09:00 . Masuk Hari Kelima, Pendaftar CPNS 2019 Tembus 2,3 Juta Orang   |   08:00 . Awal Musim Hujan, Waspada DBD   |   07:00 . Sejarah di Balik Tradisi Bertekuk Lutut saat Melamar Kekasih   |   18:00 . Ribuan Kuntul Putar-Putar Cari Rumah   |   17:00 . PCNU Siapkan Strategi Tanggulangi Bencana   |   14:00 . Di Bojonegoro, Lulusan PGMI Tak Bisa Daftar CPNS   |   13:00 . Menarik Mocaf Produk Disabel dan Eksotis Waduk Bendo   |   12:00 . Job Fair di IKIP PGRI Bojonegoro, Buka 7.000 Peluang Kerja   |   11:00 . Eksotis Waduk Grobogan   |   10:00 . Dari Dunia Modeling, Kenalkan Tengul di Event Wajah Pesona Indonesia   |   09:00 . Bupati-Menhub Sepakat untuk Mudahkan Transportasi di Bojonegoro   |   08:00 . 5 Hari Dibuka, 830 Peserta CPNS Sudah Daftar   |   07:00 . Istri Malas Berhubungan Intim, Bisa Jadi Karena 5 Hal ini   |   17:00 . Dana Tak Terduga untuk Bantuan Bencana Rp1,3 M   |   16:00 . Rp750 Juta, Disperta Buat Sumur Bor di 5 Titik Tahun 2020   |  
Sun, 17 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 06 February 2019 13:00

Program Kampung KB, Siapkan Generasi Produktif

Program Kampung KB, Siapkan Generasi Produktif

Reporter: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awannah menjelaskan salah satu tolak ukur Nawacita yaitu dengan pembangunan di pedesaan, salah satunya adalah dengan adanya Kampung KB.

"Diperkirakan akan ada ledakan penduduk pada tahun 2025, dimana bonus demografi usia produktif meningkat," kata bupati.

Apabila masyarakat usia produktif ini tidak memiliki kompetensi yang memadahi, lanjut dia, akan merugikan bangsa sendiri. Maka dari itu pemerintah hadir dengan melaksanakan program Kampung KB.

"Dibangun manusianya, pengetahuan serta mentalitasnya. Sehingga nanti bisa menjadi masyarakat yang produktif," tuturnya.

Ia menuturkan, harus bisa mencotoh negara Cina dan India. Bahwa Cina menjadi negara yang kuat ekonominya di dunia dan India sekarang menjadi negara yang kuat teknologinya.

Dua negara itu memiliki jumlah penduduk yang lebih besar dari Indonesia dan bisa memiiki SDM yang kompetensinya diakui.

"Kita bisa meniru dua negara besar itu, jumlah penduduk kita besar dan beragam," kata Bupati Bojonegoro.

Sehingga hal itu harus dimanfaatkan untuk bisa menyamai negara-negara tersebut, bahkan lebih unggul dari dua negara besar itu.

Maka dari itu, kata bupati, pembangunan manusia perlu untuk dilakasanakan. Sukseskan program Kampung KB karena manfaatnya bisa dinikmati masyarakat sendiri. "Ketahanan nasional berasal dari ketahanan rumah dan diri sendiri," tuturnya.

Di antaranya penduduk adalah dalam usia produktif, ledakan penduduk diperkirakan akan mencapai 1 M pada tahun 2025, kebanyakan mereka adalah usia produktif. "Jika penduduk tersebut tidak dibangunkan maka akan semakin tidak produktif," pungkasnya. [yud/mu]

Tag : bupati, kampung kb, kb

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat