10:00 . Mengenal Lebih Dekat Arga Marvel, Penyayi Asal Bojonegoro   |   09:00 . Pulang dari Ladang, Warga Gondang Terseret Arus Kali Kandangan   |   08:00 . Permudah Layanan Kependudukan, Pemkab Luncurkan Aplikasi Online   |   07:00 . 5 Cara Hilangkan Rasa Baper Terhadap Mantan   |   21:00 . UDD PMI Bojonegoro Meski Idul Fitri Stok Darah Aman   |   20:00 . Tambah 1 Lagi di Kota, Kumulatif 51 Orang Positif Covid-19 di Bojonegoro   |   19:00 . Bupati Bojonegoro Hadiri Penyaluran BLT DD di Kepohbaru   |   18:00 . Sekda: Kenaikan Tunjangan DPRD Diproses Sejak 2019   |   17:00 . Kenaikan Tunjangan DPRD Bojonegoro, Begini Prosesnya Hingga Diundangkan   |   16:00 . 3 Bulan, Transaksi Pengiriman Barang di Kantor Pos Meningkat   |   15:00 . Tahun 2020, Sebanyak 181 Penyandang Disabilitas Bakal Dapat Bantuan Rp1,5 Juta   |   14:00 . Heemm...! Tunjangan Wakil Rakyat Naik   |   13:00 . 11 Penjaga Makam Leluhur Terima Gaji Rp750 Ribu   |   12:00 . Libatkan Relawan Jadikan Kampung Tangguh   |   11:00 . Disperta Isi Ikan di 50 Embung   |  
Fri, 29 May 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 02 December 2019 09:00

DLH Akui Pembatasan Kantong Plastik Belum Maksimal

DLH Akui Pembatasan Kantong Plastik Belum Maksimal

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bojonegoro mengakui pembatasan kantong plastik di Kabupaten Bojonegoro belum bisa dilakukan secara maksimal, pasalnya belum semua toko modern dan pasar traditional menerapkan kantong untuk belanja yang ramah lingkungan dan berlabel.

Hal itu diungkapkan oleh Kabid Persampahan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bojonegoro, Soleh Fatoni.

Menurutnya, belum maksimalkannya pembatasan penggunaan kantong plastik itu karena masih banyak masyarakat Bojonegoro yang masih memerlukan kantong plastik untuk keperluan belanja.

"Selain itu pembatasan kantong plastik tidak bisa dipaksa, karena perlu kesadaran, mulai dari diri sendiri. Makanya perlu sosialisasi yang cukup intens kepada masyarakat," beber Fatoni.

Penerapan kantong plastik di Bojonegoro perlu solusi yang tepat, terutama penerapan di pasar tradisional yang tentu sangat sulit. Para pedagang masih mengandalkan plastik sebagai media untuk membungkus segala keperluan seperti kebutuhan dapur mulai cabai, daging, bumbu, sayur dan lainnya.

"Kalau Surat Edaran (SE) pembatasan kantong plastik sudah dikeluarkan untuk toko modern, namun penerpannya belum maksimal," pungkas Fatoni kepada blokBojonegoro.com. [saf/mu]

Tag : kantong plastik, sampah plastik, ramah lingkungan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat