15:00 . Jelang Tutup Bulan, Harga Emas Melesat Naik   |   14:00 . Hari Jadi Provinsi Jatim, Pelaku UMKM Di Bojonegoro Raih Penghargaan Economy Hybrid   |   13:00 . Capaian Vaksinasi Belum Sampai 50%, Bojonegoro Masih pada PPKM Level 3   |   12:00 . Malam ini Grand Final Pemilihan Duta Wisata Raka Raki Jawa Timur   |   09:00 . Tunggu Burung Emprit, Warga Dander Disambar Petir   |   21:00 . Otodidak, Pemuda Warga Deru Ini Buka Usaha Gitar Custom   |   20:00 . Kadin Goes To Campus STIE Permata dan STIE Cendekia   |   19:00 . Bupati Bojonegoro Berharap BPD Turut Aktif dalam Abpednas   |   15:00 . Tingkatkan Mitigasi Bencana, Bupati Bojonegoro Pimpin Gelar Apel Siaga Pasukan   |   14:00 . Cuaca Panas Ekstrem Diprediksi Akan Menurun Bulan November Mendatang   |   13:00 . Harga Cabai Rawit Alami Penurunan 35%   |   08:00 . Tak Lelah Edukasi Pentingnya Vaksinasi Covid-19   |   07:00 . Tanaman Obat, Ini 7 Manfaat Daun Ketumbar   |   19:00 . Lasiran, PLT Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro Wafat   |   18:00 . DPD Partai Golkar Bojonegoro Gelar Vaksinasi Massal Dosis Kedua   |  
Tue, 26 October 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

2019, Bupati Fokus Pembangunan Daerah Tertinggal

blokbojonegoro.com | Wednesday, 26 December 2018 17:00

2019, Bupati Fokus Pembangunan Daerah Tertinggal

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro akan memfokuskan pembangunan di Zona III atau daerah terluar kabupaten setempat pada 2019. Hal itu sebagai upaya percepatan pembangunan. Sebab, zona tersebut penyumbang angka kemiskinan cukup tinggi.

Indek Pembangunan Manusia (IPM) cukup rendah, akses informasi kurang, dan wilayahnya di sekitar hutan. Salah satunya di Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro.

Hal itu disampaikan Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah, saat Pembinaan Aparatur Pemerintah Kecamatan dan Pemerintahan Desa se Kecamatan Tambakrejo di Pendopo kecamatan setempat, Rabu (26/12/2018).

Menurutnya, dalam membangun infrastruktur seperti jalan, jembatan jangan tanggung-tanggung. Jika membangun jalan, kata dia, jangan setengah-setengah. Nanti 200 meter baik, 100 meter nya jelek, jadi harus baik keseluruhan.

"Karena Pemerintah Kabupaten Bojongoro, target 2021 seluruh infrastruktur jalan, serta jembatan selesai," ucapnya.

Ia menambahkan, supaya semua berjalan sesuai yang perencanaan. Seluruh komponen dan stakeholder pembangunan harus bersinergi dan bekerja keras. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan  sampai dengan tindak lanjut kegiatan.

"Oleh karena itu, RPJM Nasional, RPJMD Provinsi, RPJMD Kabupaten/Kota, dan RPJMDEs harus inline serta terintegrasi menjadi satu kesatuan," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati menyinggung terkait pengelolaan Dana Desa, agar seluruh aparatur pemerintah desa memahami undang-undang, aturan-aturannya agar dalam pelaksanaan sesuai dengan aturan yang ada.

"Sehingga, dapat bekerja dengan aman serta nyaman," imbuhnya. [yud/lis]

 

 

Tag : daerah, kebijakan



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat