08:00 . Tiga Minggu UMK Ditetapkan, Disperinaker Belum Terima Penangguhan   |   07:00 . 5 Kebiasaan yang Dapat Merusak Gigi Anak   |   00:00 . Wabup Kunjungi Museum Petroleum Geo Heritage Wonocolo   |   23:00 . Intip Kemeriahan Festival Geopark 2   |   22:30 . Tari Jaranan Buka Festival Geopark 2   |   22:00 . Panorama Geopark Teksas Wonocolo - Festival Geopark 2   |   21:30 . Menikmati Sate Angkringan di Ngasem   |   21:00 . Awal Pekan, Harga Emas Dibuka Turun Rp 3.000 Per Gram   |   20:30 . Sekjen DPP PDIP Minta Kader Partai Diperkuat   |   20:00 . Pertamina Gelar Khatam Al-Quran dan Santunan ke Anak Yatim   |   19:30 . Keren..! 5 Buku Mahasiswa Kampus Ungu Terbit   |   19:00 . Tertib Pengelolaan Aset Desa, Pemdes Dilatih dengan Apilkasi SIPADES   |   18:30 . Hujan Disertai Angin Patahkan Tower Kominfo dan Tumbangkan Pohon   |   18:00 . Dijatah 500 Blangko KTP-el Tiap Bulan, Prioritaskan Pemohon Pemula dan Lansia   |   17:30 . Pelayanan Kebutuhan Masyarakat, Kualitas Pengelolaan BMD Ditingkatkan   |  
Tue, 10 December 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 09 November 2018 10:00

PPG di Malang, Guru SDN Napis Meninggal

PPG di Malang, Guru SDN Napis Meninggal

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Salah satu guru tingkat Sekolah Dasar (SD) asal Kabupaten Bojonegoro, dikabarkan meninggal dunia saat mengikuti kegiatan Pendidikan Profesi Guru (PPG), yang diselenggarakan di Kabupaten Malang.

Guru tersebut bernama Mujiono, yang diduga mengalami serangan jantung saat tengah mengikuti materi PPG.

Kabid Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK), Dinas Pendidikan Bojonegoro, Aunur Rofiq, membenarkan adanya salah satu guru yang meninggal pada Kamis (8/11/2018) kemarin saat mengikuti PPG di Malang.

"Guru itu mengabdi di SDN Napis Kecamatan Tambakrejo, diduga terkena serangan jantung dan meninggal, Kamis kemarin langsung dibawa ke rumah duka," beber pria yang akrab disapa Rofiq.

Rofiq menambahkan, rencananya PPG tersebut dilaksanakan selama empat bulan. Kegiatan itu sebagai pengembangan karier masing-masing guru, sedangkan Mujiono merupakan guru angkatan 2015 lalu. Masing-masing guru yang menjadi peserta PPG dipilih secara acak.

"Namun yang pasti PPG tersebut sangat penting untuk profesi guru," terangnya kepada blokBojonegoro.com. [saf/mu]

Tag : ppg, guru, kabar duka, guru meninggal, sdn napis, sdn, diknas


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat