18:00 . Jamaah Haji Bojonegoro Bakal Diberangkatkan Mulai 31 Juli   |   17:00 . Puluhan CJH Bojonegoro Termasuk Kelompok Risti   |   16:00 . Jelang Idul Adha, Harga Cabai Merangkak Naik   |   15:00 . Musim Kemarau, Disnakkan Klaim Petani Ikan Sudah Panen   |   14:00 . Laga Kontra Arema Malang United Jadi Uji Coba Terakhir Persibo   |   13:00 . DPD AGPAII Bojonegoro Resmi Dikukuhkan   |   12:00 . Perkuat Pengembangan Operasional Kilang Nasional, Pertamina Gandeng 5 PTN   |   11:00 . Penetapan Caleg Tepilih, KPU Hanya Diberi Waktu Lima Hari   |   10:00 . Ratusan Guru PAI se-Bojonegoro Ikuti Pembinaan dan Halal Bihalal   |   09:00 . Cinta NKRI, Urus KTP Diusia Senja   |   08:00 . Abimanyu Dilantik Jadi Pj. Sekda Bojonegoro   |   07:00 . Mau Naik Haji? Periksa Kesehatan Ini Sebelum Berangkat   |   22:00 . Awak Media Diminta Keluar Saat Liput Pelantikan, Ini Alasan Bupati   |   21:00 . Bupati Resmi Lantik Pj Sekda Bojonegoro   |   20:00 . Pj Sekda Bojonegoro Resmi Dilantik   |  
Sat, 20 July 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 18 June 2019 22:00

PC PMII Bojonegoro Pertanyakan Hasil Kunjungan Bupati

PC PMII Bojonegoro Pertanyakan Hasil Kunjungan Bupati

Kontributor : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bojonegoro mempertanyakan hasil dari para pejabat di lingkungan Pemkab Bojonegoro yang beberapa hari lalu berangkat ke Inggris.

Berangkatnya Bupati Bojonegoro, Anna Muawannah bersama Pj Sekda Yayan Rohman, Kepala Badan Pendapatan Daerah Hery Sudjarwo dan Sekpri Bupati Rochmad Sholeh Farhoki, sempat menjadi berbincangan masyarakat Bojonegoro lantaran menghabiskan dana APBD hampir Rp1 Miliar.

"Bupati harus memberikan kejelasan pasca pulang dari Inggris. Sebab, sampai saat ini walaupun sudah mendapat kejelasan dari Humas Pemkab untuk mendatangi undangan dari YIPA, tetapi masih ambigu, lantaran tidak ada bukti yang jelas," ungkap Ketua PC PMII Bojonegoro, M Nur Hayan.

Menurut Hayan, sapaan akrabnya, kegiatan ke luar negeri bisa saja dilakukan jika hal itu akan memberikan dampak yang positif untuk percepatan pembangunan daerah yang pada nantinya dapat mengangkat derajat hidup masyarakat Bojonegoro. 

Namun menurutnya, dari pada uang hampir Rp1 miliar tersebut dipakai untuk keluar Negeri, lebih baik dimanfaatkan untuk membangun perekonomian masyarakat di desa-desa yang kondisi hidupnya masih dibawah rata-rata. Ataupun, fokus untuk menyelesaikan janji yang sebelumnya disampaikan saat kampanye dahulu.

"Sudah seharusnya Bupati menyampaikan ke masyarakat mengenai hasil kunjunganya ke Inggris, hal ini berkaitan dengan anggaran yang digunakan adalah anggaran masyarakat" pungkasnya kepada blokBojonegoro.com.[din/lis]

 

 

 

Tag : pmii, inggris, bupati, anggaran

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 17 July 2019 22:00

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018 Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MI Kecamatan Kapas melaksanakan Bimbingan Teknis K13 Revisi Tahun 2018 yang akan berlangsung selama 4 hari dari tanggal 17 hingga 20 Juli 2019. Kegiatan ini berlangsung...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat