12:00 . Asa Produsen Arang di Pinggiran Hutan   |   11:00 . Kunjungi Kelompok Ternak, Bupati Canangkan Bojonegoro Jadi Sentra Peternakan   |   09:00 . Bupati Bojonegoro Beri Penghargaan ke Kades Pelopor Kampung Tangguh Semeru   |   08:00 . Stikes Rajekwesi Produksi Sabun Antiseptik Lucu   |   07:00 . 5 Tips Sukses Wawancara Kerja setelah Kamu Kena PHK   |   23:30 . Peletakan Batu Pertama Jembatan Bojonegoro-Blora, Target 5 Bulan   |   23:00 . Siapkan Strategi Pendidikan di Era Pandemi   |   22:30 . 1 Orang Sembuh, ada 5 Tambahan Positif Covid-19   |   22:00 . Bupati Jalankan Eskavator, Tandai Pembukaan TMMD   |   21:30 . Atas Permintaan Keluarga dan Pemdes, Pencarian Warga Pilang Dihentikan   |   20:30 . DPRD: Diharap Bisa Urai Kemacetan   |   20:00 . Program Petani Mandiri, Petani Jaya, Bojonegoro Sejahtera   |   19:30 . Begini Proses Produksi Tahu Susu Sapi Murni Khas Ledok   |   19:00 . Tahu Ledok ini, Disajikan Tradisional Hingga Kekinian   |   18:00 . Kisah Nur Aini dan Bule Tua Islandia, dari Medsos Jadi Menikah   |  
Thu, 02 July 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 09 November 2018 10:00

PPG di Malang, Guru SDN Napis Meninggal

PPG di Malang, Guru SDN Napis Meninggal

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Salah satu guru tingkat Sekolah Dasar (SD) asal Kabupaten Bojonegoro, dikabarkan meninggal dunia saat mengikuti kegiatan Pendidikan Profesi Guru (PPG), yang diselenggarakan di Kabupaten Malang.

Guru tersebut bernama Mujiono, yang diduga mengalami serangan jantung saat tengah mengikuti materi PPG.

Kabid Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK), Dinas Pendidikan Bojonegoro, Aunur Rofiq, membenarkan adanya salah satu guru yang meninggal pada Kamis (8/11/2018) kemarin saat mengikuti PPG di Malang.

"Guru itu mengabdi di SDN Napis Kecamatan Tambakrejo, diduga terkena serangan jantung dan meninggal, Kamis kemarin langsung dibawa ke rumah duka," beber pria yang akrab disapa Rofiq.

Rofiq menambahkan, rencananya PPG tersebut dilaksanakan selama empat bulan. Kegiatan itu sebagai pengembangan karier masing-masing guru, sedangkan Mujiono merupakan guru angkatan 2015 lalu. Masing-masing guru yang menjadi peserta PPG dipilih secara acak.

"Namun yang pasti PPG tersebut sangat penting untuk profesi guru," terangnya kepada blokBojonegoro.com. [saf/mu]

Tag : ppg, guru, kabar duka, guru meninggal, sdn napis, sdn, diknas


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Monday, 29 June 2020 13:00

    Kunjungi Kantor bB, PEPC Ucapkan Selamat Ultah

    Kunjungi Kantor bB, PEPC Ucapkan Selamat Ultah Operator lapangan gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) mengunjungi kantor Redaksi blokBojonegoro.com di Jalan KS Tubun, Gang Srinayan No.3 Kelurahan Mojokampung, Bojonegoro, Jumat (26/6/2020) siang....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat