18:00 . Pertamina Sambut Kembali Siswa Jatim dari Gorontalo   |   17:00 . Tanpa 2 Pemain Inti, Persibo Optimis Kalahkan Nganjuk Ladang   |   16:00 . Conjo, Teknik Percepat Tanam Tembakau Tanpa Guludan   |   15:00 . Biasa Tanam Palawija, Kemarau Kali Ini Petani Mayangkawis Beralih Tembakau   |   13:00 . Disbudpar Targetkan 1,5 Juta Wisatawan Tahun Ini   |   12:00 . Persibo Waspadai Ancaman Tim Tamu   |   11:00 . Sempat Meroket, Harga Cabai Berangsur Turun   |   10:00 . Semakin Bugar dan Banyak Aktifitas di Masa Pensiun   |   09:00 . Bahagia Tampil di Istana Negara, Ini Cerita Penari Thengul   |   08:00 . Terus Diperhatikan, Kualitas dan Kuantitas UDD PMI Harus Ditingkatkan   |   07:00 . Tips Anti Stres untuk Ibu Bekerja yang Baru Jadi IRT   |   22:00 . Kodim Bojonegoro Rotasi Jabatan Perwira   |   21:00 . Majukan PMI, Jejaring Wilayah V Gelar Pertemuan di Bojonegoro   |   20:00 . Puluhan Regu Meriahkan Gerak Jalan SD-MI Kecamatan Kapas   |   19:00 . 8 Tahun Berjualan Kuliner Gloso, Warung Ini Dapat Penghargaan Bupati   |  
Fri, 23 August 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 03 May 2019 16:00

Awas Puasa Ramadan 2019

Muhammadiyah 6 Mei, NU Tunggu Ru'yah

Muhammadiyah 6 Mei, NU Tunggu Ru'yah

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Penentuan awal ramadan tahun 2019 ini, dua organisasi kemasyarakat terbesar di Indonesia berbeda. Untuk Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bojonegoro, sudah memastikan awal ramadan tanggal 6 Mei 2019 atau hari Senin, sedangkan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) masih menunggu ru'yatul hilal sebelum memastikan awal ramadan.

"Muhammadiyah sudah menentukan. Kita puasa tanggal 6 Mei 2019, berdasarkan rukyah bil ilmi yaitu hisab atau perhitungan," kata wakil ketua PDM Kabupaten Bojonegoro yang membidangi kebijakan publik, hukum dan HAM, Solihin Jamik kepada blokBojonegoro.com.

Pak Solihin yang juga panitera Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Bojonegoro menuturkan, bulan suci ramadan adalah bulan pendidikan maka harus kita sambut dengan suka ria. Sehingga semuanya akan belajar bagaimana disiplin, sabar, jujur dan tumbuh kembangnya keseketiawanan sosial.

"Kita harus sambut bulan ramadan dengan penuh suka ria karena kita masih diberi kesempatan, untuk berproses menjadi jiwa malaikat dan menghancurkan jiwa iblis dalam tubuh kita. Marhaban ya ramadan," tuturnya.

Sementara itu ketua tanfidziyah PCNU Kabupaten Bojonegoro, dr. Choled Ubed belum bisa memastikan awal ramadan. Pasalnya masih menunggu hasil ru'yatul hilal sebagai dasar penentuan awal puasa tahun ini.

"Kita menunggu ru'yah yang dilaksanakan hari H besok. Termasuk menunggu pengumuman NU dari PB (Pengurus Besar/Jakarta) dan PW (Pengurus Wilayah/Provinsi Jawa Timur)," sebutnya.

Seperti diketahui menyambut bulan suci ramadan 1440 H/2019 M, PWNU Jawa Timur menghimbau untuk menyelenggarakan megengan di lingkungan masing-masing dalam rangka menyukseskan megengan akbar di Jawa Timur dan menyemarakkan ziarah kubur. Serta menyelenggarakan bersih-bersih masjid, musala dan makam di lingkungan masing-masing.

Termasuk mengikuti pemerintah dan ikhtibar hasil rukyatul hilal Nahdlatul Ulama, tentang penetapan awal dan akhir ramadan, menyemarakkan ramadan dengan tadarus qiamul lail atau kultum atau kuliah Subuh di masjid dan musala masing-masing. "Begitu juga menyemarakkan pengajian dan pendalaman kitab-kitab klasik di pesantren-pesantren dan Kantor NU," jelasnya.

Terakhir PWNU Jawa Timur menghimbau menyerukan kepada para dai atau mubaligh NU untuk selalu menyampaikan taushiyah ramadaan dengan ajaran yang tawasuth, tasamuh dan tawazun. [zid/mu]

Tag : puasa, ramadan, hilal, muhamadiyah, nu

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 13 August 2019 08:00

    Teladani Auliya, Jemaah Tahli Ziarah dan Wisata Religi

    Teladani  Auliya, Jemaah Tahli Ziarah dan Wisata Religi Demi memperkuat spiritual keagamaan dan meneladani perjuangan para waliyullah, sekaligus menyambut Kemerdekaan RI-47, jemaah tahlil Dukuh Ngantulan, RT.19/RW.03, Desa Bulu, Kecamatan Balen, mengadakan ziarah ke makam auliya. Selain itu dalam...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat