16:00 . Banyak Kendala, Para Peternak Berbagi Pengalaman   |   15:00 . Santunan Kematian, Ahli Waris Harus Memiliki Rekening   |   14:00 . 44S Poultry Berikan Pelatihan Kepada 57 Peternak Ayam   |   13:00 . Pemkab Bojonegoro Bakal Tingkatkan Kemampuan PMKS   |   12:00 . DLH dan Polres Bojonegoro Bersih Sampah di TBS   |   11:00 . Diburu Pembeli, Laju Penjualan Laptop-Komputer Meningkat   |   10:00 . Tanya Kejejelasan Nasib Persibo, Suporter akan Turun Jalan   |   09:00 . Jelang UNBK, Laptop Baru dan Bekas Masih Diburu   |   08:00 . Ini Alasan Pupuk Organik Lebih Disarankan Dibanding Kimia   |   07:00 . Awas, Jangan Biarkan Batuk Berkepanjangan   |   23:30 . Kenalkan SISTER, IKIP PGRI Bojonegoro Adakan Workshop Internal   |   23:00 . Emil Wagub Jatim Ajak Jaga Bengawan Solo - Bojonegoro   |   22:00 . Ha...Ada Ribuan Titik Kerusakan Akibat Penambangan Pasir Liar   |   21:00 . Emil Minta Sudetan Kaligandong Disegerakan   |   20:00 . Tepat Dua Jam, Emil Susuri Bengawan Solo   |  
Wed, 20 February 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 09 February 2019 14:00

Waspada Demam Berdarah

Dinkes Anggarkan Rp1,5 M untuk Basmi DB

Dinkes Anggarkan Rp1,5 M untuk Basmi DB

Reporter: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro bakal menambah mesin fogging, bahan kimia dan pupuk untuk menanggulangi penyebaran penyakit Demam Berdarah (DB) di Kota Ledre.

Akibat gigitan nyamuk aedes aegypti ini cukup fatal, maka perlu uapaya pencegahan secara serius oleh pemerintah setempat. Karena itu, tahun ini peralatan yang mendukung upaya pencegahan DB perlu ditambah.

Anggaran belanja nilainya cukup besar, sekitar Rp1,5 miliar lebih (Rp1.512.550.000) anggaran yang bersumber dari Alokasi Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bojonegoro tahun 2019.

Rinciannya, belanja mesin fogging swimfog sebesar Rp600 juta lebih (Rp624.140.000) dan belanja bahan kimia dan pupuk sebesar Rp800 juta lebih (Rp888.140.000) yang akan dibagikan ke seluruh Puskesmas.

"Tahun ini pengadaan 19 mesin fogging," kata Kadinkes Kabupaten Bojonegoro, Ninik Susmiati, kepada blokBojonegoro.com, Sabtu (9/2/2019).

Ia mengatakan, semua Puskesmas di Kabupaten Bojonegoro sudah memiliki mesin fogging, bahan kimia dan pupuk untuk memberantas persebaran penyakit DB. Namun demikian, harus tetap ditambah.

"Mengingat setahun terakhir penyebaran DB di Bojonegoro cukup mengkhawatirkan," ujarnya menjelaskan.

Terlebih, beberapa waktu lalu Kabupaten Bojonegoro menempati urutan ke tiga kasus 'Kematian Akibat Demam Berdarah' se-Jawa Timur. Ditambah, Januari kemarin ada empat orang meninggal akibat DB.

"Masyarakat Bojonegoro harus tetap waspada," pungkas Kadinkes. [yud/mu]

Tag : dinkes, demam berdarah, dbd

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 18 February 2019 08:00

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia Mengendalikan OPT padi dengan cara menanam Refugia juga dilakukan petani di Desa Pumpungan Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more