08:00 . Penting untuk Kenali Gejala Covid Sejak Awal   |   07:00 . Wajib Tahu, Ini 4 Penyebab Sperma Encer dan Solusinya   |   06:00 . Momentum HGN; dari Guru untuk Bangsa   |   21:00 . TBM Budi Utomo Tingkatkan Budaya Literasi di Kecamatan Malo   |   20:00 . Workshop dan Pelatihan untuk Perajin Resmi Dibuka Hari Ini   |   19:00 . Wisata Gerabah Rendeng Masih Bertahan di Tengah Pandemi   |   18:30 . Update Perkembangan Terkini Covid-19 di Indonesia   |   18:00 . Sempat Pindah-pindah Tempat, Geprek ini Kebanjiran Pelanggan Setiap Hari   |   17:00 . Cegah Pernikahan Dini, 44 Mahasiswa Ikuti Pembinaan Pra Nikah   |   16:00 . Wisata Edukasi Grabah Kembali Dibuka, Begini Kondisinya di Masa Pandemi   |   15:00 . AKBP Eva Guna Pandia Resmi Jabat Kapolres Bojonegoro   |   14:00 . Nikmatnya Es Cao Legendaris di Jalan Teuku Umar   |   13:00 . Program-program Imunisasi di Indonesia Terbukti Berhasil Cegah Penyakit Menular   |   12:00 . Kaum Muda Harus Jadi Pendorong Perilaku Aman Covid-19   |   11:00 . Ciptakan Smartphone Shower Plant SMP-5 untuk Siram Tanaman Via HP   |  
Wed, 25 November 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 07 October 2019 10:00

Nasib Persibo Pasca Rusuh di Nganjuk

Tunggu Keputusan Asprov, Manajemen Persibo Minta Maaf

Tunggu Keputusan Asprov, Manajemen Persibo Minta Maaf

Kontributor: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Manajemen Persibo Bojonegoro meminta maaf atas peristiwa masuknya para suporter yang terjadi di Stadion Anjuk Ladang, Kabupaten Nganjuk pada Sabtu (5/10/2019) lalu.

Sebab, kericuhan pada laga putaran kedua grup A Liga 3 Jatim 2019 yang mempertemukan Persibo dengan Nganjuk Ladang FC tersebut, mengakibatkan official pertandingan mengalami luka memar, lantaran dikejar dan dipukul oleh suporter yang masuk lapangan.

"Kami dari pihak manajemen mohon maaf atas kejadian insiden kemarin yang terjadi di Nganjuk," ungkap Humas Manajemen Persibo, Ibnu Muttaqin.

Ia juga menyayangkan dengan adanya suporter yang masuk lapangan. Walaupun Ibnu Muttaqin juga merasakan kekecewaan yang dialami oleh para suporter terhadap kepemimpinan wasit Johan Cruyf Al Majid yang sangat merugikan Persibo. Bahkan, pelatih Persibo terlihat beberapa kali melakukan protes keras ke pengawas wasit, tetapi tidak ada respon juga.

"Semoga pertandingan selanjutnya tidak terjadi lagi seperti di Nganjuk dan semua harus wajib mengevaluasi, jangan hanya menyalahkan pihak sebelah," lanjut Ibnu sambil minta maaf.

Sampai saat ini pasca insiden tersebut, pihak manajemen Persibo masih menunggu surat resmi dari Asprov PSSI Jatim. Apabila Komisi Disiplin memberikan keputusan sanksi kepada Persibo, langkah selanjutnya adalah melakukan pembahasan bersama manajemen.

"Apapun yang diputuskan oleh Asprov PSSI maupun Komisi Disiplin akan kita taati dan selanjutnya akan kita bahas bersama," tutup Ibnu kepada blokBojonegoro.com. [din/mu]

Tag : persibo, liga 1, liga 2, liga 3, liga 3 jatim


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 16:00

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang M. Anang Febri Efendi reporter blokTuban.com resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi kedua, dilaksanakan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat