20:00 . 3 Orang Dinyatakan Sembuh, Tambahan 7 Positif Covid -19   |   16:00 . Kebijakan Mendikbud Soal Sekolah Tatap Muka   |   15:00 . Update Pembangunan Jalan Rigid Beton   |   14:00 . Persiapan Kejuaraan di Jakarta Secara Virtual,10 Atlet Karate Intensifkan Latihan   |   13:00 . Pandemi, Peserta Bimbingan Kawin Dibatasi Hanya 8 Pasang   |   12:00 . Akhir Pekan, Harga Emas Turun Rp10.000   |   11:00 . Jawa Timur Bermasker   |   10:00 . Samsul Arif Berharap Persibo Bisa Naik Kasta   |   09:00 . Disdik Gowes Sambil Sambang Sekolah   |   08:00 . Usai Naik, Harga Daging Ayam Potong Turun Kembali   |   07:00 . 5 Tes Kesehatan yang Sebaiknya Dilakukan Sebelum Menikah   |   16:00 . Hingga Kini Baru Ada 11 Jemaah Ajukan Pengajuan BPIH   |   15:00 . New Normal, Jasa Rias Pengantin Mulai Bergairah   |   14:00 . Asyiknya Mancing di Kolam Ikan MCM   |   13:00 . Kalianyar Mumbul Kedatangan Anggota DPR RI dan Kementerian Kelautan dan Perikanan   |  
Sat, 08 August 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 27 March 2019 07:00

Anak Muda Rentan Depresi Karena Komunikasi Digital

Anak Muda Rentan Depresi Karena Komunikasi Digital

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Hasil penelitian American Psychological Association, menyebutkan bahwa persentase anak muda di Amerika yang mengalami beberapa jenis gangguan kesehatan mental telah meningkat secara signifikan selama dekade terakhir.

Namun, menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Abnormal Psychology tersebut, peningkatan nggakak terjadi pada orang dewasa yang lebih tua atau usia dewasa lanjut.

"Lebih banyak remaja dan dewasa muda AS di akhir 2010-an, dibandingkan pertengahan 2000-an, mengalami tekanan psikologis yang serius, depresi berat atau pikiran untuk bunuh diri, dan lebih banyak upaya bunuh diri," kata penulis utama Jean Twenge, PhD, penulis buku "iGen" dan profesor psikologi di San Diego State University.

"Tren ini lemah atau tidak ada di antara orang dewasa 26 tahun ke atas, hal ini menunjukkan adanya perubahan generasi dalam kategori gangguan kesehatan mental tapi tidak terjadi pada semua usia."

Twenge dan rekan penulisnya menganalisis data dari Survei Nasional Penggunaan Narkoba dan Kesehatan, survei nasional yang melacak penggunaan narkoba dan alkohol, kesehatan mental, dan masalah terkait kesehatan lainnya pada individu yang berusia 12 tahun ke atas di Amerika Serikat sejak 1971.

Mereka mengamati tanggapan survei dari lebih dari 200.000 remaja usia 12 hingga 17 dari 2005 hingga 2017, dan hampir 400.000 orang dewasa berusia 18 tahun ke atas dari 2008 hingga 2017.

Tingkat individu yang melaporkan gejala yang konsisten dengan depresi berat dalam 12 bulan terakhir meningkat 52 persen pada remaja dari 2005 hingga 2017 (dari 8,7 persen menjadi 13,2 persen) dan 63 persen pada orang dewasa muda usia 18 hingga 25 dari 2008 hingga 2017 (dari 8,1 persen hingga 13,2 persen).

Ada juga peningkatan 71 persen pada orang dewasa muda yang mengalami tekanan psikologis serius dalam 30 hari sebelumnya dari 2008 hingga 2017 (dari 7,7 persen menjadi 13,1 persen). Tingkat orang dewasa muda dengan pikiran untuk bunuh diri atau hasil terkait bunuh diri lainnya meningkat 47 persen dari 2008 hingga 2017 (dari 7,0 persen menjadi 10,3 persen).

Tidak ada peningkatan signifikan dalam persentase orang dewasa yang lebih tua yang mengalami depresi atau tekanan psikologis selama periode waktu yang sama. Para peneliti bahkan melihat sedikit penurunan tekanan psikologis pada individu di atas 65 tahun.

"Tren budaya dalam 10 tahun terakhir mungkin memiliki efek yang lebih besar pada gangguan mood dan hasil terkait bunuh diri di antara generasi muda dibandingkan dengan generasi yang lebih tua," kata Twenge, yang percaya tren ini mungkin sebagian karena peningkatan penggunaan komunikasi elektronik dan digital.

Media, yang mungkin telah mengubah mode interaksi sosial cukup untuk mempengaruhi gangguan mood. Dia juga mencatat penelitian menunjukkan bahwa orang muda tidak tidur sebanyak yang dilakukan oleh generasi sebelumnya.

Orang dewasa yang lebih tua juga lebih kecil kemungkinannya untuk menggunakan media digital dengan cara yang mengganggu tidur - misalnya, mereka tidak akan memakai gadget-nya ketika sudah tengah malam.

"Hasil ini menunjukkan perlunya penelitian lebih lanjut untuk memahami bagaimana komunikasi digital versus interaksi sosial tatap muka mempengaruhi gangguan mood dan hasil yang terkait dengan bunuh diri, untuk mengembangkan intervensi khusus untuk kelompok usia yang lebih muda," katanya.

Mengingat bahwa peningkatan masalah kesehatan mental paling tajam setelah 2011, Twenge percaya itu tidak mungkin disebabkan oleh genetika atau kesengsaraan ekonomi. Lebih mungkin itu disebabkan oleh perubahan budaya yang mendadak, seperti perubahan dalam cara remaja dan dewasa muda menghabiskan waktu mereka di luar kerja dan sekolah.

Twenge juga mengatakan, bahwa orang muda tidak dapat mengubah genetika atau situasi ekonomi negara mereka, tetapi mereka dapat memilih bagaimana mereka menghabiskan waktu luang mereka.

"Pertama dan yang paling penting adalah mendapatkan cukup tidur. Pastikan penggunaan gadget kamu tidak mengganggu tidur - - jangan menyimpan ponsel atau tablet di kamar tidur pada malam hari, dan berhenti memainkan gadget dalam waktu satu jam sebelum tidur," ujarnya.

"Secara keseluruhan, pastikan penggunaan media digital tidak mengganggu kegiatan yang lebih bermanfaat bagi kesehatan mental seperti interaksi sosial tatap muka, olahraga, dan tidur."

*Sumber: kumparan.com

Tag : pendidikan, kesehatan, tips, psikologis, kejiwaan, generasi milenial


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Monday, 20 July 2020 23:00

    Ultah 9 Tahun blokBojonegoro.com

    Inilah Juara Video Pendek New Normal

    Inilah Juara Video Pendek New Normal Sebanyak 50 video telah naik di saluran youtube blokBojonegoroTV sebagai peserta lomba video pendek dalam rangka 9 tahun blokBojonegoro.com....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat