20:00 . Peserta Diseminasi Aku Sehat Senam Bersama   |   19:00 . Aku Sehat Gelar Evaluasi Bersama Program   |   18:00 . Beri Masukan Pemangku Kebijakan, Paparkan Hasil KKN kepada Stakeholder   |   17:00 . Maknyus Lezatnya Sate Kelinci Khas Warung Online   |   16:00 . Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Bojonegoro Beri Penghargaan 10 UMKM Berprestasi   |   15:00 . Hore..! 124,5 Kilometer Jalan Rigid Beton Tahun Ini   |   14:00 . Izin Keluar, Cafe dan Karaoke Ini Siap Buka Kembali   |   13:00 . Dinas PUPR Kebut Perencanaan Jembatan Darurat   |   12:00 . Pemohon Paspor di UKK Imigrasi Masih Stabil   |   11:00 . Ikut Koalisi, Gerinda Merapat ke Pemkab, Benarkah?   |   10:00 . Kemenag Bojonegoro Benarkan Umroh Sementara Distop   |   09:00 . Ribuan Jamaah Hadiri Silaturohim IHM-NU Se-Bojonegoro   |   08:30 . Semangat Ikuti Semiloka Sahabat Pertamina   |   08:00 . Tajak Sumur di Trembes, Pertamina EP Gelar Syukuran dan Santunan   |   07:00 . Anak Balita Sangat Pendiam, Kenapa Ya?   |  
Sat, 29 February 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 29 January 2020 21:00

Berikut Kondisi IDM Bojonegoro 2019

Berikut Kondisi IDM Bojonegoro 2019

Kontributor: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Kesenjangan  pembangunan dari desa dan kawasan kota masih sangat terasa. Oleh karena itu pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melakukan sejumlah cara agar disparitas itu bisa dipangkas, salah satunya melalui rapat koordinasi Indeks desa membangun dalam rangka kolaborasi, sinergi dan integrasi program untuk peningkatan status kemandirian desa.

Djuana Poerwiyanto, PLT Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) mengatakan, dasar hukum peningkatan status Indeks Desa Membangun (IDM) salah satunya berdasarkan Permendesa PDTT No. 2 tahun 2016, tentang Indeks Desa Membangun dan Permendesa PDTT No. 11 tahun 2019, terkait Prioritas Penggunaaan Dana Desa tahun 2020.

Djuana Poerwiyanto, juga mengatakan. Saat ini Bojonegoro terdapat 3 Desa mandiri, 74 kategori desa maju, 323 desa berkembang serta 22 desa tertinggal dan 1 kategori desa sangat tertinggal. Data ini berdasarkan data SK Dirjen Pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa no 201 tahun 2019.

Pihaknya di tahun 2020 ini juga menargetkan ada 19 desa tertinggal yang nantinya ditargetkan menjadi desa berkembang serta 49 desa sebagai target prioritas menjadi desa mandiri di tahun 2020.

"Salah satunya di Kecamatan Kepohbaru ada 5 desa tertinggal yang akan menjadi desa berkembang, serta ada 6 desa target prioritas menjadi desa mandiri di tahun 2020," jelasnya.

Masih kata Djuana Poerwiyanto, dari laporan IDM di tahun 2019 dapat dilakukan sebagai upaya intervensi peningkatan status Desa pada pengukuran IDM untuk tahun 2020 di Kabupaten Bojonegoro.

Salah satunya melalui reboisasi desa, pengadaan sumur-sumur resapan di desa, penyuluhan tanggap bencana, peningkatan kesehatan, peningkatan permukiman, pemertaan ekonomi dan peningkatan pada bidang pendidikan.

"Ada beberapa intervensi. Di antaranya pendidikan, kesehatan, ekonomi dan permukiman," imbuhnya.

Djuana Poerwiyanto, juga menambahi, sebagai upaya peningkatan status desa. Pihaknya juga melakukan sosialisasi tentang target prioritas peningkatan status desa melalui forum rakor TIK, bursa inovasi desa, Musrenbang Desa dan forum lainnya. Serta melakukan rapat koordinasi dengan OPD terkait, camat, Kasi PMD serta pendamping desa.

Status desa-rentang nilai-jumlah per 2019 dikatakan sangat tertinggal jika rentang nilai IDM kurang dari
0,4907.  Tertinggal jika rentang nilai IDM kurang dari 0,5989. Berkembang jika rentang IDM kurang dari 0,7072.  Kemudian dikataka  maju jika rentang kurang dari 0,8155. Jumlah tahun 2019 74. Selanjutnya, mandiri rentang nilai IDM lebih 0,8155. Jumlah tahun 2019  sebanyak 3 desa. [liz/lis]

Tag : Idm, desa


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat