20:00 . Alat Jumbo JTB Terpanjang Kesulitan Belok   |   19:00 . Spot Petualang Menarik dan Menantang di Kota Migas Bojonegoro   |   18:00 . Mendebarkan, Aksi Barongsai - Leang Leong saat Imlek   |   17:00 . Kangen Bojonegoro? Intip Wisata, Budaya dan Keseniannya   |   16:00 . Serba-serbi Perayaan Imlek di Tahun 2020 Shio Tikus Logam   |   15:00 . Ciptakan Kader Militan, IPNU IPPNU Gedongarum Gelar Makesta   |   14:00 . Digelar 2 Hari, ini Rangkaian Alisco 2020   |   13:00 . Brimob Bojonegoro Ikut Amankan Perayaan Imlek   |   12:00 . Air Kali Pacal Meluap, Ratusan Rumah Terendam   |   11:00 . Meriah, Hari Ini Pembukaan Alisco 2020   |   10:00 . Wujudkan Ketahanan Wilayah, Koramil Kanor Gelar Karya Bakti   |   09:00 . Atraksi Barongsai Pukau Warga di Klenteng Hok Swie Bio   |   08:00 . Imlek, Mari Saling Menghormati Antar Sesama Pemeluk Agama   |   07:00 . Bagaimana Mengajarkan Anak bahwa Uang Bukan Jatuh dari Pohon?   |   06:00 . Alat Berat Parkir di Ngulanan   |  
Sun, 26 January 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 11 September 2019 11:00

Berkebun Berdua, Sepasang Suami Istri Ciptakan Wisata Taman Bunga

Berkebun Berdua, Sepasang Suami Istri Ciptakan Wisata Taman Bunga

Kontributor: A'imatun Khasanah

blokBojonegoro.com - Bermula dari niatnya berwiraswasta, sepasang suami istri, Rahmat dan Lilik bertekat menciptakan Wisata Taman Bunga di Pusat Kota, tepatnya di Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro.

Tak mengecewakan, taman yang ada di sisi selatan Jembatan Sosrodilogo tersebut cukup menyedot perhatian para pengunjung yang didominasi para remaja yang berburu foto khususnya hari libur.

Sang pemilik, Rahmat mengatakan bahwa usahanya ini dirintis sendiri dengan istrinya mulai dari nol, dengan bekerjasama dengan pemilik lahan dan juga modal sebesar Rp50 Juta.

"Semuanya kami rintis dari nol, bahkan untuk penanaman bunga ini saya hanya berkebun berdua bersama istri saya, dan dibantu satu tenaga kasar untuk mencangkul, sebab saya tidak bisa mencangkul," jelasnya sambil terkekeh.

Tanpa bekal pengalaman, Rahmat mencoba bermacam-macam cara untuk menanam berbagai bunga yang saat ini menghiasi lahan yang dinamakan 'Garden Flower' olehnya tersebut.

"Untuk pengairan bunga-bunga itu dulu saya hanya menggunakan selang kecil masih kewalahan dan bunga-bunga layu, lalu mendapat saran dari warga untuk memompa air dari bengawan langsung, ternyata lebih efektif," ungkapnya.

Sementara istri pemilik taman tersebut, Lilik mengatakan sejak dibuka 1 juli 2019 lalu, dihari-hari biasa 'Garden Flower' masih cukup sepi dan ramai ketika hari libur dan akhir pekan saja.

"Untuk masuk para pengunjung hanya dikenai tiket masuk sebesar Rp3.000,- saja, dan bebas foto di manapun sesuka mereka," pungkasnya kepada blokBojonegoro.com. [aim/lis]

 

Tag : taman, bunga


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat