Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 22 May 2019 21:00

STAI Attanwir Peringati Haul Abuya Al-Maliki di Halaman Kampus

STAI Attanwir Peringati Haul Abuya Al-Maliki di Halaman Kampus

Kontributor: Maulina Alfiana

blokBojonegoro.com - Peringatan Haul Prof. Dr. Abuya Sayyid Muhammad Al Hasan bin Alawi Al-Maliki Al Hasani yang dilaksanakan oleh Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Attanwir, yang berada di Desa Talun, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, di halaman kampus setempat, Rabu (22/5/2019) sore.

Haul tersebut merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh STAI Attanwir, dengan berbagai rangkaian acara islami yang kemudian ditutup dengan berbuka puasa bersama. Acara tersebut diikuti oleh ratusan mahasiswa yang juga termasuk Santri Pondok Pesantren Attanwir serta jajaran para dosen dan tamu undangan.

Seperti diketahui, Prof. Dr. Abuya Sayyid Muhammad Al-Hasan bin Alwi Al-Maliki Al-Hasani adalah guru dari Al-Habib Abubakar bin Hasan Al-Attas Az-Zabidi, yang meninggal di Makkah pada Jumat 15 Ramadan 1425 Hijriyah dan dimakamkan di pemakaman Al-Ma’la disamping kuburan istri Rasulullah Sayyidah Khadijah binti Khuwailid.

Diceritakan oleh salah seorang murid Prof. Dr. Abuya Sayyid Muhammad Al Hasan bin Alawi Al-Maliki Al Hasani, yakni Syadzili Imron yang juga salah seorang ustazd di Pondok Attanwir, Abuya adalah sosok yang sangat disiplin, beliau sangat marah ketika melihat muridnya merokok. Diibaratkan rokok adalah semacam khomer.

Abuya pun tidak suka rambut panjang dan kuku yang panjang, beliau selalu menamakan sesuatu apapun miliknya, bahkan mobil beliau pun ada namanya semua dan kemana pun pergi selalu meminum air zam-zam.

"Dan ada satu hal lagi yang masih menjadi panutan yang tak lekang oleh zaman, yakni dengan sering membaca buku dan diskusi, tidak boleh ada kata nganggur, waktu harus dimanfaatkan sebaik-baiknya," papar Gus Syadzili sapaan akrabnya.

Sementara itu, salah satu Mahasiswa Abid Amrullah megatakan Sebagai santri, tentunya kita sepatutnya untuk hormat dan takdim dengan selalu mendoakan beliau, sebagai Guru yang luar biasa. Dan dengan memperingati haul seperti ini para santri akan selalu mengingat akan kebajikan-kebajikan yang pernah ditorehkan sewaktu beliau masih hidup.

"Guru besar Abuya memang sosok yang luar biasa, wajib bagi kita seorang mahasiswa yang juga santri untuk meneladani sifat-sifat serta perilakunya," tandas mahasiswa semester empat tersebut kepada blokBojonegoro. [lin/lis]

Tag : haul, abuya

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.



Berita Terkini