22:00 . Rider Cilik Ikut Roadrace   |   21:00 . Dibuka untuk Umum, Sinau Nge-MC Bareng Disosialisasikan di CFD   |   20:00 . Pedagang dan Peternak Asal Sengon ini Jual Kambing Hingga ke Ibu Kota   |   19:00 . Festival Geopark 2 Teksas Wonocolo 2019, Galakkan Promosi Wisata Bojonegoro   |   18:00 . Meriah Event Road Race Bojonegoro 2019   |   17:00 . Bengawan Solo Menghijau Penuh Eceng Gondok   |   16:00 . Agrowisata Belimbing Olah Belimbing Menjadi Kuliner Unik   |   15:00 . Petani Ngulanan Dander Panen Raya, Harga Gabah Tinggi   |   14:00 . Sejumlah Fasilitas Baru Dibangun Perlancar Lalu Lintas di Bojonegoro   |   13:00 . 31 Jembatan Jadi Tantangan Moving Alat Jumbo JTB   |   12:00 . Dishub Pasang Paku Marka di Jalan Protokol Bojonegoro   |   11:00 . Satu Alat Sampai Lokasi JTB, Masih ada 5 Lagi, Ini Jadwalnya   |   10:00 . Alat JTB Kedua Sampai di Jembatan Timbang Baureno   |   09:00 . Sempat Bikin Heboh, Alat Berat JTB Sampai Lokasi   |   08:00 . Desa Bondol Punya Sentra Produk Kayu Jati   |  
Mon, 09 December 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 16 January 2019 09:00

Dugaan Korupsi Kades Sukosewu

Inilah Tiga Item Anggaran Diselewengkan

Inilah Tiga Item Anggaran Diselewengkan

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Kasus dugaan korupsi menyeret Kepala Desa (Kades) Sukosewu, WPN. Ada tiga item anggaran yang diselewengkan berasal dari Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD).

"Ada tiga item yang tidak bisa dipertanggungjawabkan," kata Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Bojonegoro, Achmad Fauzan, kepada blokBojonegoro.com, Rabu (16/1/2019).

Tiga item itu, kata dia, adalah senilai Rp121 juta dari selisih upah kerja yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Sebanyak Rp409,8 juta selisih perhitungan pekerjaan fisik di Desa Sukosewu.

"Serta honor tim Pelaksana Kegiatan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan senilai Rp19,8 juta," ujarnya menjelaskan.

Tersangka sebagai Kepala Desa, merupakan pemegang kekuasaan pengelola keuangan serta sebagai pihak bertanggung jawab atas pengeluaran APBDesa.

Akibat perbuatannya, kerugian negara sekitar Rp550 juta. Hasil pemeriksaan, lanjut dia, tersangka mengakui telah melakukan penyelewengan APBDesa 2016-2017.

Diketahui, tersangka kasus dugaan korupsi dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) tahun 2016-2017 ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Bojonegoro.

Ia menambahkan, tersangka ditahan sejak Senin (14/1/2019) lalu. Saat ini tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) masih menyusun dakwaan. Setelah selesai, baru kemudian disidangkan.

"Semoga cepat selesai dan segera disidangkan," pungkas pria yang baru menjabat Kasi Pidsus beberapa hari ini. [yud/mu]

Tag : kades sukosewu, add, dd, penyelewengan, korupsi, kades korupsi


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat