17:00 . Hujan Intensitas Tinggi, Trend Debit Air Bengawan Solo Terus Naik   |   15:00 . Digemari Milenilal, Gamers PUBG Ikuti Bojonegoro Masters   |   14:00 . Masyarakat Samin Panen Raya Jagung Bersama Gubernur Jatim   |   13:00 . Gubernur Jatim Kunjungi Komunitas Samin di Margomulyo   |   12:00 . Peringati HPSN SWK Siaga Kodim Bojonegoro dan Babinsa Gelar Tanam Pohon   |   11:00 . DPKPCK Bakal Bangun Taman di Area Jembatan Trucuk   |   10:00 . Kompetisi Dimulai 6 Juni, Kuota Pemain Senior Ditambah Menjadi 5 Orang   |   09:00 . DPR RI dan Dinas Kelautan dan Perikanan Jatim Ajak Gemar Makan Ikan   |   08:00 . Kerupuk Enderese, Kuliner Khas Bojonegoro Selatan   |   07:00 . Serangan Jantung Tiba-Tiba Kerap Tidak Diketahui Penderita   |   20:00 . Beberapa Ruas Jalan Protokol Tergenang Hingga 60 CM   |   19:00 . Jalan di Kota Bojonegoro Terendam Banjir   |   17:00 . LPKP Beri Pelatihan Menghias Hantaran Ibu-Ibu Kadipaten   |   16:00 . Belajar Pertanian, Siswa SMPN 1 Balen Kunjungi Griyorojokoyo   |   15:00 . SMPN 6 Bojonegoro Siap Menyambut Adiwiyata Provinsi Jawa Timur   |  
Sun, 23 February 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 29 December 2018 17:30

Buntut Hibah Terancam Tak Cair

Kadisdik Bojonegoro Berdalih Banyak Kesalahan

Kadisdik Bojonegoro Berdalih Banyak Kesalahan *Foto doc. Humas Pemkab.

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bojonegoro, Hanafi, berdalih banyak kesalahan administrasi, sehingga dana hibah dan Bansos untuk puluhan lembaga pendidikan swasta se-Kabupaten Bojonegoro tidak bisa tersalurkan.

"Terkait tidak tersalurkannya Dana Hibah dan Bansos ke beberapa lembaga pendidikan swasta, itu karena kesalahan administrasi," kata Hanafi kepada blokBojonegoro.com di Gedung Angling Dharma, Sabtu (29/12/2018).

Baca: Geger Dana Hibah dan Bansos, Ini Kata Bupati

Pria berkulit sawo matang itu mengatakan, bahwa penerima Program Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta (BPPDGS) dari 967 lembaga, ada sekitar 16 lembaga yang tidak bisa dicairkan.

Sedangkan, kata Hanafi, untuk bantuan hibah dan Bantuan Sosial bagi lembaga pendidikan tingkat SMA/MA/SMK, SMP/MTs sebanyak 29 lembaga. Rinciannya, terdiri dari tingkat SMA/MA/SMK ada 16 lembaga. Di tingkat SMP/MTs ada 13 lembaga.

Hanafi mengaku, hal itu disebabkan beberapa hal. Di antaranya, kesalahan penulisan nama lembaga, kesalahan alamat  lembaga, dan sudah pernah mendapatkan hibah tahun sebelumnya. "Selain itu sasaran penerima hibah tidak tercantum dalam SK Bupati," pungkas Hanafi. [yud/mu]

Tag : dana hibah, bantuan, bansos


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat