16:00 . 896 Pegawai dari 19 OPD di Bojonegoro Ikuti Rapid Test   |   15:00 . Agustus 2020, Pemkab Hanya Keluarkan SE Pemasangan Umbul-umbul dan Bendera   |   14:00 . Tak Lakukan Daftar Ulang, Peserta Tes SKB Dipastikan Gugur   |   13:00 . Warga Margomulyo Ditemukan Meninggal di Bengawan   |   12:00 . ESJC Bakorwil Sediakan Fasilitas Internet Gratis Pembelajaran Online   |   11:00 . Hobi Crafter, Kini Sukses Tekuni Usaha Backdrop   |   07:00 . Nasihat Ahli untuk Para Jomblo Menghadapi Kesepian di Masa Pandemi   |   21:00 . Ada 2 Orang Sembuh, 3 Pasien Dinyatakan Positif   |   20:00 . Usaha Kerupuk Girut, Pelanggan Hingga Luar Daerah   |   19:00 . RUPS Pemkab dan PT SER Sepakati Direktur Baru PT ADS   |   18:00 . PMI Serahkan Bantuan untuk 15 Ponpes dan 9 Sibat Desa   |   16:00 . Diduga Depresi, Pasien Shelter PPKS Dinsos Bojonegoro Melarikan Diri   |   15:00 . Sidang Perdana Gugatan PI Blok Cepu Ditunda, ini Sebabnya...   |   14:00 . Pandemi Covid-19, Pengangguran di Bojonegoro Capai 39.182 Orang   |   13:00 . Ini Daftar Harga Kebutuhan Pokok Usai Idul Adha   |  
Wed, 05 August 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 16 January 2019 09:00

Dugaan Korupsi Kades Sukosewu

Inilah Tiga Item Anggaran Diselewengkan

Inilah Tiga Item Anggaran Diselewengkan

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Kasus dugaan korupsi menyeret Kepala Desa (Kades) Sukosewu, WPN. Ada tiga item anggaran yang diselewengkan berasal dari Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD).

"Ada tiga item yang tidak bisa dipertanggungjawabkan," kata Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Bojonegoro, Achmad Fauzan, kepada blokBojonegoro.com, Rabu (16/1/2019).

Tiga item itu, kata dia, adalah senilai Rp121 juta dari selisih upah kerja yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Sebanyak Rp409,8 juta selisih perhitungan pekerjaan fisik di Desa Sukosewu.

"Serta honor tim Pelaksana Kegiatan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan senilai Rp19,8 juta," ujarnya menjelaskan.

Tersangka sebagai Kepala Desa, merupakan pemegang kekuasaan pengelola keuangan serta sebagai pihak bertanggung jawab atas pengeluaran APBDesa.

Akibat perbuatannya, kerugian negara sekitar Rp550 juta. Hasil pemeriksaan, lanjut dia, tersangka mengakui telah melakukan penyelewengan APBDesa 2016-2017.

Diketahui, tersangka kasus dugaan korupsi dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) tahun 2016-2017 ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Bojonegoro.

Ia menambahkan, tersangka ditahan sejak Senin (14/1/2019) lalu. Saat ini tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) masih menyusun dakwaan. Setelah selesai, baru kemudian disidangkan.

"Semoga cepat selesai dan segera disidangkan," pungkas pria yang baru menjabat Kasi Pidsus beberapa hari ini. [yud/mu]

Tag : kades sukosewu, add, dd, penyelewengan, korupsi, kades korupsi


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Monday, 20 July 2020 23:00

    Ultah 9 Tahun blokBojonegoro.com

    Inilah Juara Video Pendek New Normal

    Inilah Juara Video Pendek New Normal Sebanyak 50 video telah naik di saluran youtube blokBojonegoroTV sebagai peserta lomba video pendek dalam rangka 9 tahun blokBojonegoro.com....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat