07:00 . Konsumsi Makanan Manis Berlebihan Ikut Memicu Hipertensi   |   20:00 . Tembakau Virginia dan Jawa Lebih Dipilih Petani Bojonegoro   |   19:00 . Usai Laksanakan Rukun Haji, Sebagian Jemaah Laksanakan Thawaf Ifadloh   |   18:00 . Unsur Pimpinan Ditentukan DPP, DPC Demokrat Tunggu Keputusan   |   17:00 . Rumah dan Lahan Hutan Dominasi Kebakaran di Bojonegoro   |   16:00 . Akibat Bakar Sampah, Rumpun Bambu 0,2 Hektar Terbakar   |   15:00 . Ringankan Kekeringan, Banom NU Bersinergi Distribusikan Air Bersih   |   14:00 . Pertamina Memberikan Sinyal Groundbreaking Kilang   |   13:00 . 75 Kebakaran di Bojonegoro, Kerugian Mencapai Rp2,3 Milyar   |   12:00 . Nikmatnya Penyetan Gloso Warung Semox Bikin Ketagihan   |   11:00 . Cegah Radikalisme dengan Sembuhkan Penyakit Kudis, Kurap dan Kutil   |   10:00 . Calon Pimpinan, Gerindra Usulkan 3 Nama ke DPP   |   09:00 . Ciamik..! Atlet Binaraga Bojonegoro Raih Emas   |   08:00 . Adu Cantik Melalui Rias di Desa Sarangan   |   07:00 . 3 Cara Atasi Anak yang Tidak Suka Makan Sayur dan Buah   |  
Tue, 20 August 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 18 December 2018 14:00

79 Madin Tak Bisa Terima Bantuan Tahun 2018 ini

79 Madin Tak Bisa Terima Bantuan Tahun 2018 ini

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Sebanyak 79 lembaga Madrasah Diniyah (Madin), dipastikan gagal tidak bisa menerima Bantuan Penyelenggara Pendidikan Diniyah Dan Guru Swasta (BPPDGS) tahun 2018 ini, karena ada beberapa kendala.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Bojonegoro, M Ibnu Soeyuti.Menurutnya gagalnya 79 lembaga madin itu, dikarenakan ada kekeliruan dan ketidaksesuaian dengan data yang diterima, sehingga anggaran BPPDGS itu tidak bisa dicairkan.

"Selain ada kekeliruan dalam penlisan, adapula lembaga madin juga yang kekurangan persyaratan seperti tidak menyertakan Surat Keterangan Terdaftar (SKT)," ucapnya saat ditemui blokBojonegoro.com, Selasa (18/12/2018).

Pria asli Sumenep tersebut mengungkapkan BPKAD itu tugasnya hanya mencairkan dana berdasarkan data yang sesuai baik nama, alamat dan lembaga madin itu, pastinya dengan data yang telah diterimanya, namun apabila data itu ada yang tidak sesuai, pastinya pihaknya tidak bisa mencairkannya.

"Seharusnya data penerima itu BPPDGS, diteliti dulu, sebelum mencairkannya, terlebih lagi itu juga kan sudah melalui verifikasi data baik dari Kemenag maupun Dinas Pendidikan Bojonegoro," cakap Ibnu.

Dihubungi secara terpisah, Kasi Pontren, Kemenag Bojonegoro, M Abdulloh Hafidz membenarkan 79 lembaga madin yang mengalami kendala teknis sehingga puluhan madin itu terancam tidak bisa mencairkan dana BPPDGS itu.

Permasahan itu, Disdik Bojonegoro dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro tetap akan terus mengupayakan kepada 79 lembaga Madin itu, agar bisa segera menerima bantuan tersebut sebelum akhir tahun, bahkan saat ini Forum Komunikasi Diniyah Takmiriah (FKDT) kecamatan turut membantu agar BPPDGS itu bisa diterima oleh lembaga madin.

"Namun kebijakan pencairan BPPDGS itu, tetap dipihak BPKAD," ungkap Hafidz.[saf/ito]

Tag : madin, bantuan, bpkad

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 13 August 2019 08:00

    Teladani Auliya, Jemaah Tahli Ziarah dan Wisata Religi

    Teladani  Auliya, Jemaah Tahli Ziarah dan Wisata Religi Demi memperkuat spiritual keagamaan dan meneladani perjuangan para waliyullah, sekaligus menyambut Kemerdekaan RI-47, jemaah tahlil Dukuh Ngantulan, RT.19/RW.03, Desa Bulu, Kecamatan Balen, mengadakan ziarah ke makam auliya. Selain itu dalam...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat