10:00 . Besok Wagub Jatim, Emil Dardak Berkunjung di Bojonegoro   |   09:00 . Di Desa Karangdayu, Ada Sentra Pengasapan Ikan   |   08:00 . Petani Kalitidu Menyemai Refugia   |   07:00 . Ketahui Tanda Si Dia Memang Jodoh Ariska Puspita Anggraini   |   19:00 . Tahap I, Berkas Perkara Masih Dipelajari JPU   |   18:00 . Pemkab Siapkan Big Planning Peningkatan Penerimaan PAD   |   17:00 . Jamin Akses Pemasaran Produk UMKM di Bojonegoro   |   16:00 . Serapan Jagung Bulog Juga untuk Peternak   |   15:00 . Cempro Jawa Timur Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin   |   14:00 . Kemenag: Biaya ONH Tahun Ini Tak Naik   |   13:00 . Refugia, Si Cantik Pengendali OPT   |   12:00 . 22 Grup Ikuti SMA Muda Drumband Carnival   |   11:00 . Singgung Generasi Melenial, Siapkan Generasi Produktif   |   10:00 . Dinkes Sosialisasikan Pemberantasan Sarang Nyamuk 2 Minggu Sekali   |   09:00 . Sempat Grogi, Septian Telpon Orang Tua Sebelum Tanding   |  
Mon, 18 February 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 16 January 2019 09:00

Dugaan Korupsi Kades Sukosewu

Inilah Tiga Item Anggaran Diselewengkan

Inilah Tiga Item Anggaran Diselewengkan

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Kasus dugaan korupsi menyeret Kepala Desa (Kades) Sukosewu, WPN. Ada tiga item anggaran yang diselewengkan berasal dari Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD).

"Ada tiga item yang tidak bisa dipertanggungjawabkan," kata Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Bojonegoro, Achmad Fauzan, kepada blokBojonegoro.com, Rabu (16/1/2019).

Tiga item itu, kata dia, adalah senilai Rp121 juta dari selisih upah kerja yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Sebanyak Rp409,8 juta selisih perhitungan pekerjaan fisik di Desa Sukosewu.

"Serta honor tim Pelaksana Kegiatan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan senilai Rp19,8 juta," ujarnya menjelaskan.

Tersangka sebagai Kepala Desa, merupakan pemegang kekuasaan pengelola keuangan serta sebagai pihak bertanggung jawab atas pengeluaran APBDesa.

Akibat perbuatannya, kerugian negara sekitar Rp550 juta. Hasil pemeriksaan, lanjut dia, tersangka mengakui telah melakukan penyelewengan APBDesa 2016-2017.

Diketahui, tersangka kasus dugaan korupsi dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) tahun 2016-2017 ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Bojonegoro.

Ia menambahkan, tersangka ditahan sejak Senin (14/1/2019) lalu. Saat ini tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) masih menyusun dakwaan. Setelah selesai, baru kemudian disidangkan.

"Semoga cepat selesai dan segera disidangkan," pungkas pria yang baru menjabat Kasi Pidsus beberapa hari ini. [yud/mu]

Tag : kades sukosewu, add, dd, penyelewengan, korupsi, kades korupsi

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 18 February 2019 08:00

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia Mengendalikan OPT padi dengan cara menanam Refugia juga dilakukan petani di Desa Pumpungan Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more