19:00 . Kartu Petani Mandiri (KPM) Solusi Untuk Petani di Bojonegoro   |   19:00 . Khusus Kloter 75, CJH Bojonegoro Berangkat dengan Jemaah Asal Surabaya   |   18:00 . Bupati Tantang Disperta Kembangkan Tehknologi Pertanian   |   17:00 . Mudahkan Pejalan Kaki Menyebrang, 2019 Dishub Pasang Tiga Pelican Cross   |   16:00 . Ajari Anak dan Gandeng Semua Pihak Tingkatkan Peran Keluarga   |   15:30 . Bupati Bojonegoro Launching Kartu Petani Mandiri   |   15:00 . 14 Pelajar dan 1 Gepeng Terciduk Polres Bojonegoro   |   14:00 . Kelompok Tani Wanita Meriahkan Launching KPM   |   13:00 . 3.500 Hektar Sawah di Bojonegoro Kekeringan   |   12:00 . Dua Pengemis Diamankan Satpol PP, Satunya dari Luar Bojonegoro   |   11:00 . KUA dan Cabang IPHI Kanor Bentuk Banom MTP   |   10:00 . Meningkat, Kasus Persetubuhan Anak Ancam Bojonegoro   |   09:00 . Tak Ingin Produksi Migas Terus Turun, Ini Upaya SKK Migas   |   08:00 . Harga Cabai Mahal, Warga Pilih Cabai Kering   |   07:00 . Wajib Waspada, Kecanduan Gadget Bisa Berakibat Fatal Untuk Kesehatan   |  
Wed, 24 July 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 15 March 2019 17:00

Prihatin Kasus Bunuh Diri Lansia Tinggi, Pemkab Bentuk Karang Wreda

Prihatin Kasus Bunuh Diri Lansia Tinggi, Pemkab Bentuk Karang Wreda

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Kasus bunuh diri yang melibatkan warga lanjut usia (lansia) cukup memprihatinkan. Tahun 2018 lalu, jumlah kasus bunuh diri sebanyak 18 kasus dan 14 diantaranya melibatkan lansia.

Karena itu, Pemkab Bojonegoro membentuk Kelembagaan Karang Wedra. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro, Helmy Elizabeth mengatakan, pembentukan Karang Wreda merupakan amanat undang-undang.

Selain itu, juga keprihatinan dan perhatian Pemkab Bojonegoro terhadap tingginya kasus bunuh diri pada usia lanjut di Kabupaten Bojonegoro. "Kami prihatin atas kejadian itu," kata Helmy Elizabeth.

Ia mengungkapkan, bahwa pembentukan Karang Wreda ini merupakan wadah berkumpulnnya lanjut usia, dimana bertujuan agar para lanjut usia tetap mandiri, berguna dan berkualitas sehingga nantinya lanjut usia ini dapat berdaya.

Diharapkan, adanya sinergitas dan koordinasi dengan OPD terkait dan stakeholder lainnya, agar keberadaan Karang Wreda ini dapat terbentuk dan menjadi kelembagaan  yang mempunyai fungsi di tengah-tengah masyarakat.

Sebelumnya, Wakil Bupati Bojonegoro berharap setiap desa/kelurahan Kelembagaan Karang Wreda terbentuk. Sebab hal tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap lanjut usia yang telah berjasa bagi negara.

Budi Irawanto yang juga Ketua Komisi Daerah Lanut Usia Kabupaten Bojonegoro mengatakan, Karang Wreda harus terbentuk di setiap desa/kelurahan. Diupayakan pembiayaannya melalui APBDes di masing-masing desa.

"Diharapkan untuk pembiayaan bisa melalui Perubahan APBDes tahun ini atau di APBDes Tahun 2020," pungkasnya. [yud/mu]

Tag : karang wedra, bunuh diri, kasus bunuh diri, lansia

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 17 July 2019 22:00

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018 Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MI Kecamatan Kapas melaksanakan Bimbingan Teknis K13 Revisi Tahun 2018 yang akan berlangsung selama 4 hari dari tanggal 17 hingga 20 Juli 2019. Kegiatan ini berlangsung...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat