11:00 . Penerapan New Normal, Farida Hidayati Desak Pemerintah Pusat dan Daerah Perhatikan Pesantren   |   10:00 . Mengenal Lebih Dekat Arga Marvel, Penyanyi Asal Bojonegoro   |   09:00 . Pulang dari Ladang, Warga Gondang Terseret Arus Kali Kandangan   |   08:00 . Permudah Layanan Kependudukan, Pemkab Luncurkan Aplikasi Online   |   07:00 . 5 Cara Hilangkan Rasa Baper Terhadap Mantan   |   21:00 . UDD PMI Bojonegoro Meski Idul Fitri Stok Darah Aman   |   20:00 . Tambah 1 Lagi di Kota, Kumulatif 51 Orang Positif Covid-19 di Bojonegoro   |   19:00 . Bupati Bojonegoro Hadiri Penyaluran BLT DD di Kepohbaru   |   18:00 . Sekda: Kenaikan Tunjangan DPRD Diproses Sejak 2019   |   17:00 . Kenaikan Tunjangan DPRD Bojonegoro, Begini Prosesnya Hingga Diundangkan   |   16:00 . 3 Bulan, Transaksi Pengiriman Barang di Kantor Pos Meningkat   |   15:00 . Tahun 2020, Sebanyak 181 Penyandang Disabilitas Bakal Dapat Bantuan Rp1,5 Juta   |   14:00 . Heemm...! Tunjangan Wakil Rakyat Naik   |   13:00 . 11 Penjaga Makam Leluhur Terima Gaji Rp750 Ribu   |   12:00 . Libatkan Relawan Jadikan Kampung Tangguh   |  
Fri, 29 May 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 29 November 2019 12:00

Kasus Pembunuhan Janda di Dander

Motif Pembunuhan, Korban Sering Curhat Hamil

Motif Pembunuhan, Korban Sering Curhat Hamil

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Teka-teki pembunuh janda di samping Waduk turut Desa Sumodikaran Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro, beberapa waktu lalu terungkap. Pelaku diketahui berinisial AN ST (19 tahun), pelajar asal Desa Sumodikaran Kecamatan Dander Bojonegoro, sedangkan korban berinisial AIDS Z perempuan 20 tahun warga Dusun Kedungrejo Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander.

Kapolres Bojonegoro, AKBP Muchamad Budi Hendrawan menceritakan, motif pembunuhan ini dilatarbelakangi tersangka merasa kesal dengan korban yang merupakan teman dekatnya yang selalu meminta solusi terkait kehamilan korban.

"Korban sering berkata, meski tersangka tidak menghamili korban, tapi tersangka juga pernah melakukan hubungan badan dengan korban," jelas Kapolres baru Bojonegoro.

Selain itu korban juga sering meminta uang kepada tesangka AN ST, sehingga tersangka merasa risih dan mempunyai pikiran untuk membunuh korban.

Berdasarkan pemeriksaan, jelas Kapolres, korban mengalami gagal nafas akibat patah tulang pada koloid yang menyebabkan korban meninggal.

Barang bukti yang diamakan antara lain, 1 unit sepeda motor Honda Beat warna hitam nopol S-2487-B milik korban, 1 buah handphone merk Samsung warna putih milik korban, 1 buah jaket warna hitam milik korban, 1 buah rok mini warna pink motif bintik merah milik korban, 1 pasang sandal jepit warna ungu milik korban, 1 unit sepeda motor Yamaha Vixion warna merah hitam nopol S-5165-DF milik tersangka.

Juga 1 buah HP Oppo warna hitam milik tersangka, 1 buah jaket sweater warna merah milik tersangka, 1 buah celana jeans warna biru yang sobek bagian lututnya milik tersangka, 1 pasang sandal jepit warna hitam milik tersangka, satu botol plastik berukuran 1,5 liter yang berisi cairan, 1 buah gelas plastik, 1 buah tampar warna biru dan 1 buah korek api. [zid/mu]

Tag : pembunuhan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat