14:00 . Triwulan Empat, 851 Klaim Asuransi Diterima Jasa Raharja   |   12:00 . Peran Guru Tangkal Radikalisme   |   11:00 . Pelatih Persibo Berharap Suporter Tetap Berangkat Ke Gresik   |   08:00 . Panggil Diknas, DPRD Akan Kawal Sampai Pusat   |   07:00 . Tips Berpakaian di Cuaca Panas Untuk Hijaber   |   21:00 . Cak Nun Jawab Gamblang Semua Pertanyaan   |   20:00 . Ratusan Sapi Produktif Dipamerkan, Yuk Lihat   |   19:00 . Sinau Bareng Cak Nun   |   18:00 . Ingin Turut Kembangkan Ekonomi Syariah   |   17:00 . Datangi DPRD, PPPK Diknas Bojonegoro Minta Kejelasan   |   16:00 . Bupati Ajak Tingkatkan Protein Hewani dengan Minum Susu   |   15:00 . Menjadi Guru PAI, Bagi Irma Lutfiana adalah Tanggungan Moral Anak   |   14:00 . Inilah Juara Lomba Sapi Betina Produktif dan Gelar Panen Pedet 2019   |   13:00 . Bupati Targetkan Bojonegoro Bisa Duduki Nomor Dua Populasi Sapi Se-Jatim   |   12:00 . Bupati Melihat Sapi yang Mendapat Juara   |  
Thu, 17 October 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 04 January 2019 11:00

Duh...! Sejak 2013 Perangkat Desa Suami Istri Gunakan Uang PBB-P2

Duh...! Sejak 2013 Perangkat Desa Suami Istri Gunakan Uang PBB-P2

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Dari tiga Perangkat Desa di Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro yang menggunakan uang Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun 2018, ternyata ada yang statusnya pasangan suami istri sah.

Kasubid Penagihan dan Keberatan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bojonegoro, Eko Puji Wahyono mengatakan, mereka adalah IN Kaur Keuangan Desa Talok dan MA Kaur Kesra Desa Talok.

"Status mereka adalah pasangan suami istri sah," kata Eko Puji Wahyono kepada blokBojonegoro.com, Jum'at (4/1/2019).

Saat ini jumlah total tunggakan IN di tahun 2018 sebanyak Rp29 juta lebih (Rp29.085.855). Sedangkan suaminya, MA, jumlah total tunggakan di tahun 2018 sebanyak Rp14 juta lebih (Rp 14.596.004).
Apabila ditotal maka tunggakan pasangan perangkat desa ini adalah Rp43 juta lebih (Rp43.581.859).

Ia menambahkan, IN menggunakan uang PBB-P2 itu sejak tahun 2013 sebesar Rp10 juta. Kemudian pada tahun 2014, IN menggunakan Rp28 juta lebih (Rp28.384.421).

Lagi-lagi pada tahun 2016, IN menggunakan uang PBB-P2 dengan jumlah Rp2 juta. Dalam perjalanannya, IN sudah membayar uang pajak tersebut. Namun masih kurang, hingga tahun 2018 IN masih menunggak.

Suaminya, MA, hampir sama dengan sang istri IN. MA menggunakan uang pajak sejak tahun 2013 sebanyak Rp9 juta. Kamudian pada tahun 2016 kembali menggunakan uang pajak sebanyak Rp12 juta. Dalam perjalanannya MA sudah membayar.

"Namun masih kurang sampai nunggak di tahun 2018," imbuh pria berkumis itu. [yud/mu]

Tag : pajak, PBB-P2, perangkat desa

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 16 October 2019 09:00

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT Untuk melancarkan mobilitas petani khususnya saat membawa benih, pupuk, dan hasil pertanian, Dinas Pertanian Bojonegoro membantu jalan usaha tani (JUT) kepada kelompok tani Tani Makmur I, Dukuh Mulung, Desa Ngrandu,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat