08:00 . Yanuar Amni Optimis Tangani Persibo   |   07:00 . Waspada, Nobar EURO Harus Taati Prokes   |   20:00 . Himatika Unu Sunan Giri Luncurkan Komet Sebagai Optimaliasi Prestasi   |   19:00 . Polres Analisa dan Evaluasi Penangan Covid-19 di Bojonegoro   |   18:00 . Wagub Emil Dardak Sebut AMSI Bisa Jadi Sumber Big Data Terbesar   |   17:00 . Silaturahmi, PEPC Olahraga Bersama Tetap Patuhi Prokes   |   15:00 . Bantu UMKM, Kadin Bojonegoro Gandeng Bank   |   14:00 . Kemenko Perekonomian Kunjungi Proyek JTB di Bandungrejo   |   13:00 . Gus Ipul Ikuti Rakerwil AMSI Jatim Lewat Virtual   |   12:00 . Begini Cara Daftar SUKIRNO   |   11:00 . Dishub Launching Sistem Uji KIR Online   |   10:00 . Akhir Pekan, Harga Emas Antam Anjlok   |   09:00 . Unik...!!! 'Kak Rental' Sedia Jasa Atasi Gabut dan Galau   |   08:00 . 15 Calon Jemaah Haji Limpahkan Porsi Keberangkatan Kepada Ahli Waris   |   07:00 . Pada Wanita Dewasa, Konsumsi Makanan Sehat Dapat Meningkatkan Kesehatan Mental   |  
Sun, 13 June 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

PTT Tenaga Kesehatan Datangi DPRD

Dewan Tak Bisa Jamin PTT Kesehatan Jadi CPNS

blokbojonegoro.com | Thursday, 20 December 2018 15:30

Dewan Tak Bisa Jamin PTT Kesehatan Jadi CPNS

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Sigit Kusharianto yang didampingi Kadinkes, BKPP serta Komisi C DPRD Bojonegoro, saat menemui Forum Pegawai Tidak Tetap (FPTT) tenaga kesehatan Bojonegoro untuk audiensi tidak bisa berbuat banyak.

Di dalam ruang paripurna DPRD Bojonegoro, Sigit Kusharianto tidak bisa menjamin para Pegawai Tidak Tetap (PTT) Kesehatan Bojonegoro yang terbatas usia untuk bisa ikut seleksi CPNS, apalagi diangkat menjadi CPNS.

Baca: Tuntut Jadi CPNS, PTT Tenaga Kesehatan Mengadu ke Dewan

"Itu semua adalah kewenangan dari pusat, kita tidak bisa menjamin," kata ketua DPRD Bojonegoro di harapan 200-an FPTT, Kamis (20/12/2018).

Meski demikian, pihaknya akan memperjuangkan nasib para PTT Kesehatan tersebut. "Tetap akan kami perjuangkan," katanya.

Sigit, panggilan akrab ketua dewan menilai, ada diskresi peraturan antara Kemen PAN RB dengan Peraturan dari Kementerian Kesehatan. Aturan dari Menpan RB usia maksimal CPNS sekitar 35 tahun. Sedangkan aturan Kemenkes usia maksimal hingga 40 tahun.

"Kami harap teman-teman PTT Kesehatan supaya tidak berkecil hati dan tetap bekerja ikhlas," ucap Sigit menenangkan para tenaga kesehatan.

Ia menambahkan, langkah kongkrit dalam memperjuangkan aspirasi PTT Kesehatan tersebut adalah, pihaknya akan ke Kemen PANRB dan Kementerian Kesehatan. Dengan harapan, ada kebijakan politik yang diambil untuk nasib PTT Kesehatan ini.

"Sehingga ada harapan untuk para PTT," imbuhnya. [yudmu]

Tag : dewan, dprd, tenaga kesehatan, demo, audiensi

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Monday, 31 May 2021 12:00

    Rekrutmen CPNS dan PPPK Bojonegoro 2021

    Pendaftaran CPNS dan PPPK Ditunda

    Pendaftaran CPNS dan PPPK Ditunda Sesuai dengan Surat Kepala BKN bernomor 4761/B-KP.03/SD/K/2021 tanggal 28 Mei terkait beberapa peraturan penundaan pendaftaran CPNS maupun PPPK yang belum di tetapkan oleh pemerintah serta masih ada beberapa usulan revisi...

    read more