18:00 . Mahasiswa STIE Cendekia Kunjungi Lapangan Banyu Urip   |   17:00 . Duh...! Politik Uang Masih Jadi Tren Cakades?   |   16:00 . Tanggul Jebol, 135 Hektar Tanaman Padi Siap Panen Terancam Gagal Panen   |   15:00 . Cerita Mahasiswa Asal Bojonegoro Saat Virus Corona Mewabah   |   14:00 . 500 Sak Disiapkan untuk Perbaiki Tanggul Kali di Kanor yang Jebol   |   13:00 . Survei, PDPM Ungkap Pencalonan Kades   |   12:00 . Sensus Penduduk 2020 Dimulai, Pemkab Bojonegoro Siap Dukung   |   11:00 . Bupati Sambut 1.039 Personel BKO untuk Pengamanan Pilkades Serentak   |   10:00 . Pemkab Bojonegoro Siap Dukung Sensus Penduduk 2020   |   09:30 . Hujan, Bengawan Solo Masuk Siaga Hijau   |   09:00 . Semangati Kiai Kampung, Gusdurian Berikan Sepeda dan Peralatan Ibadah   |   08:00 . Selesai Observasi, Mahasiswa Asal Bojonegoro Kuliah di Cina Pulang   |   07:00 . Studi: Punya Teman Suportif Bikin Perempuan Lebih Sukses dalam Karier   |   18:00 . Mahasiswi di China Asal Ngasem Bisa Pulang Kampung   |   17:00 . Awal Pekan, Harga Bawang Putih Berangsur Turun   |  
Tue, 18 February 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 08 August 2019 17:00

Desa Ini Saat Kemarau Masuk Terparah Kekurangan Air Besih

Desa Ini Saat Kemarau Masuk Terparah Kekurangan Air Besih

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Di Kecamatan Sukosewu, setiap musim kemarau melanda, terdapat empat desa yang tergolong sulit air bersih, yakni Desa Sumberjokidul, Sidorejo, Purwoasri dan Pacing, sehingga perlu droping air bersih.

"Memang 4 desa ini saat kemarau pasti kekurangan air bersih, namun yang terparah ada dua desa yakni Desa Sumberjokidul dan Sidorejo," kata Camat Sukosewu, M. Yasir.

Oleh karenanya, lanjut Yasir, saat ada  droping air bersih di wilayahnya tentu sangat membantu warga. Karena saat kemarau, warga harus rela mengambil air  berjalan ke sumber paling dekat sejauh 1.5 kilometer.

"Bantuan droping air bersih di desa Sumberjokidul ini sudah keenam kalinya," beber Yasir kepada blokBojonegoro.com.

Terpisah, Kasi Rehabilitasi dan Rekontruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Yudi Hendro mengatakan, droping air bersih di Kecamatan Sukosewu sudah 6 kali.

"Droping air bersih berdasarkan pengajuan desa," cakap Yudi. [saf/mu]

Tag : sumberjokidul, kekeringan, kemarau, kekurangan air bersih


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat