19:00 . Belasan CJH Bojonegoro Dipastikan Gagal Berangkat ke Tanah Suci   |   18:00 . Jamaah Haji Bojonegoro Bakal Diberangkatkan Mulai 31 Juli   |   17:00 . Puluhan CJH Bojonegoro Termasuk Kelompok Risti   |   16:00 . Jelang Idul Adha, Harga Cabai Merangkak Naik   |   15:00 . Musim Kemarau, Disnakkan Klaim Petani Ikan Sudah Panen   |   14:00 . Laga Kontra Arema Malang United Jadi Uji Coba Terakhir Persibo   |   13:00 . DPD AGPAII Bojonegoro Resmi Dikukuhkan   |   12:00 . Perkuat Pengembangan Operasional Kilang Nasional, Pertamina Gandeng 5 PTN   |   11:00 . Penetapan Caleg Tepilih, KPU Hanya Diberi Waktu Lima Hari   |   10:00 . Ratusan Guru PAI se-Bojonegoro Ikuti Pembinaan dan Halal Bihalal   |   09:00 . Cinta NKRI, Urus KTP Diusia Senja   |   08:00 . Abimanyu Dilantik Jadi Pj. Sekda Bojonegoro   |   07:00 . Mau Naik Haji? Periksa Kesehatan Ini Sebelum Berangkat   |   22:00 . Awak Media Diminta Keluar Saat Liput Pelantikan, Ini Alasan Bupati   |   21:00 . Bupati Resmi Lantik Pj Sekda Bojonegoro   |  
Sun, 21 July 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 16 May 2019 06:00

AMSI: Beda Medsos dengan Perusahaan Media Siber

AMSI: Beda Medsos dengan Perusahaan Media Siber

 
Reporter: Parto Sasmito
 
blokBojonegoro.com – Belakangan ini, informasi mengenai banyak hal bertebaran di media sosial (medsos), mulai Instagram, Facebook, Twitter, WhatsApp (WA) dan lain sebagainya. Bahkan tidak jarang yang mengklaim sebagai perusahaan media.
 
Oleh karena itu, warganet harus benar-benar cerdas dan mempunyai filter kuat untuk menyaring kabar agar tidak terjebak pada wilayah hoax. Karena tidak semua yang dibagikan benar-benar terkonfirmasi kebenarannya.
 
Koordinator Mataraman, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jatim, Muhammad Abdul Qohhar mengatakan, untuk menjadi sebuah perusahaan Media Siber diperlukan syarat-syarat yang tidak mudah. Bahkan bisa dibilang sangat panjang prosesnya.
 
“Mulai badan hukum, domisili yang jelas, penanggungjawab keredaksian hingga kompetensi awak redaksi,” katanya.
 
Mas Koko, sapaan karib pria yang juga Chief Executif Officer (CEO) Blok Media Group/BMG dengan produk Media Siber blokBojonegoro.com dan blokTuban.com itu menambahkan, aturan baku tentang Perusahaan Media Siber telah diatur dan diawasi ketat oleh Dewan Pers (DP).
 
“Karena, jika sudah terverifikasi oleh Dewan Pers, maka ada perlindungan hukum. Kalau di medsos maka larinya banyak ke UU ITE,” jelasnya.
 
Oleh karena itu, kurang tepat jika ada akun medsos yang mengatasnamakan perusahaan media. Karena, perusahaan media harus bersyarat pada kompetensi wartawan atau jurnalis yang belakangan ini makin diperketat. Baik itu untuk kualifikasi muda, madya atau utama.
 
“Jadi warganet dan masyarakat luas harus benar-benar bisa membedakan mana medsos dan perusahaan media. Karena, keberadaan hoax harus diperangi bersama,” pungkasnya. [ito/lis]
 
 
 
 
 

Tag : mesos, beda, perusahaan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 17 July 2019 22:00

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018 Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MI Kecamatan Kapas melaksanakan Bimbingan Teknis K13 Revisi Tahun 2018 yang akan berlangsung selama 4 hari dari tanggal 17 hingga 20 Juli 2019. Kegiatan ini berlangsung...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat