20:00 . Kader Baureno Nahkodadi PDPM Bojonegoro   |   18:00 . Diduga Kelelahan, Staf Perhutani Ditemukan Meninggal Dunia   |   17:00 . Bus Baru Pemkab, Bupati: Untuk Pelayanan dan Sosial   |   16:00 . Maba IAI Sunan Giri Antusias Ikuti Seminar Pembuatan Makalah   |   15:00 . Mekanisme Berbeda, Pemilihan Ketua Lewat Formatur   |   14:00 . Pemuda Muhammadiyah Bojonegoro Gelar Musda   |   13:00 . Serunya Lomba Mancing Merdeka Berebut Sepeda Motor   |   12:00 . Bupati Kunjungi Exit Tol Nganjuk ini Tujuannya   |   11:00 . Bak Moto GP, Ibu-Ibu Ikut Balap Traktor di Desa Tejo   |   10:00 . Mancing Merdeka, Berebut Ikan Dengan Bobot Terberat   |   08:00 . Ratusan Pemancing Turut Mancing Merdeka   |   07:00 . Apakah Asma Menular?   |   18:00 . Sutrac Bantu Droping Air Bersih di Tlogohaji   |   17:00 . Besok, Desa Tejo Kembali Gelar Lomba Balap Traktor   |   15:00 . MI Islamiyah Sarangan Sabet Juara Satu di Pesta Siaga Kwaran Kanor   |  
Sun, 15 September 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 09 February 2019 14:00

Waspada Demam Berdarah

Dinkes Anggarkan Rp1,5 M untuk Basmi DB

Dinkes Anggarkan Rp1,5 M untuk Basmi DB

Reporter: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro bakal menambah mesin fogging, bahan kimia dan pupuk untuk menanggulangi penyebaran penyakit Demam Berdarah (DB) di Kota Ledre.

Akibat gigitan nyamuk aedes aegypti ini cukup fatal, maka perlu uapaya pencegahan secara serius oleh pemerintah setempat. Karena itu, tahun ini peralatan yang mendukung upaya pencegahan DB perlu ditambah.

Anggaran belanja nilainya cukup besar, sekitar Rp1,5 miliar lebih (Rp1.512.550.000) anggaran yang bersumber dari Alokasi Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bojonegoro tahun 2019.

Rinciannya, belanja mesin fogging swimfog sebesar Rp600 juta lebih (Rp624.140.000) dan belanja bahan kimia dan pupuk sebesar Rp800 juta lebih (Rp888.140.000) yang akan dibagikan ke seluruh Puskesmas.

"Tahun ini pengadaan 19 mesin fogging," kata Kadinkes Kabupaten Bojonegoro, Ninik Susmiati, kepada blokBojonegoro.com, Sabtu (9/2/2019).

Ia mengatakan, semua Puskesmas di Kabupaten Bojonegoro sudah memiliki mesin fogging, bahan kimia dan pupuk untuk memberantas persebaran penyakit DB. Namun demikian, harus tetap ditambah.

"Mengingat setahun terakhir penyebaran DB di Bojonegoro cukup mengkhawatirkan," ujarnya menjelaskan.

Terlebih, beberapa waktu lalu Kabupaten Bojonegoro menempati urutan ke tiga kasus 'Kematian Akibat Demam Berdarah' se-Jawa Timur. Ditambah, Januari kemarin ada empat orang meninggal akibat DB.

"Masyarakat Bojonegoro harus tetap waspada," pungkas Kadinkes. [yud/mu]

Tag : dinkes, demam berdarah, dbd

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 08 September 2019 15:00

    Semarak HUT, 17 Perlombaan Satukan Warga Semanding

    Semarak HUT, 17 Perlombaan Satukan Warga Semanding Peringatan HUT Republik Indonesia merupakan suatu kegiatan yang rutin dilaksanakan seluruh masyarakat Indonesia, sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan Republik Indonesia yang diperjuangkan oleh pahlawan terdahulu....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat