurangi Risiko Longsor, Kodim Dan Pemkab Tanam Rumput Vetiver   |   12:00 . Harga Bawang Putih Merangkak Naik, Cabai Berangsur Turun   |   11:00 . Sumur KWG-PWA1 Ditargetkan Produksi 150 Barrel Minyak Per Hari   |   10:00 . Pertamina EP Syukuran Tajak Sumur KWG PWA-1 di Trembes   |   09:00 . Intip Cerita Pemuda Bojonegoro Buat Sepeda Listrik   |   08:00 . Pertamina Group Jadi Mitra Terbaik PWI Tuban   |   07:00 . Anak Balita Tidak Mau Tidur Siang, Orang Tua Harus Bagaimana?   |   17:00 . TNI Bojonegoro Bekali Siswa SMKN Kasiman Kedisiplinan dan Wasbang   |   15:00 . Mengasyikan Anak-Anak TK Ini Bermain Sambil Belajar Budidaya Ikan   |   14:00 . Kemenag Ajukan Pembuatan Visa Jemaah Haji ke Surabaya   |   13:00 . Begini Tanggapan Warga Terkait Sensus Penduduk Online 2020   |   12:00 . Ada 10 Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan di Bojonegoro   |   11:00 . Dishub Targetkan Rp31 Miliar dari Parkir Berlangganan 2020   |  
Fri, 28 February 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 23 October 2018 14:00

Model Baru Buku Nikah Tunggu dari Kementrian Pusat

Model Baru Buku Nikah Tunggu dari Kementrian Pusat

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Ikatan pernikahan bisa dikatakan resmi menurut negara bila tercatat dan bisa menunjukkan buku nikah. Walaupun begitu, permasalahan stok buku nikah bisa di beberapa Kantor Urusan Agama (KUA) di Bojonegoro menipis, sehingga beberapa KUA telah mengajukan stok di Kakanwil Kemenag Provinsi Jatim.

"Saat ini, beberapa stok buku nikah di beberapa KUA menipis," ungkap Kepala Kemenag Bojonegoro, M Syamsuri.

Syamsuri mengungkapkan, meski stok buku nikah menipis, namun kepala KUA sudah melakukan pengajuan usulan penambahan stok buku nikah di Kakanwil Provinsi Jatim, agar ke depan tidak terjadi kekosongan stok buku nikah.

"Meski, stok buku nikah menipis, namun hingga akhir tahun 2018 Kemenag Bojonegoro tidak akan terjadi kosongnya buku nikah," beber Pria yang akrab disapa Syamsuri.

Saat disinggung terkait adanya model baru tentang buku nikah, Syamsuri mengatakan memang rencananya buku nikah yang ada saat ini akan berganti model, salah satunya ada tanda barcordnya. Namun perihal tersebut masih menunggu keputusan dari Kementrian Pusat

"Kalau untuk model baru buku nikah itu akan mulai pada awal tahun 2019 mendatang," imbuhnya. [saf/ito]

Tag : buku, nikah, kemenag


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat