20:00 . BLT DD Tahap Kedua di Bojonegoro Mulai Cair   |   19:30 . 1 Orang Positif Covid-19 di Bojonegoro Dinyatakan Sembuh   |   19:00 . Pembunuhan Terhadap Janda, Terdakwa Divonis 12 Tahun Penjara   |   18:00 . Usai Lebaran, Tren Gadai Barang Kembali Ramai   |   17:00 . Pembatasan Wilayah, ini Dampaknya bagi Perusahaan Jasa Travel   |   16:00 . 1.361 CJH Batal Berangkat Jadi Prioritas Berangkat Haji Tahun Depan   |   15:00 . Diduga Peras Kades, 2 Oknum LSM Dicokok Polisi di Warung Kopi   |   14:00 . Pasein Covid-19 di RS Bhayangkara Wahyu Tetuko Diberikan Terapi Pernapasan   |   13:00 . Ribuan CJH Asal Bojonegoro Gagal Berangkat Tahun ini   |   12:00 . Pasca Lebaran, Omzet Pedagang Daging Sapi Menurun Drastis   |   11:00 . 12 Instansi Ikuti Penandatangan MoU Mall Pelayanan Publik   |   10:00 . Santunan Jasa Raharja untuk Korban Cacat Tetap Menempati Posisi Paling Rendah   |   09:00 . Kejaksaan Negeri Bojonegoro Menuju Predikat WBK 2020   |   08:00 . Melihat Proses Pembuatan Jajanan Jadul 'Ladu'   |   07:00 . Cegah Covid-19, Perlukah Tahan Napas saat Berdekatan dengan Orang?   |  
Wed, 03 June 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 05 September 2019 12:00

Bojonegoror FC Menang WO, Nganjuk United Didenda 20 Juta

Bojonegoror FC Menang WO, Nganjuk United Didenda 20 Juta

Kontributot: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Bojonegoro FC dinyatakan menang WO usai lawannya Nganjuk United tak kunjung menampakkan diri di Stadion Letjen H. Soedirman Bojonegoro.

Klub asal Kota Angin itu berdalih ada masalah non teknis saat berangkat ke Kabupaten Bojonegoro.

Situasi ini sebetulnya sudah terlihat saat tidak ikut tecnikal meeting. Bahkan Nganjuk United tidak mengirimkan perwakilan di sesi konferensi pers dan hanya mengirim warna jersey yang akan digunakan untuk bermain.

Benar saja, Nganjuk United yang seharusnya bertandang ke Stadion Letjen H. Soedirman untuk memainkan laga lanjutan Liga 3 Jatim Grup B pada hari Sabtu (24/08/2019) tidak jua terlihat hingga jadwal kick off. Padahal pengawas lapangan dan skuat Bojonegoro FC sudah menunggu sampai 30 menit.

Tidak hadirnya Nganjuk United sebenarnya sangat disayangkan oleh Manajer Bojonegoro FC, Ali Mahmud. Sebab bukan masalah menang atau kalah yang dicari, melainkan pembinaan sepakbola agar lebih baik lagi.

"Yang kita inginkan bukan poin seperti ini, melainkan 3 poin hasil keringat sendiri. Pasalnya laga ini sangat dibutuhkan tim kita yang notabenya pemain asli Bojonegoro untuk menambah jam terbang dan pengalaman pemain," ujarnya.

Sedangkan, tidak hadirnya Nganjuk United membuatnya terkena denda Rp20 juta dan pengurangan 3 poin oleh Asprov PSSI Jawa Timur. Sebab, Asprov menilai tidak hadirnya Nganjuk United tidak mempunyai alasan yang jelas.

"Hal itu berdasarkan surat yang dikirim Asprov kepada kita dengan Nomor: 044/Komdis/PSSI-Jatim/IX/2019," lanjut Ali Mahmud.

Sedangkan, untuk klasemen sementara grup B sendiri dipuncaki oleh Perseta Tulungagung dengan 9 poin dari 3 kali bermain. Di posisi kedua ada Perspa Pacitan dengan 7 poin dari 4 kali bermain dan dilanjut oleh Persemag Magetan dengan 3 poin dari 3 kali bermain.

Untuk posisi keempat dan kelima diduduki oleh Bojonegoro FC dan Nganjuk United dengan  3 poin dan 0 poin, dari 3 kali bermain. [din/mu]

Tag : bojonegoro fc, liga 3


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat