19:00 . Lembaga Pelatihan Kerja dan Sertifikasi Unugiri Gelar Webinar Santri Wirausahawan   |   18:00 . Kadin Bojonegoro Goes to Campus STEBI Al-Rosyid   |   15:00 . Jelang Tutup Bulan, Harga Emas Melesat Naik   |   14:00 . Hari Jadi Provinsi Jatim, Pelaku UMKM Di Bojonegoro Raih Penghargaan Economy Hybrid   |   13:00 . Capaian Vaksinasi Belum Sampai 50%, Bojonegoro Masih pada PPKM Level 3   |   12:00 . Malam ini Grand Final Pemilihan Duta Wisata Raka Raki Jawa Timur   |   09:00 . Tunggu Burung Emprit, Warga Dander Disambar Petir   |   21:00 . Otodidak, Pemuda Warga Deru Ini Buka Usaha Gitar Custom   |   20:00 . Kadin Goes To Campus STIE Permata dan STIE Cendekia   |   19:00 . Bupati Bojonegoro Berharap BPD Turut Aktif dalam Abpednas   |   15:00 . Tingkatkan Mitigasi Bencana, Bupati Bojonegoro Pimpin Gelar Apel Siaga Pasukan   |   14:00 . Cuaca Panas Ekstrem Diprediksi Akan Menurun Bulan November Mendatang   |   13:00 . Harga Cabai Rawit Alami Penurunan 35%   |   08:00 . Tak Lelah Edukasi Pentingnya Vaksinasi Covid-19   |   07:00 . Tanaman Obat, Ini 7 Manfaat Daun Ketumbar   |  
Wed, 27 October 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Kasus Pembunuhan Janda di Dander

Motif Pembunuhan, Korban Sering Curhat Hamil

blokbojonegoro.com | Friday, 29 November 2019 12:00

Motif Pembunuhan, Korban Sering Curhat Hamil

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Teka-teki pembunuh janda di samping Waduk turut Desa Sumodikaran Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro, beberapa waktu lalu terungkap. Pelaku diketahui berinisial AN ST (19 tahun), pelajar asal Desa Sumodikaran Kecamatan Dander Bojonegoro, sedangkan korban berinisial AIDS Z perempuan 20 tahun warga Dusun Kedungrejo Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander.

Kapolres Bojonegoro, AKBP Muchamad Budi Hendrawan menceritakan, motif pembunuhan ini dilatarbelakangi tersangka merasa kesal dengan korban yang merupakan teman dekatnya yang selalu meminta solusi terkait kehamilan korban.

"Korban sering berkata, meski tersangka tidak menghamili korban, tapi tersangka juga pernah melakukan hubungan badan dengan korban," jelas Kapolres baru Bojonegoro.

Selain itu korban juga sering meminta uang kepada tesangka AN ST, sehingga tersangka merasa risih dan mempunyai pikiran untuk membunuh korban.

Berdasarkan pemeriksaan, jelas Kapolres, korban mengalami gagal nafas akibat patah tulang pada koloid yang menyebabkan korban meninggal.

Barang bukti yang diamakan antara lain, 1 unit sepeda motor Honda Beat warna hitam nopol S-2487-B milik korban, 1 buah handphone merk Samsung warna putih milik korban, 1 buah jaket warna hitam milik korban, 1 buah rok mini warna pink motif bintik merah milik korban, 1 pasang sandal jepit warna ungu milik korban, 1 unit sepeda motor Yamaha Vixion warna merah hitam nopol S-5165-DF milik tersangka.

Juga 1 buah HP Oppo warna hitam milik tersangka, 1 buah jaket sweater warna merah milik tersangka, 1 buah celana jeans warna biru yang sobek bagian lututnya milik tersangka, 1 pasang sandal jepit warna hitam milik tersangka, satu botol plastik berukuran 1,5 liter yang berisi cairan, 1 buah gelas plastik, 1 buah tampar warna biru dan 1 buah korek api. [zid/mu]

Tag : pembunuhan



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat