07:00 . Orangtua, Yuk Kenali Gaya Belajar Anak!   |   06:00 . Ayo Dukung Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen   |   22:00 . Apa Itu Terapi Plasma Konvalesen ?   |   21:00 . Taman Gajah Bolong Diresmikan   |   20:00 . Perbaiki Peta Zonasi Risiko, dengan Disiplin Jalankan PPKM   |   19:00 . Lembaga Eijkman Tidak Temukan Varian Baru Virus Covid-19   |   18:00 . Monitoring dan Evaluasi Menjadi Dasar Perpanjangan PPKM   |   17:00 . Hujan Terus, Tanah di Desa Semanding Longsor   |   16:00 . Disuntik Vaksin, Arumi Pegang Erat Tangan Wagub Emil Dardak   |   15:00 . Diresmikan, Taman Gajah Bolong Tawarkan Fasilitas Menarik untuk Refreshing   |   14:00 . Relawan Nasi Bagikan Nasi untuk Korban Banjir   |   13:00 . Banjir Belum Surut, Pintu Air Dibuka   |   12:00 . Desa Kalianyar Masih Tergenang Banjir   |   11:00 . Dua Hari Banjir di TPK Bojonegoro Belum Surut   |   10:00 . Diresmikan Bupati, Taman Gajah Bolong Sebagai Tempat Berlibur dan Penghasil Oksigen   |  
Sat, 23 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Musim Kemarau, Ratusan Embung Mulai Mengering

blokbojonegoro.com | Tuesday, 02 July 2019 18:00

Musim Kemarau, Ratusan Embung Mulai Mengering

Reporter: M Safuan

blokBojonegoro.com - Musim kemarau yang terjadi di Bojonegoro, kini mulai berdampak pada ratusan embung yang kondisi airnya mulai menyusut bahkan ada pula yang mulai mengering. Padahal keberadaan embung itu sendiri diperuntukan sebagai pengairan sawah maupun untuk kebutuhan lainnya.

"Total ada 513 embung yang keberadaan tersebar di beberapa desa/kecamatan yang ada di Bojonegoro," kata Kepala Bidang Air Baku dan Irigasi, Dinas Pekerjaan Umum dan Sumber Daya Air (PU-SDA) Bojonegoro, Iwan Kristian.

Menurutnya susutnya air maupun mengeringnya embung tersebut karena hujan yang tidak lagi turun di wilayah Kabupaten Bojonegoro, sehingga menyebabkan pasokan air di embung tersebut terus menyusut setiap harinya.

"Dari total ratusan embung itu, hanya ada 29 embung masih ada airnya yang lokasinya tersebar di wilayah Bojonegoro," terang Iwan kepada blokBojonegoro.com.

Dengan melihat kondisi embung yang ada pihaknya tengah melakukan tahapan normalisasi, pasalnya normalisasi itu juga diperlukan agar daya tampung air lebih banyak sehingga bisa untuk membantu kebutuhan air warga. 

"Selain itu, normalisasi itu juga diperuntukan untuk membasahi lahan pertanian," tutur pria yang akrab disapa Iwan itu.[saf/lis]

 

Tag : kemarau, embung


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat