11:00 . Penerapan New Normal, Farida Hidayati Desak Pemerintah Pusat dan Daerah Perhatikan Pesantren   |   10:00 . Mengenal Lebih Dekat Arga Marvel, Penyanyi Asal Bojonegoro   |   09:00 . Pulang dari Ladang, Warga Gondang Terseret Arus Kali Kandangan   |   08:00 . Permudah Layanan Kependudukan, Pemkab Luncurkan Aplikasi Online   |   07:00 . 5 Cara Hilangkan Rasa Baper Terhadap Mantan   |   21:00 . UDD PMI Bojonegoro Meski Idul Fitri Stok Darah Aman   |   20:00 . Tambah 1 Lagi di Kota, Kumulatif 51 Orang Positif Covid-19 di Bojonegoro   |   19:00 . Bupati Bojonegoro Hadiri Penyaluran BLT DD di Kepohbaru   |   18:00 . Sekda: Kenaikan Tunjangan DPRD Diproses Sejak 2019   |   17:00 . Kenaikan Tunjangan DPRD Bojonegoro, Begini Prosesnya Hingga Diundangkan   |   16:00 . 3 Bulan, Transaksi Pengiriman Barang di Kantor Pos Meningkat   |   15:00 . Tahun 2020, Sebanyak 181 Penyandang Disabilitas Bakal Dapat Bantuan Rp1,5 Juta   |   14:00 . Heemm...! Tunjangan Wakil Rakyat Naik   |   13:00 . 11 Penjaga Makam Leluhur Terima Gaji Rp750 Ribu   |   12:00 . Libatkan Relawan Jadikan Kampung Tangguh   |  
Fri, 29 May 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 10 July 2019 13:00

Festival Tari Thengul

Bakal Diikuti 2.019 Penari Thengul Sampai Pembagian 25 Ribu Sego Buwuhan

Bakal Diikuti 2.019 Penari Thengul Sampai Pembagian 25 Ribu Sego Buwuhan

Kontributor : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, bakal menggelar pagelaran tari thengul masal dengan jumlah 2.019 penari dari tingkat Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah Menengah Atas (SMA), pada Minggu 14 Juli 2019 di Jembatan Sosrodilogo dan Lapangan Desa Trucuk, Kecamatan Trucuk.

Selain menampilkan kesenian budaya asli Kabupaten Bojonegoro ini, kelezatan makanan khas Kota Ledre, yaitu 'Sego Buwuhan' juga akan turut disajikan pada acara tersebut.

[Baca juga: Festival Tari Thengul Internasional, ini Rangkaian Acaranya...]

Kepala Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro, Enggar Dyah Rinimukti, mengatakan, selain ada penampilan 2.019 penari thengul, bakal ada juga pembagian 25 ribu porsi sego buwuhan secara gratis untuk para pengunjung.

Namun sebelumnya, akan ada lomba cipta menu sego buwuhan yang diikuti seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Bojonegoro pada pukul 09:00 WIB sampai 11:00 WIB. Bahkan tidak tanggung-tanggung Disbudpar juga bakal mengundang Chef Juna (Juri Master Chef Indonesia) sebagai penilai cipta menu buwuhan tersebut.

"Kita juga akan mengintruksikan 430 desa, 40 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta 25 instansi lintas vertikal (RSUD dan BUMD) untuk menyiapkan 50 bungkus nasi buwuhan dan kita juga akan mengajukan sego buwuhan ke Hak Kekayaan Inteletual (HAKI) untuk jadi hak patenya Bojonegoro," ujar Enggar.

Ia juga menjelaskan tujuan diadakannya acara ini adalah untuk mengekspresikan rasa cinta terhadap kebudayaan dan juga kesenian Thengul khas Bojonegoro, khususnya bagi generasi milenial. Selain itu juga untuk mengangkat kembali pamor sego buwuhan sebagai makanan khas Bojonegoro yang sudah tidak asing ditelinga masyarakat Kabupaten Bojonegoro.

"Tujuan festival ini salah satunya juga untuk mengangkat potensi wisata yang ada yang ada di Bojonegoro juga. Kami sekaligus ingin memperkenalkan Sego Buwuhan sebagai makanan khas Bojonegoro ke masyarakat dan tentunya wisatawan," tuturnya.

Selain itu, pagelaran yang mengambil tema 'Gebayar 2.019 penari Thengul dan 25 ribu Sego Buwuhan' tersebut juga akan dihadiri perwakilan dari lima negara yang akan menunjukkan tarian tradisionalnya. Lima negara tersebut yaitu Bulgaria, Polandia, Thailand dan Mexico.[din/ito]

Tag : festival, tari, thengul, bojonegoro, internasional


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat