20:00 . Meningkat, Tahun 2019 Ada 3.223 Perkara di Pengadilan Agama   |   19:00 . EMCL dan Eksekutif-Legislatif   |   18:00 . EMCL Gelar Lokakarya Bareng Eksekutif dan Legislatif   |   17:00 . Kementrian ESDM Jelaskan Mekanisme Lifting   |   16:00 . IKIP PGRI Bojonegoro Jalin Kerjasama dengan Kemenag Bojonegoro   |   15:00 . Bruak....! Truk Tabrak Pohon   |   14:00 . Warga Resah Marak Tambang Pasir Liar di Bantaran Bengawan Solo   |   13:00 . Jalan Ditutup Pohon Roboh Karena Ditabrak Truk   |   12:00 . Diduga Ngantuk, Truk Hantam Pohon Sampai Roboh   |   10:00 . Ajak Siswa Membaca di Era Teknologi Informasi   |   09:00 . Gotong Royong Perkuat Persatuan Bangsa   |   08:00 . Tawarkan Kredit Rahn Tasjiliy, Pegadaian Bojonegoro Diserbu Petani   |   07:00 . Jenis Nasi yang Baik Dikonsumsi Penderita Diabetes   |   06:00 . Inilah Syarat Gadai Tanah di Pegadaian   |   23:00 . DPRD Bojonegoro Gelar FGD Bahas Tiga Raperda   |  
Fri, 06 December 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 29 December 2018 17:30

Buntut Hibah Terancam Tak Cair

Kadisdik Bojonegoro Berdalih Banyak Kesalahan

Kadisdik Bojonegoro Berdalih Banyak Kesalahan *Foto doc. Humas Pemkab.

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bojonegoro, Hanafi, berdalih banyak kesalahan administrasi, sehingga dana hibah dan Bansos untuk puluhan lembaga pendidikan swasta se-Kabupaten Bojonegoro tidak bisa tersalurkan.

"Terkait tidak tersalurkannya Dana Hibah dan Bansos ke beberapa lembaga pendidikan swasta, itu karena kesalahan administrasi," kata Hanafi kepada blokBojonegoro.com di Gedung Angling Dharma, Sabtu (29/12/2018).

Baca: Geger Dana Hibah dan Bansos, Ini Kata Bupati

Pria berkulit sawo matang itu mengatakan, bahwa penerima Program Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta (BPPDGS) dari 967 lembaga, ada sekitar 16 lembaga yang tidak bisa dicairkan.

Sedangkan, kata Hanafi, untuk bantuan hibah dan Bantuan Sosial bagi lembaga pendidikan tingkat SMA/MA/SMK, SMP/MTs sebanyak 29 lembaga. Rinciannya, terdiri dari tingkat SMA/MA/SMK ada 16 lembaga. Di tingkat SMP/MTs ada 13 lembaga.

Hanafi mengaku, hal itu disebabkan beberapa hal. Di antaranya, kesalahan penulisan nama lembaga, kesalahan alamat  lembaga, dan sudah pernah mendapatkan hibah tahun sebelumnya. "Selain itu sasaran penerima hibah tidak tercantum dalam SK Bupati," pungkas Hanafi. [yud/mu]

Tag : dana hibah, bantuan, bansos


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 01 December 2019 17:00

    Pegawai Kemenag yang Hobi Pertanian (2)

    Demi Kesehatan Orang Tuanya, M. Nafi' Tanam Padi Organik

    Demi Kesehatan Orang Tuanya, M. Nafi' Tanam Padi Organik - Di dalam kehidupanya manusia tidak bisa terlepas dari sektor pertanian, baik secara langsung atau tidak. Produksi pertanian dengan arti luas merupakan kebutuhan primer yang mereka konsumsi sehari-hari....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat