16:00 . Banyak Kendala, Para Peternak Berbagi Pengalaman   |   15:00 . Santunan Kematian, Ahli Waris Harus Memiliki Rekening   |   14:00 . 44S Poultry Berikan Pelatihan Kepada 57 Peternak Ayam   |   13:00 . Pemkab Bojonegoro Bakal Tingkatkan Kemampuan PMKS   |   12:00 . DLH dan Polres Bojonegoro Bersih Sampah di TBS   |   11:00 . Diburu Pembeli, Laju Penjualan Laptop-Komputer Meningkat   |   10:00 . Tanya Kejejelasan Nasib Persibo, Suporter akan Turun Jalan   |   09:00 . Jelang UNBK, Laptop Baru dan Bekas Masih Diburu   |   08:00 . Ini Alasan Pupuk Organik Lebih Disarankan Dibanding Kimia   |   07:00 . Awas, Jangan Biarkan Batuk Berkepanjangan   |   23:30 . Kenalkan SISTER, IKIP PGRI Bojonegoro Adakan Workshop Internal   |   23:00 . Emil Wagub Jatim Ajak Jaga Bengawan Solo - Bojonegoro   |   22:00 . Ha...Ada Ribuan Titik Kerusakan Akibat Penambangan Pasir Liar   |   21:00 . Emil Minta Sudetan Kaligandong Disegerakan   |   20:00 . Tepat Dua Jam, Emil Susuri Bengawan Solo   |  
Wed, 20 February 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 07 February 2019 15:00

Pasangan Lansia ini Tetap Produktif Bekerja Mseki Usia Senja

Pasangan Lansia ini Tetap Produktif Bekerja Mseki Usia Senja

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Sulikah dan Kasman adalah suami istri warga Dusun Anting-anting, Desa Piyak, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro. Meski sudah usia senja, mereka tetap produktif bekerja.

Usia Kasman sekitar 80 tahun, sedangkan istrinya Sulikah berumur 65 tahun. Meski usia keduanya sudah masuk lanjut usia (lansia) namun sehari-hari ia masih produktif memproduksi kerupuk pati dan loyang.

Kerupuk pati adalah kerupuk yang berbahan baku tepung singkong. Kerupuk ini lima tahun terakhir sudah jarang dapat ditemui di pasaran. Namun Mbah Sulikah Istiqomah memproduksi kerupuk anti kolesterol ini.

"Gorenge damel pasir mboten damel lengo (gorengnya pakai pasir kerupuk patinya bukan minyak goreng),"  katanya terbata-bata.

Usaha Mbah Sulikah dari hari ke hari terus berkembang. Kerupuk pati yang notabene jaya tahun 90-an, namun hingga kini kerupuk dia masih bertahan dan diminati para pelanggannya.

"Kulo sade ten peken Kanor (saya jual di pasar Kanor)," ujarnya sambil menggoreng kerupuk di tungku.

Seiring usahanya terus berkembang, Mbah Sulikah dan suami setahun terakhir bertambah bahagia. Keduanya mendapat sokongan dana dari pemerintah melalui Program Keluarga Harapan (PKH) dibawah Kementerian Sosial Republik Indonesia tahun 2017 lalu.

"Alhamdulillah angsal bantuan PKH saget damel tambah modal usaha (Alhamdulillah dapat bantuan uang PKH bisa buat nambah modal usaha)," katanya sumringah.

Jika dua tahun sebelumnya, kata dia, produksinya hanya satu kilo bahan mentah perhari, namun saat ini bisa sampai dua tiga kilo per hari. Dengan begitu, omset yang didapat Mbah Sulikah juga meningkat.

Nek Sulikah dan nek Kasman sadar jika usianya sudah tua. Namun keduanya masih sehat, sehingga sehari-hari terus beraktifitas secara produktif. Keduanya tinggal di rumah sederhana yang terbuat dari kayu bambu berukuran 4x8 meter.

Proses pembuatan kerupuk pati oleh Mbah Sulikah dimulai siang hari setelah dia pulang dari berjualan di pasar Kanor. Proses pengadukan bahan baku hingga penjemuran dilakukan sendirian.

Sorenya proses penggorengan dilakukan, selanjutnya malam hari pengemasan. Saat pengemasan itulah Mbah Sulikah dibantu Mbah Kasman.

Selain membuat kerupuk pati, Mbah Sulikah juga membuat kerupuk loyang. Kerupuk ini lebih modern, karena penggorengannya menggunakan minyak goreng. Namun bentuknya hampir sama dengan kerupuk pati.

Setiap harinya Mbah Sulikah memproduksi 500 lebih bungkus kerupuk. Harga perbijinya hanya Rp 500 rupiah, namun oleh dia dipaket Rp 5 ribuan. Dalam sehari nek Sulikah bisa mengantongi laba Rp 70 hingga Rp 100 ribu.

"Ini sudah lebih dari cukup, bisa menyisihkan sedikit dari hasil penjualan untuk ditabung," tutupnya. [yud/ito]

Tag : pasangan, manula, kanor, produktif, kerja

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 18 February 2019 08:00

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia Mengendalikan OPT padi dengan cara menanam Refugia juga dilakukan petani di Desa Pumpungan Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more