Jelang TMMD ke-129, 150 Personel Tiga Matra Siap Bangun Desa Kesongo
Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, saat memimpin apel penyambutan dan memberikan arahan kepada personel BKO di Lapangan Desa Mlideg, Kecamatan Kedungadem (Foto: Istimewa)

Reporter: M. Anang Febri

blokBojonegoro.com - Sebanyak 150 personel Bawah Kendali Operasi (BKO) dari TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara disiagakan untuk mendukung pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.

Ratusan personel tersebut akan memperkuat Satuan Tugas (Satgas) TMMD Kodim 0813 Bojonegoro selama pelaksanaan program yang berlangsung pada 15 Juli hingga 13 Agustus 2026.

Personel BKO terdiri atas dua Satuan Setingkat Kompi (SST) Yonif TP 885/Belibis Putih, satu Satuan Setingkat Regu (SSR) Kodim 0813 Bojonegoro, satu SSR Yonzipur 5/Arati Bhaya Wighina, satu SSR Pasmar 2, dan satu SSR Yonko 471 Pasgat. Satgas juga didukung Tim Konsultasi Teknis/Zeni, Tim Penerangan, Tim Kesehatan jajaran Korem 082/CPYJ, serta personel dari Polres Bojonegoro dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Selama menjalankan tugas, para personel akan tinggal di rumah-rumah warga Desa Kesongo. Masyarakat yang menjadi tempat tinggal anggota Satgas sekaligus berperan sebagai orang tua asuh bagi para prajurit.

Hal tersebut disampaikan Komandan Kodim (Dandim) 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, saat memimpin apel penyambutan dan memberikan arahan kepada personel BKO di Lapangan Desa Mlideg, Kecamatan Kedungadem, Selasa (14/7/2026).

Dalam arahannya, Dandim menjelaskan bahwa TMMD ke-129 yang mengusung tema "TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa" akan menyasar pembangunan fisik maupun nonfisik.

Sasaran fisik meliputi pembangunan jalan cor beton, rehabilitasi ruang kelas SDN Kesongo I, normalisasi sungai, pembangunan drainase, pembuatan sumur bor, serta peningkatan kualitas Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH).

"Kegiatan non fisik, sasaranya seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, kamtibmas, narkoba, hanpangan, kesehatan, peternakan/perikanan, pelayanan KB, penyuluhan stunting dan lain-lain," tutur Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto.

Ia juga mengingatkan seluruh personel Satgas agar menjaga nama baik institusi selama bertugas di tengah masyarakat serta membangun komunikasi yang baik dengan warga.

"Kita semua harus kompak dan solid, bekerja bersama di antara AL-AU-AD, serta selalu koordinasi setiap menjalankan tugas," tegasnya.

Program TMMD merupakan wujud sinergi antara Kodim 0813 Bojonegoro dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam mempercepat pembangunan desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemerataan pembangunan yang berkelanjutan. [feb/mad]