21:00 . New Normal untuk Pesantren, Begini Kata Wagub Emil   |   20:00 . Merekatkan Persatuan Bangsa, Polisi Kawal Kampung Siaga   |   19:45 . Wagub Jatim Halal Bi Halal dengan AMSI Jatim   |   19:30 . Tambahan 1 Orang Positif Covid-19 dari ODP   |   19:15 . Via Vidcon, Wagub Emil Halal Bi Halal dengan AMSI Jatim   |   19:00 . Mahasiswa ini Kuliah Sambil Berwirausaha Bisnis Camilan Kurma Selimut   |   18:00 . Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim Apresiasi Penanganan Covid-19 di Bojonegoro   |   17:00 . Meski Kecewa Batal Berangkat, Calon Haji Pasrah   |   16:00 . Bupati Ngopdar Bersama Pemuda Bojonegoro   |   15:00 . Ular Sanca Kembang Hebohkan Warga Balen   |   14:00 . Diduga Penyakit Mata Tak Kunjung Sembuh, Warga Desa Karangdowo Gantung Diri   |   12:00 . Bhayangkari Bojonegoro Bagi Paket Suplemen dan Masker untuk Posko Covid-19   |   11:00 . Selain Emas, BPKB Juga Dominasi Agunan di Pegadaian saat Pandemi   |   10:00 . Tatib Direvisi, DPRD Bojonegoro Gelar Rapat dengan Video Conference   |   09:00 . 17.260 Siswa SMP-MTs Terima Kelulusan   |  
Sat, 06 June 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 13 May 2019 19:00

Hanya Kali Ini 172 Sekdes Jadi PNS, Pemkab Tak Akan Angkat Lagi?

Hanya Kali Ini 172 Sekdes Jadi  PNS, Pemkab Tak Akan Angkat Lagi?

Kontributor: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menarik sebanyak 172 orang Sekretaris Desa (Sekdes) untuk dijadikan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan ditempatkan di beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) yang ada di Kabupaten Bojonegoro.

Penempatan para mantan Sekdes ini, juga merupakan bagian dari pembinaan sumber daya manusia aparatur pemerintah serta sebagai wahana bagi peningkatan kualitas pribadi dalam rangka meningkatkan efisiensi organisasi pemerintahan agar terus berkembang.

"Mereka diangkat dan dipos-poskan kebeberapa instansi yang ada di Bojonegoro dan juga ada yang mengisi di tingkat kecamatan, bahkan ada juga yang menjadi guru," ungkap Bidang Pembinaan Karir dan Kasi Aparatur, Lusia Yuni.

Penarikan Sekdes PNS ke OPD sebenarnya sudah lama direncanakan Pemkab Bojonegoro dan baru bisa terlaksana pada bulan Mei 2019. Dari 172 Sekdes yang ditarik, sebenarnya ada 20 Sekdes yang tidak ditarik oleh Pemkab lantaran terkendala umur, karena kurang 3 tahun memasuki masa pensiun.

"Ke 20 Sekdes tersebut kelahiran 1963, 1962 , 1961 dan sebentar lagi akan memasuki masa pensiun sehingga kita juga mempertimbangkan umur mereka," lanjut perempuan yang akrab disapa Bu Lusi tersebut.

Ke 172 Sekdes yang diangkat menurut Lusi, memang mendapat jalan khusus untuk menjadi PNS. Kehususan tersebut lantaran mereka sudah mengabdi selama 6 tahun menjadi Sekdes.

Lusia Yuni juga menambahkan, Pemkab Bojonegoro ke depannya tidak akan lagi mengangkat Sekdes menjadi PNS. Namun, jika memang Pemkab membutuhkanya akan kembali mengangkat lagi.

"Kelihatanya tidak akan mengangkat lagi, sebab untuk menjadi Sekdes ditentukan masing-masing oleh desa, beda dengan sebelumnya yang ditunjuk langsung oleh pemkab," tutupnya kepada blokBojonegoro.com.[din/lis]

Tag : sekdes, pns


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat