13:00 . 31 Jembatan Jadi Tantangan Moving Alat Jumbo JTB   |   11:00 . Satu Alat Sampai Lokasi JTB, Masih ada 5 Lagi, Ini Jadwalnya   |   10:00 . Alat JTB Kedua Sampai di Jembatan Timbang Baureno   |   09:00 . Sempat Bikin Heboh, Alat Berat JTB Sampai Lokasi   |   08:00 . Desa Bondol Punya Sentra Produk Kayu Jati   |   07:00 . Tips buat Orang Tua yang Merasa Sudah Over Protektif pada Anak   |   22:00 . Cuaca Tidak Menentu Petani Ngambon Pasrah   |   21:00 . Hujan Angin, Kota Bojonegoro Berduka   |   20:00 . Para Pemuda Harus Jadi Pelopor Persatuan Bangsa   |   19:00 . 5 Gapoktan di Ngambon Terima 9 Ton Benih Jagung Hibrida   |   18:00 . Hujan Gerimis, Rumah Warga ini Disambar Petir   |   17:30 . 4 Rumah Rusak dan 18 Pohon Tumbang Saat Hujan Angin   |   17:00 . Atap Rumah di Ledok Kulon Terbang Diterjang Angin Puting Beliung   |   16:00 . Pertamina Meraih Predikat Gold di Ajang BUMN CSR Award Bali 2019   |   15:00 . Hujan Angin, Puluhan Pohon Tumbang   |  
Sun, 08 December 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 29 December 2018 12:00

Buntut Hibah Terancam Tak Cair

Terancam Gagal Cair, Pengurus Lembaga Pertanyakan Dana Hibah

Terancam Gagal Cair, Pengurus Lembaga Pertanyakan Dana Hibah

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Ratusan Pengurus Lembaga Pendidikan Madin, SMP/Mts, SD/MI, TK/PAUD, SMA/SMK/MA Swasta se-Kabupaten Bojonegoro, mempertanyakan kejelasan pencairan Dana Hibah APBD 2018 Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (29/12/2018).

Ratusan Pengurus Lembaga Pendidikan tersebut yang hadir rinciannya, perwakilan Madarasah Diniyah (Madin) 20 Orang, perwakilan SMP/Mts/SMA/SMK/MA Swasta yang  sebanyak 21 Orang. Sedangkan perwakilan SD/TK/PAUD/MI sebanyak 109 Orang.

Para perwakilan tersebut mempertanyakan kejelasan Pencairan Dana Hibah 2018 yang terancam gagal cair tersebut, saat acara Penjelasan Dana Hibah 2018 di Gedung Angling Dharma Lantai 2 Pemkab Bojonegoro. Ratusan perwakilan  kompak mempertanyan pencairan dana hibah.

Bisri, perwakilan dari Lembaga Pendidikan Asy-Syukuriyah, Desa Payaman Kecamatan Ngraho mengatakan, pihak Pemkab Bojonegoro menjanjikan pencairan dana hibah tersebut bisa cair Desember ini.

"Namun, faktanya tak kunjung dicairkan," katanya kepada blokBojonegoro.com saat ditemui.

Ia mengakui kalau pihaknya telah melakukan kesalahan administrasi. Namun, kata dia, kesalahan administrasi tersebut sudah dibenahi. Artinya, pihak Pemerintah Kabupaten berhak mencairkan. Padahal, pihaknya sudah siap menerima bantuan dana tersebut.

"Mudah-mudahan segera cair, dan proses pembangunan lembaga kami bisa berjalan dengan baik," imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah mengatakan, tidak bisa mencairkan dana hibah tersebut. Pasalnya, banyak data pemohon yang salah. Artinya, harus ada perbaikan data. Sebab salah huruf, tetap salah.

"Saya meminta kepada rekan-rekan yang hadir, untuk bersabar tahun ini, karena dana hibah belum bisa dicairkan," katanya menjelaskan.

Meski demikian, pihaknya tetap akan mengupayakan pencairan dana hibah tersebut pada tahun 2019 mendatang. Pihaknya akan megusulkan di APBD Perubahan 2019. "Tetap kami upayakan, jangan berkecil hati," pungkasnya. [yud/mu]

Tag : dana hibah, pemkab


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat