20:00 . Komplotan Pencuri Antar Provinsi Incar Nasabah Bank di Bojonegoro Berhasil DIbekuk   |   19:00 . DPRD Dorong Pemberian Intensif Guru Madrasah   |   18:00 . Ali Fauzi: Terorisme Bukan Hanya Terlihat dari Penampilan Fisik   |   17:00 . Pohon yang Ditebang, Akan Diganti dengan Jenis ini   |   16:00 . KIA di Bojonegoro Masih Tercetak 40 Persen   |   15:00 . Sering Nonton Film Porno, Kakek di Sukosewu Cabuli Anak 8 Tahun   |   14:00 . Siswa SMPLB Putra Harapan Raih Juara Pertama di Peparpenas 2019   |   13:00 . Pentingnya 3 Pilar di Era 4.0   |   12:00 . Pemkab Bojonegoro Ajukan UMK 2020 Sebesar Rp 2.016.720   |   11:00 . Mendorong Generasi Muda Menjadi Energi Penggerak Bangsa   |   10:00 . Awal Pekan, Harga Logam Mulia Naik Rp 1.000 per Gram   |   09:00 . Instalasi Unik, Bikin Pengunjung Geleng-Geleng   |   08:00 . Diduga Akibat Bediang, Rumah di Ngrejeng Terbakar   |   07:00 . Susu dan Makanan yang Harus Dihindari Sebelum Berolahraga   |   18:00 . Pergantian Antar Waktu DKR Kecamatan Kanor Resmi Dilantik   |  
Tue, 19 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 18 June 2019 22:00

PC PMII Bojonegoro Pertanyakan Hasil Kunjungan Bupati

PC PMII Bojonegoro Pertanyakan Hasil Kunjungan Bupati

Kontributor : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bojonegoro mempertanyakan hasil dari para pejabat di lingkungan Pemkab Bojonegoro yang beberapa hari lalu berangkat ke Inggris.

Berangkatnya Bupati Bojonegoro, Anna Muawannah bersama Pj Sekda Yayan Rohman, Kepala Badan Pendapatan Daerah Hery Sudjarwo dan Sekpri Bupati Rochmad Sholeh Farhoki, sempat menjadi berbincangan masyarakat Bojonegoro lantaran menghabiskan dana APBD hampir Rp1 Miliar.

"Bupati harus memberikan kejelasan pasca pulang dari Inggris. Sebab, sampai saat ini walaupun sudah mendapat kejelasan dari Humas Pemkab untuk mendatangi undangan dari YIPA, tetapi masih ambigu, lantaran tidak ada bukti yang jelas," ungkap Ketua PC PMII Bojonegoro, M Nur Hayan.

Menurut Hayan, sapaan akrabnya, kegiatan ke luar negeri bisa saja dilakukan jika hal itu akan memberikan dampak yang positif untuk percepatan pembangunan daerah yang pada nantinya dapat mengangkat derajat hidup masyarakat Bojonegoro. 

Namun menurutnya, dari pada uang hampir Rp1 miliar tersebut dipakai untuk keluar Negeri, lebih baik dimanfaatkan untuk membangun perekonomian masyarakat di desa-desa yang kondisi hidupnya masih dibawah rata-rata. Ataupun, fokus untuk menyelesaikan janji yang sebelumnya disampaikan saat kampanye dahulu.

"Sudah seharusnya Bupati menyampaikan ke masyarakat mengenai hasil kunjunganya ke Inggris, hal ini berkaitan dengan anggaran yang digunakan adalah anggaran masyarakat" pungkasnya kepada blokBojonegoro.com.[din/lis]

 

 

 

Tag : pmii, inggris, bupati, anggaran

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat