14:00 . Oktober 2019, Refita Diberangkatkan di Kejurnas   |   13:00 . 524 Siswa SMKN2 Resmi Diwisuda, ini Harapan Para Guru   |   12:00 . Kurang Pagu, PPDB Jalur Offline Dibuka Sehari   |   11:00 . Suami Ketua Ansor, Istri Ketua Fatayat Bersaing di Samberan   |   10:00 . Dari 38, Bojonegoro Peringkat 8 Perolehan Medali   |   09:00 . Bisa Daftar dari Rumah, SMAN 4 Bojonegoro Tetap Buka Layanan   |   08:00 . Sempat Melambung Tinggi, Kini Harga Kencur Anjlok   |   07:00 . Manfaat Menatap Mata Bayi   |   22:00 . Wabup Berharap Santri Bojonegoro Terus Berprestasi   |   21:00 . Aksi Trail Bojonegoro   |   20:00 . Halal Bi Halal ala Rider Trail   |   19:00 . Rider Trail Halal Bi Halal Masuk Hutan   |   18:00 . Pasca Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok Berangsur Turun   |   17:00 . Tahun Ajaran Baru, Pedagang Perlengkapan Sekolah Kebanjiran Pembeli   |   16:00 . Reog Bopo Roso Meriahkan CFD Bojonegoro   |  
Mon, 17 June 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 31 December 2018 09:00

Lahan untuk Pakan Kerbau Berkurang, Pengembala Resah

Lahan untuk Pakan Kerbau Berkurang, Pengembala Resah

Kontributor: Sutopo

blokBojonegoro.com - Yateman (66) warga Desa/Kecamatan Bubulan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, terpaksa mengurangi jumlah kerbau peliharaannya, lantaran saat ini lahan hutan banyak yang ditanami jagung. Sehingga ruang untuk mencari pakan kerbau semakin sempit. Sebab, biasanya kerbau miliknya terbiasa mencari makan di hutan setiap hari.

Saat blokBojonegoro.com melihat kerbau Yateman, Sabtu (29/12/2018), tengah berada di kandang. Anehnya kandang kerbau tersebut di lahan terbuka tanpa atap dan dinding, hanya menggunakan pagar pembatas saja.

"Setiap hari saya gembala di hutan jadi kalau di kandang hanya waktu sore hingga malam saja. Paginya sudah saya gembala lagi," kata Yatemen.

Menurut dia, lahan di hutan saat ini memang semakin sempit. Dirinya pun mengaku agak kerepotan ketika menggembala kerbau. Lantaran banyak lahan hutan ditanami oleh warga. Tak pelak kerbaunya pun memakam tanaman milik warga.

"Ya kandang ya makan tanaman milik warga. Ya saya harus ganti rugi," ujar laki-laki lajang ini. Sebelumnya, Yateman memiliki 15 kerbau, kini tinggal 10 ekor. [top/mu]

Tag : kerbau, pengembala

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 02 June 2019 08:00

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek Mengambil tema "Pelajar Millineal Menjaga Tradisi Budaya Lokal" Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Temayang gelar grand final Festival Oklek Ke-7,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Friday, 24 May 2019 13:00

    Apprentice Program PEPC 2019

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak Beberapa jam lagi menjelang penutupan pendaftaran, jumlah pelamar beasiswa pendidikan diploma guna menjaring Calon Operator Proyek Jambaran-Tiung Biru yang dikelola oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC). Hingga Jumat (25/4/2019) pagi...

    read more