17:00 . Terus Menurun, Total Ada 56 Orang ODP di Bojonegoro   |   16:00 . Masa Belajar di Rumah Siswa Diperpanjang   |   15:00 . Masyarakat Tolak Gedung Pusdiklat Jadi RS Sementara Corona   |   14:00 . Petugas Gabungan Semprot Disinfektan Hingga Pelosok Bojonegoro   |   13:00 . Timsar Perluas Pencarian Korban Hingga Bengawan Solo   |   12:00 . Gugus Tugas Tejo Rutin Semprot Disinfektan   |   11:00 . Selain Masker, Tempat Cuci Tangan Laris Terjual   |   10:00 . Cuci Kendaraan, Gratis Masker dan Handsanitizer   |   09:00 . Biasa Mangkal di Pasar dan Perempatan, 6 Anak Jalanan Diamankan   |   08:00 . Update Grafik Perkembangan Covid-19 di Jawa Timur dan Bojonegoro Per 3 April   |   07:00 . 6 Nasihat Terbaik untuk Sahabatmu yang Sedang Putus Cinta   |   06:00 . EMCL Berikan Alat Pencegahan Penyebaran Virus Corona   |   19:00 . Timsar Hentikan Pencarian Korban Tenggelam di Kedungbondo   |   18:00 . Sisir Sungai, Warga dan Tim SAR Cari Korban   |   17:00 . Total Ada 60 ODP dan 35 Orang Usai Pemantauan   |  
Sat, 04 April 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 07 May 2019 14:00

Stok Beras 31.500 Ribu Ton Bisa Untuk OP dan Movreg di Kabupaten Lain

Stok Beras 31.500 Ribu Ton Bisa Untuk OP dan Movreg di Kabupaten Lain

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Cadangan beras digudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divre Bojonegoro, kini telah tersedia 31.500 ribu ton. Dengan stok cadangan itu bisa digunakan untuk pelaksanaan Operasi Pasar (OP) dan pemenuhan kebutuhan beras untuk daerah lain (Movreg).

"Saat ini cadangan beras yang tersedia sudah mencapai 31.500 ribu ton," kata Waka Bulog Sub Divre Bojonegoro, M Yandra Drajat.

Menurutnya, awalnya cadangan beras yang ada  di gudang ada 12 ribu ton, namun seiring banyaknya penyerapan beras yang dilakukan di tingkat petani saat masa panen, cadangan beras di gudang Bulog terus bertambah.

"Penyerapan beras saat panen lalu, setiap harinya Bulog bisa menyerap 20 ribu ton perhari di tingkat petani," tutur Yandra sapaan akrabnya.

Masih kata Yandra, meski saat ini Bulog tidak menangani program BPNT, namun serapan beras terus dilakukan guna memenuhi target serapan tahun ini sebesar 42 ribu ton. Hal itu sebagai upaya untuk menstabilkan harga kala harga beras dipasaran harganya melambung tinggi.

Dengan adanya cadangan beras dengan stok yang dimiliki itu, nanti bisa digunakan untuk Operasi Pasar (OP), bilamana dibutuhkan. "Biasanya saat Ramadan terlebih mendekati Hari Raya harga beras melambung tiinggi, sehingga cadangan itu bisa digunakan untik menstabilkan harga beras," pungkasnya [saf/ito].

Tag : stok, beras, bulog, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 30 March 2020 12:00

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh Petani Desa Tinumpuk, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro berhasil menanam waluh (labu kuning) tumpangsari dengan pohon pisang di tegalannya. Suparno bisa memanen waluh muda 40 buah setiap hari, karena sayuran...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat