07:00 . Tips Berpakaian di Cuaca Panas Untuk Hijaber   |   21:00 . Cak Nun Jawab Gamblang Semua Pertanyaan   |   20:00 . Ratusan Sapi Produktif Dipamerkan, Yuk Lihat   |   19:00 . Sinau Bareng Cak Nun   |   18:00 . Ingin Turut Kembangkan Ekonomi Syariah   |   17:00 . Datangi DPRD, PPPK Diknas Bojonegoro Minta Kejelasan   |   16:00 . Bupati Ajak Tingkatkan Protein Hewani dengan Minum Susu   |   15:00 . Menjadi Guru PAI, Bagi Irma Lutfiana adalah Tanggungan Moral Anak   |   14:00 . Inilah Juara Lomba Sapi Betina Produktif dan Gelar Panen Pedet 2019   |   13:00 . Bupati Targetkan Bojonegoro Bisa Duduki Nomor Dua Populasi Sapi Se-Jatim   |   12:00 . Bupati Melihat Sapi yang Mendapat Juara   |   11:00 . Tingkatkan Populasi Ternak dengan Lomba Sapi Betina Produktif   |   10:00 . Berkah Energi Pertamina, Inilah Lima Pemenangnya   |   09:00 . Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT   |   08:00 . 2 Ekor Sapi Tepanggang Saat Kebakaran di Desa Karangsono   |  
Thu, 17 October 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 03 May 2019 16:00

Awas Puasa Ramadan 2019

Muhammadiyah 6 Mei, NU Tunggu Ru'yah

Muhammadiyah 6 Mei, NU Tunggu Ru'yah

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Penentuan awal ramadan tahun 2019 ini, dua organisasi kemasyarakat terbesar di Indonesia berbeda. Untuk Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bojonegoro, sudah memastikan awal ramadan tanggal 6 Mei 2019 atau hari Senin, sedangkan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) masih menunggu ru'yatul hilal sebelum memastikan awal ramadan.

"Muhammadiyah sudah menentukan. Kita puasa tanggal 6 Mei 2019, berdasarkan rukyah bil ilmi yaitu hisab atau perhitungan," kata wakil ketua PDM Kabupaten Bojonegoro yang membidangi kebijakan publik, hukum dan HAM, Solihin Jamik kepada blokBojonegoro.com.

Pak Solihin yang juga panitera Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Bojonegoro menuturkan, bulan suci ramadan adalah bulan pendidikan maka harus kita sambut dengan suka ria. Sehingga semuanya akan belajar bagaimana disiplin, sabar, jujur dan tumbuh kembangnya keseketiawanan sosial.

"Kita harus sambut bulan ramadan dengan penuh suka ria karena kita masih diberi kesempatan, untuk berproses menjadi jiwa malaikat dan menghancurkan jiwa iblis dalam tubuh kita. Marhaban ya ramadan," tuturnya.

Sementara itu ketua tanfidziyah PCNU Kabupaten Bojonegoro, dr. Choled Ubed belum bisa memastikan awal ramadan. Pasalnya masih menunggu hasil ru'yatul hilal sebagai dasar penentuan awal puasa tahun ini.

"Kita menunggu ru'yah yang dilaksanakan hari H besok. Termasuk menunggu pengumuman NU dari PB (Pengurus Besar/Jakarta) dan PW (Pengurus Wilayah/Provinsi Jawa Timur)," sebutnya.

Seperti diketahui menyambut bulan suci ramadan 1440 H/2019 M, PWNU Jawa Timur menghimbau untuk menyelenggarakan megengan di lingkungan masing-masing dalam rangka menyukseskan megengan akbar di Jawa Timur dan menyemarakkan ziarah kubur. Serta menyelenggarakan bersih-bersih masjid, musala dan makam di lingkungan masing-masing.

Termasuk mengikuti pemerintah dan ikhtibar hasil rukyatul hilal Nahdlatul Ulama, tentang penetapan awal dan akhir ramadan, menyemarakkan ramadan dengan tadarus qiamul lail atau kultum atau kuliah Subuh di masjid dan musala masing-masing. "Begitu juga menyemarakkan pengajian dan pendalaman kitab-kitab klasik di pesantren-pesantren dan Kantor NU," jelasnya.

Terakhir PWNU Jawa Timur menghimbau menyerukan kepada para dai atau mubaligh NU untuk selalu menyampaikan taushiyah ramadaan dengan ajaran yang tawasuth, tasamuh dan tawazun. [zid/mu]

Tag : puasa, ramadan, hilal, muhamadiyah, nu

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 16 October 2019 09:00

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT Untuk melancarkan mobilitas petani khususnya saat membawa benih, pupuk, dan hasil pertanian, Dinas Pertanian Bojonegoro membantu jalan usaha tani (JUT) kepada kelompok tani Tani Makmur I, Dukuh Mulung, Desa Ngrandu,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat