07:00 . Kehabisan Masker Sekali Pakai, Bolehkah Pakaikan Anak Masker Kain?   |   06:00 . Perjalanan Kereta Dikurangi, Ribuan Tiket Dibatalkan   |   22:00 . DPRD Pertanyakan Kesiapan Dinkes Tanggulangi Corona   |   21:00 . Gerakan #DiRumahAja Cenderung Setengah Hati, ini yang Bisa Dilakukan   |   20:00 . Sejumlah Komoditi Alami Penurunan Harga, ini Sebabnya   |   19:00 . Respon Instruksi Bupati, Pertamina EP Asset 4 Salurkan Bantuan ke Dinkes   |   18:00 . Gedung Pusdiklat Dander Bakal Jadi Rumah Sakit Sementara   |   17:00 . Peduli Saat Social Distancing, Bagi-bagi Nasi Bungkus   |   16:00 . 10 Orang Selesai Pemantauan, 44 Orang Dinyatakan ODP   |   15:00 . Waspada Kecelakaan, Tambah 2 Palang Pintu KA di Kapas dan Kalitidu   |   14:00 . Suwarto: Kampung Lontong Lodeh Ditutup Sementara   |   13:00 . 18 Perjalanan Kereta Dibatalkan   |   12:00 . Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh   |   11:00 . Dampak Corona, Omzet Pedagang Lontong Lodeh Turun   |   10:00 . Pelantikan Kepala Desa Digelar Online di Masing-Masing Kecamatan   |  
Tue, 31 March 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 07 October 2019 10:00

Nasib Persibo Pasca Rusuh di Nganjuk

Tunggu Keputusan Asprov, Manajemen Persibo Minta Maaf

Tunggu Keputusan Asprov, Manajemen Persibo Minta Maaf

Kontributor: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Manajemen Persibo Bojonegoro meminta maaf atas peristiwa masuknya para suporter yang terjadi di Stadion Anjuk Ladang, Kabupaten Nganjuk pada Sabtu (5/10/2019) lalu.

Sebab, kericuhan pada laga putaran kedua grup A Liga 3 Jatim 2019 yang mempertemukan Persibo dengan Nganjuk Ladang FC tersebut, mengakibatkan official pertandingan mengalami luka memar, lantaran dikejar dan dipukul oleh suporter yang masuk lapangan.

"Kami dari pihak manajemen mohon maaf atas kejadian insiden kemarin yang terjadi di Nganjuk," ungkap Humas Manajemen Persibo, Ibnu Muttaqin.

Ia juga menyayangkan dengan adanya suporter yang masuk lapangan. Walaupun Ibnu Muttaqin juga merasakan kekecewaan yang dialami oleh para suporter terhadap kepemimpinan wasit Johan Cruyf Al Majid yang sangat merugikan Persibo. Bahkan, pelatih Persibo terlihat beberapa kali melakukan protes keras ke pengawas wasit, tetapi tidak ada respon juga.

"Semoga pertandingan selanjutnya tidak terjadi lagi seperti di Nganjuk dan semua harus wajib mengevaluasi, jangan hanya menyalahkan pihak sebelah," lanjut Ibnu sambil minta maaf.

Sampai saat ini pasca insiden tersebut, pihak manajemen Persibo masih menunggu surat resmi dari Asprov PSSI Jatim. Apabila Komisi Disiplin memberikan keputusan sanksi kepada Persibo, langkah selanjutnya adalah melakukan pembahasan bersama manajemen.

"Apapun yang diputuskan oleh Asprov PSSI maupun Komisi Disiplin akan kita taati dan selanjutnya akan kita bahas bersama," tutup Ibnu kepada blokBojonegoro.com. [din/mu]

Tag : persibo, liga 1, liga 2, liga 3, liga 3 jatim


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 30 March 2020 12:00

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh Petani Desa Tinumpuk, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro berhasil menanam waluh (labu kuning) tumpangsari dengan pohon pisang di tegalannya. Suparno bisa memanen waluh muda 40 buah setiap hari, karena sayuran...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat