07:00 . Manfaat Menatap Mata Bayi   |   21:00 . Aksi Trail Bojonegoro   |   20:00 . Halal Bi Halal ala Rider Trail   |   19:00 . Rider Trail Halal Bi Halal Masuk Hutan   |   18:00 . Pasca Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok Berangsur Turun   |   17:00 . Tahun Ajaran Baru, Pedagang Perlengkapan Sekolah Kebanjiran Pembeli   |   16:00 . Reog Bopo Roso Meriahkan CFD Bojonegoro   |   15:00 . Anggaran Bantuan 33 Panti Asuhan Capai Rp770 Juta   |   14:00 . DPMD: Bantuan DAK Lulusan SMA/MA 2019 Belum Jelas   |   13:30 . Emas Catur dari Refita   |   13:00 . Perkuat Mental, Tim Futsal Porprov Bojonegoro Akan Gandeng Brimob   |   12:00 . Ngontel Kedua, Dulu Pernah Bertemu Gus Dur   |   11:30 . Kader NU 'Ngontel' Temui Kiai Ma'ruf di Jakarta   |   11:00 . Yes..! Refita Asal Bojonegoro Sabet Emas   |   10:00 . Nadzar, Kader NU 'Ngontel' Temui Kiai Ma'ruf di Jakarta   |  
Mon, 17 June 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 03 May 2019 16:00

Awas Puasa Ramadan 2019

Muhammadiyah 6 Mei, NU Tunggu Ru'yah

Muhammadiyah 6 Mei, NU Tunggu Ru'yah

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Penentuan awal ramadan tahun 2019 ini, dua organisasi kemasyarakat terbesar di Indonesia berbeda. Untuk Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bojonegoro, sudah memastikan awal ramadan tanggal 6 Mei 2019 atau hari Senin, sedangkan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) masih menunggu ru'yatul hilal sebelum memastikan awal ramadan.

"Muhammadiyah sudah menentukan. Kita puasa tanggal 6 Mei 2019, berdasarkan rukyah bil ilmi yaitu hisab atau perhitungan," kata wakil ketua PDM Kabupaten Bojonegoro yang membidangi kebijakan publik, hukum dan HAM, Solihin Jamik kepada blokBojonegoro.com.

Pak Solihin yang juga panitera Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Bojonegoro menuturkan, bulan suci ramadan adalah bulan pendidikan maka harus kita sambut dengan suka ria. Sehingga semuanya akan belajar bagaimana disiplin, sabar, jujur dan tumbuh kembangnya keseketiawanan sosial.

"Kita harus sambut bulan ramadan dengan penuh suka ria karena kita masih diberi kesempatan, untuk berproses menjadi jiwa malaikat dan menghancurkan jiwa iblis dalam tubuh kita. Marhaban ya ramadan," tuturnya.

Sementara itu ketua tanfidziyah PCNU Kabupaten Bojonegoro, dr. Choled Ubed belum bisa memastikan awal ramadan. Pasalnya masih menunggu hasil ru'yatul hilal sebagai dasar penentuan awal puasa tahun ini.

"Kita menunggu ru'yah yang dilaksanakan hari H besok. Termasuk menunggu pengumuman NU dari PB (Pengurus Besar/Jakarta) dan PW (Pengurus Wilayah/Provinsi Jawa Timur)," sebutnya.

Seperti diketahui menyambut bulan suci ramadan 1440 H/2019 M, PWNU Jawa Timur menghimbau untuk menyelenggarakan megengan di lingkungan masing-masing dalam rangka menyukseskan megengan akbar di Jawa Timur dan menyemarakkan ziarah kubur. Serta menyelenggarakan bersih-bersih masjid, musala dan makam di lingkungan masing-masing.

Termasuk mengikuti pemerintah dan ikhtibar hasil rukyatul hilal Nahdlatul Ulama, tentang penetapan awal dan akhir ramadan, menyemarakkan ramadan dengan tadarus qiamul lail atau kultum atau kuliah Subuh di masjid dan musala masing-masing. "Begitu juga menyemarakkan pengajian dan pendalaman kitab-kitab klasik di pesantren-pesantren dan Kantor NU," jelasnya.

Terakhir PWNU Jawa Timur menghimbau menyerukan kepada para dai atau mubaligh NU untuk selalu menyampaikan taushiyah ramadaan dengan ajaran yang tawasuth, tasamuh dan tawazun. [zid/mu]

Tag : puasa, ramadan, hilal, muhamadiyah, nu

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 02 June 2019 08:00

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek Mengambil tema "Pelajar Millineal Menjaga Tradisi Budaya Lokal" Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Temayang gelar grand final Festival Oklek Ke-7,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Friday, 24 May 2019 13:00

    Apprentice Program PEPC 2019

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak Beberapa jam lagi menjelang penutupan pendaftaran, jumlah pelamar beasiswa pendidikan diploma guna menjaring Calon Operator Proyek Jambaran-Tiung Biru yang dikelola oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC). Hingga Jumat (25/4/2019) pagi...

    read more